Hyperliquid (HYPE) mencetak all-time high baru di atas US$64 pada Minggu, setelah reli lebih dari 40% dalam sepekan. Menurut data terbaru, HYPE diperdagangkan di sekitar US$63,7 dan masih naik tipis dalam 24 jam terakhir.
Dilaporkan BeInCrypto, kenaikan ini memperkuat posisi HYPE sebagai salah satu altcoin DeFi dengan performa paling kuat dalam beberapa pekan terakhir. Namun, data on-chain menunjukkan sinyal yang tidak sepenuhnya satu arah karena whale mulai menunjukkan perilaku yang berbeda.
Data Lookonchain menunjukkan wallet 0x9137 membeli 238.811 HYPE dengan nilai sekitar US$15,1 juta. Pembelian tersebut dilakukan menggunakan USDC pada harga rata-rata sekitar US$63,25.
Selain itu, sebuah wallet baru juga menarik 63.780 HYPE senilai sekitar US$4,06 juta dari Bybit. Penarikan dari exchange sering dibaca sebagai sinyal akumulasi atau niat menyimpan aset di luar platform perdagangan.
Aksi ini menunjukkan masih ada whale yang percaya pada kelanjutan momentum HYPE meski harga sudah berada di area tertinggi baru.
Wallet yang dikaitkan dengan Co-founder BitMEX, Arthur Hayes, juga menjadi perhatian. Sebelumnya, wallet tersebut menyetor 115.453 HYPE senilai US$6,33 juta ke Bybit pada harga sekitar US$54,81.
Namun, alamat yang sama kemudian menarik 85.714 HYPE senilai US$5,37 juta dari exchange pada harga sekitar US$62,69. Pergerakan ini menunjukkan kemungkinan perubahan strategi, dari potensi distribusi menjadi kembali membangun eksposur.
Meski belum bisa dipastikan sebagai keputusan investasi langsung Hayes, pola deposit dan withdrawal ini menjadi salah satu sinyal yang dipantau trader.
Garrett Jin juga tercatat mengakumulasi 145.050 HYPE senilai sekitar US$9,05 juta dalam empat hari terakhir. Ia juga memasang time-weighted average price order untuk membeli tambahan 39.940 HYPE senilai sekitar US$2,44 juta.
Selain HYPE, Jin masih memegang posisi long 504,4 BTC senilai sekitar US$38,9 juta dan short 57.460 ZEC senilai sekitar US$38 juta. Posisi tersebut saat ini disebut mencatat floating loss sekitar US$2,11 juta.
Aksi akumulasi HYPE dari whale seperti ini dapat memperkuat persepsi bahwa sebagian pelaku besar masih melihat peluang lanjutan meski harga sudah naik tajam.
Tidak semua whale mengejar reli HYPE. Wallet 0x632B justru menjual 151.574 HYPE senilai sekitar US$9,25 juta.
Wallet yang sama juga memasang limit sell untuk tambahan 170.000 HYPE di rentang harga US$63,45 hingga US$70,55. Ini menunjukkan adanya strategi distribusi bertahap ketika harga mendekati atau menembus level tertinggi baru.
Aksi jual seperti ini wajar setelah kenaikan mingguan lebih dari 40%, tetapi tetap dapat menjadi hambatan jika volume beli baru tidak cukup kuat menyerap tekanan jual.
Pergerakan whale yang saling berlawanan menunjukkan pasar HYPE sedang berada di fase tarik-menarik antara akumulasi dan profit taking.
Di satu sisi, pembelian besar oleh wallet 0x9137, wallet baru dari Bybit, dan Garrett Jin menunjukkan keyakinan bahwa momentum masih bisa berlanjut. Di sisi lain, penjualan wallet 0x632B dan order jual besar di atas harga pasar menunjukkan sebagian whale mulai mengunci keuntungan.
Kondisi ini membuat area harga US$63 hingga US$70 menjadi zona penting untuk memantau arah berikutnya.
Tim Research Tokocrypto melihat on-chain whale flow HYPE tidak bersih bullish karena akumulasi besar berjalan bersamaan dengan profit-taking. Wallet 0x632B menjual 151.574 HYPE senilai $9,25 juta dan memasang limit sell tambahan 170.000 token di $63,45–$70,55.
” Jadi ATH HYPE sekarang ditopang demand kuat tetapi sudah masuk zona distribusi whale yang harus dipantau ketat,” jelasnya.
Ketika sebuah aset mencetak all-time high baru, trader momentum biasanya mulai masuk karena tidak ada resistance historis yang jelas di atasnya. Hal ini bisa mempercepat kenaikan jika permintaan tetap kuat.
Namun, ATH juga sering menjadi area distribusi bagi holder lama. Jika order jual whale terus muncul di area US$63 hingga US$70, HYPE bisa menghadapi volatilitas tinggi.
Karena itu, kelanjutan reli akan sangat bergantung pada apakah pembeli baru mampu menyerap pasokan dari whale yang mulai keluar.
Dengan harga yang sudah naik lebih dari 40% dalam sepekan, HYPE membutuhkan volume kuat untuk mempertahankan breakout. Jika volume melemah sementara order jual whale tetap besar, risiko pullback akan meningkat.
Namun, jika pembelian spot dan withdrawal dari exchange terus berlanjut, HYPE bisa mempertahankan posisi di dekat ATH dan mencoba masuk ke fase price discovery lebih lanjut.
Secara keseluruhan, struktur HYPE masih bullish karena harga mencetak rekor baru dan beberapa whale masih aktif menambah posisi. Namun, sinyal distribusi dari whale lain membuat reli ini tidak bebas risiko.
Dalam jangka pendek, pasar perlu memantau apakah HYPE mampu bertahan di atas area US$63 dan menembus zona jual US$70. Jika berhasil, momentum price discovery bisa berlanjut.
Sebaliknya, jika tekanan jual whale lebih kuat dari permintaan baru, HYPE dapat mengalami koreksi sehat setelah reli besar. Untuk saat ini, arah berikutnya akan ditentukan oleh keseimbangan antara akumulasi whale dan aksi ambil profit di sekitar level tertinggi.
The post HYPE Cetak ATH Baru, Whale Hyperliquid Justru Terbelah appeared first on Tokocrypto News.

