Pasar aset kripto di Uni Eropa bisa saja mengecil dalam waktu tiga minggu ke depan. Pada 1 Juli 2026, masa transisi dari regulasi Markets in Crypto-Assets (MiCA) di Eropa akan berakhir.
Setiap exchange aset kripto, broker, atau penyedia wallet yang beroperasi di Uni Eropa tanpa lisensi CASP (Crypto-Asset Service Provider) harus langsung menghentikan operasinya. Berdasarkan daftar CASP yang aktif, terdapat 183 entitas yang memiliki otorisasi penuh MiCA di 20 negara anggota European Economic Area (EEA).
Dari 183 tersebut, hanya 14 entitas yang mendapat izin untuk mengoperasikan platform trading. Jika kamu masih menyimpan aset kripto di platform yang tidak termasuk di daftar tersebut, kamu hanya punya waktu 3 minggu untuk memindahkannya.
Jerman menguasai hampir 30% dari total lisensi MiCA di Uni Eropa, dengan 53 entitas berlisensi, lalu disusul Belanda (25), Prancis (13), dan Malta (12).
Tetapi otorisasi untuk layanan kustodian dan transfer tidak sama dengan izin menjalankan platform trading. Hanya 14 dari 183 CASP berizin yang memegang lisensi operasi trading platform, kategori otorisasi paling langka dan paling ketat di bawah MiCA.
10 negara anggota EU dan EEA telah tidak mengeluarkan satupun lisensi CASP, yaitu: Kroasia, Estonia, Yunani, Hungaria, Islandia, Italia, Norwegia, Polandia, Portugal, dan Rumania.
Dulu, Estonia memiliki ratusan perusahaan kripto berlisensi berdasarkan sistem lama VASP (Virtual Asset Service Provider). Sekarang jumlahnya turun drastis mendekati nol setelah MiCA hadir, karena tingkat konversi ke CASP hampir tidak ada.
Polandia, yang sebelumnya termasuk yurisdiksi populer untuk lisensi kripto di Eropa, sampai saat ini belum menerbitkan aturan domestik untuk memberikan otorisasi MiCA.
Beberapa exchange resmi yang memiliki lisensi operasi trading platform yaitu Coinbase (Irlandia), Kraken (Irlandia dan Luksemburg), Binance (memiliki paspor penuh EU), OKX (Malta), Crypto.com (Malta), Bitstamp (Luksemburg), Bitpanda (Austria), Bitvavo (Belanda), dan Revolut.
Bagi kebanyakan pengguna aset kripto di Uni Eropa, hanya platform-platform inilah yang tetap bisa digunakan setelah 1 Juli.
Tingkat konversi dari pendaftaran VASP lama ke otorisasi MiCA penuh sekitar 8% di seluruh benua.
Tether memutuskan tidak mengajukan otorisasi MiCA. Tidak ada satu pun platform berlisensi MiCA yang melisting USDT. Coinbase, Kraken, Crypto.com, dan Binance telah memblokir akun pengguna Uni Eropa untuk trading USDT.
USDC dan EURC dari Circle adalah satu-satunya stablecoin dari jajaran 10 besar yang sesuai aturan MiCA.
Untuk perusahaan tidak berlisensi yang masih beroperasi setelah 1 Juli, opsi mereka adalah: mengajukan lisensi, menutup operasional, melakukan penutupan usaha secara teratur, memindahkan klien ke CASP yang berotorisasi, atau merger dengan pemegang lisensi.
Regulator keuangan Prancis, AMF, secara tegas memperingatkan bahwa tetap beroperasi tanpa izin setelah batas waktu akan berisiko penuntutan pidana.
Biaya kepatuhan untuk memperoleh otorisasi berkisar antara €250.000 hingga €500.000. Inilah alasan perusahaan kripto kecil di Uni Eropa memilih hengkang. Seperti dilaporkan BeInCrypto terkait tekanan MiCA terhadap perusahaan kecil, Jerman mengalami penyusutan tajam.
Yang perlu dilakukan pengguna aset kripto di Uni Eropa:
183 perusahaan berhasil memenuhi syarat. Hanya 14 yang boleh mengelola platform trading penuh. 1 Juli tinggal 3 minggu lagi.

