Dua pengumuman dari raksasa keuangan tradisional minggu ini menandakan bahwa stablecoin mulai menjadi “saluran pipa” keuangan sehari-hari.
Deel, platform penggajian global yang melayani 40.000 bisnis dan 1,5 juta pekerja di 150 negara, meluncurkan DLUSD pada 3 Juni, yaitu stablecoin khusus yang didukung oleh dolar AS. Para kontraktor bisa menyimpan, mendapatkan imbalan, dan membelanjakannya tanpa harus meninggalkan aplikasi Deel berkat fitur wallet kripto yang baru.
Produk ini pertama kali tersedia di Argentina, karena peso Argentina kehilangan 20% hingga 40% nilai dolarnya hanya dalam satu tahun. Di tahun 2025, sebanyak 85% kontraktor Deel di Argentina menyatakan bahwa mereka ingin dibayar dalam dolar AS dibanding peso. DLUSD memberikan kesempatan itu tanpa perlu rekening bank AS.
Deel memanfaatkan seluruh fitur kripto Stripe dalam satu produk. Ada jembatan untuk penerbitan stablecoin, Privy untuk infrastruktur wallet, serta Tempo, blockchain layer-1 yang fokus pada pembayaran, sebagai penyelesaian transaksi. Deel jadi perusahaan pertama yang menggabungkan ketiganya. Peluncuran di Amerika Latin berlanjut beberapa minggu ke depan, lalu menyusul Asia-Pasifik, MENA, dan Afrika.
Yang terpenting, para kontraktor tidak akan melihat layer blockchain. Mereka hanya melihat saldo dolar AS dan bisa menggunakan wallet tersebut layaknya digital wallet tradisional di aplikasi mereka.
Sehari sebelumnya, pada 2 Juni, Mastercard mengumumkan bahwa mereka akan memperluas kemampuan penyelesaian transaksi di seluruh jaringan pembayaran globalnya dengan memasukkan stablecoin, seperti USDC, RLUSD dari Ripple, PYUSD dari Paxos, USDG, USDP, serta SoFiUSD milik SoFi di delapan jaringan blockchain termasuk Ethereum, Solana, Base, dan XRPL.
Langkah ini menambah pilihan penyelesaian transaksi intrahari, akhir pekan, dan hari libur dengan stablecoin, sehingga langsung menjawab masalah bank tutup dan dana membeku.
Stablecoin menyumbang sekitar US$46 triliun volume transaksi tahun lalu, lebih dari 20 kali lipat PayPal dan hampir tiga kali lipat Visa. Pasar stablecoin global mencapai kapitalisasi pasar US$317 miliar per April 2026, naik lebih dari 50% hanya dalam satu tahun.
Analis sekarang memperkirakan stablecoin akan mewakili 3% dari seluruh pembayaran dolar AS pada tahun 2026 dan 10% di tahun 2031.
Satu perusahaan kini menggunakan stablecoin untuk membayar pekerja di negara-negara yang mata uang lokalnya runtuh, dan jaringan kartu terbesar kedua di dunia memanfaatkannya untuk settlement transaksi 24 jam nonstop.

