Quantinuum, perusahaan komputasi kuantum milik Honeywell, telah menaikkan kisaran harga IPO menjadi $53–$55 per saham, dari kisaran awal $45–$50. Perusahaan juga meningkatkan jumlah saham yang akan dijual dari 21 juta menjadi 26,5 juta saham.
Total target IPO kini mencapai $1,6 miliar. Perusahaan berencana melantai di Nasdaq Global Market dengan kode ticker QNT.

IPO ini dilaporkan kelebihan permintaan hingga kelipatan dua digit menjelang debutnya yang diperkirakan pada awal bulan depan. Artinya, permintaan saham jauh melampaui jumlah yang tersedia.
Quantinuum diklasifikasikan sebagai perusahaan dengan pertumbuhan pesat berdasarkan hukum sekuritas federal AS. Akibatnya, perusahaan ini memilih untuk mematuhi persyaratan pelaporan perusahaan publik yang lebih ringan.
Quantinuum membukukan pendapatan sebesar $30,9 juta pada 2025, naik dari $23 juta pada 2024. Pemesanan mencapai $79,3 juta dalam periode yang sama.
Namun, perusahaan mencatat kerugian sebesar $192,6 juta pada 2025. Kerugian ini mencerminkan pengeluaran besar untuk pertumbuhan, penelitian, dan komersialisasi.
Setelah IPO, Quantinuum akan beroperasi sebagai perusahaan induk. Satu-satunya asetnya adalah kepemilikan saham sebesar 12,1% di Quantinuum Holdings, LLC, yang akan mengelola seluruh operasional bisnis.
Pemegang saham Kelas A akan memiliki 12,1% kepentingan ekonomi di perusahaan setelah penawaran. Angka tersebut naik menjadi 13,4% jika penjamin emisi menggunakan opsi penuh untuk membeli saham tambahan.
Hasil dari penawaran ini akan digunakan untuk membeli Unit Umum yang baru diterbitkan dari Quantinuum Holdings. Dana tersebut kemudian akan digunakan untuk keperluan korporasi umum dan biaya terkait penawaran.
Quantinuum baru-baru ini menandatangani kesepakatan dengan pemerintah federal AS. Perjanjian ini menyediakan dana R&D untuk membantu menyelesaikan masalah teknis utama pada komputer kuantum ion terperangkap yang toleran terhadap kesalahan.
Minat investor terhadap komputasi kuantum terus meningkat menjelang pencatatan ini. Tingginya permintaan IPO mencerminkan tren yang lebih luas tersebut.
Meski demikian, Quantinuum tetap merupakan perusahaan yang sangat tidak menguntungkan. Pertanyaan kunci bagi investor adalah apakah permintaan kuat sebelum IPO akan berlanjut setelah saham mulai diperdagangkan secara publik.
Honeywell, yang memiliki Quantinuum, mendapat peringkat konsensus Beli Moderat dari analis Wall Street. Target harga rata-rata saham Honeywell mengimplikasikan potensi kenaikan sekitar 6,3%.
Perusahaan ini memiliki dua kelas saham biasa: Kelas A dan Kelas B. Keduanya memiliki satu suara per saham, namun pemegang Kelas B tidak memiliki hak ekonomi atau hak dividen di luar nilai nominal.
IPO Quantinuum adalah salah satu pencatatan yang paling diperhatikan di sektor teknologi tahun ini, mengingat minat yang terus tumbuh terhadap komputasi kuantum sebagai sebuah sektor.
The post Quantum Computing's Biggest IPO Yet? Quantinuum Eyes $1.6 Billion Nasdaq Listing appeared first on CoinCentral.


