Router lintas chain Squid menjauhkan diri dari modul pihak ketiga Gnosis Safe, yaitu SquidRouterModule, setelah penyerang menguras sekitar US$3,2 juta di jaringan Ethereum dan Base.
Perusahaan keamanan blockchain melaporkan eksploitasi ini yang berdampak pada 86 akun Gnosis Safe hanya dalam waktu sekitar 2 jam.
Blockaid menyoroti bahwa penyerang menukar token curian menjadi Dai (DAI) melalui pool Uniswap V3 yang dikendalikan oleh penyerang.
Sementara itu, perusahaan keamanan PeckShield mengungkap, penyerang awalnya mendapat dana 2,1 ETH dari Tornado Cash. Selain itu, perusahaan tersebut menambahkan bahwa wallet pelaku dengan alamat 0xA447…54859 menyimpan aset curian tersebut.
Ikuti kami di X untuk mendapatkan kabar terbaru secara real-time
Squid bergerak cepat di X untuk menegaskan bahwa protokol mereka tidak terkait dengan kontrak yang terkena eksploitasi. Tim menyampaikan bahwa “kontrak ini memang menggunakan nama kami, tapi bukan kode buatan kami.” Tim juga menegaskan tidak ada pengguna Squid yang terdampak.
Pada Basescan, kontrak yang terkena exploit memang bernama “SquidRouterModule”, sehingga menimbulkan kebingungan di awal. Squid menegaskan tim mereka tidak berperan dalam penulisan atau penerapan kontrak itu ke chain. Mereka menggambarkan modul tersebut sebagai produk smart-wallet pihak ketiga yang terintegrasi dengan banyak protokol, termasuk Squid.
Router asli milik Squid sendiri berada di alamat 0xce16F69375520ab01377ce7B88f5BA8C48F8D666 dan menggunakan desain yang berbeda. Kontrak tersebut tidak terkena dampak serangan, sehingga semua saldo pengguna, persetujuan, maupun integrasi platform tetap aman.
Insiden ini menjadi salah satu dari beberapa kasus eksploitasi aset kripto yang menimpa berbagai protokol bulan ini. DefiLlama mencatat lebih dari 20 eksploitasi sepanjang Mei 2026.
Subscribe ke kanal YouTube kami untuk menyaksikan pemimpin industri dan jurnalis berbagi wawasan ahli

