Investor di AS dan Kanada sekarang menyimpan hampir 60% aset keuangan mereka dalam saham. Konsentrasi yang mendekati rekor ini membuat neraca rumah tangga dan institusi sangat rentan jika harga saham turun.
Data ini, yang diungkap oleh The Kobeissi Letter, lebih tinggi dari level sebelum bear market sebelumnya. Ini juga jauh melebihi kekayaan yang investor Eropa dan Jepang tempatkan di saham.
The Kobeissi Letter membandingkan penyebaran regional dalam postingan terbarunya. Investor Skandinavia menyimpan sekitar 50% aset mereka dalam saham, sementara investor Eropa hanya mendekati 31%.
Alokasi Jepang ada di sekitar 20%, atau kira-kira sepertiga dari level AS dan Kanada. Perbedaan ini menunjukkan betapa portofolio AS dan Kanada sangat bergantung pada performa saham.
Ikuti kami di X untuk mendapatkan berita terbaru secara langsung
Alokasi rekor ini muncul saat saham AS terus mencatat kenaikan besar. Tapi, reli ini berdiri di atas dasar yang sempit.
Sejak akhir Februari, S&P 500 sudah naik 8,03%, menurut Jim Bianco, Presiden dan Macro Strategist di Bianco Research. Indeks yang sama tanpa saham artificial intelligence (AI) hanya naik 1,04%.
Pada puncaknya pekan lalu, saham AI menyumbang 49% dari S&P 500. Bianco menyebut ini sebagai konsentrasi tema tunggal terbesar selama lebih dari satu abad.
Perbedaan ini terlihat di awal Juni. Saat S&P 500 turun sekitar 4,5% antara 2 Juni hingga 10 Juni, S&P 500 non-AI malah naik, papar Bianco.
Perbedaan ini penting untuk rumah tangga dan investor lainnya, karena eksposur rekor mereka sebagian besar ada di segelintir perusahaan AI. Penurunan di saham-saham tersebut bisa berdampak lebih dalam dari yang tergambar pada indeks utama.
Konsentrasi ini bahkan akan makin besar. SpaceX sudah listing bulan ini, dan Anthropic serta OpenAI diperkirakan akan menyusul sehingga bobot saham AI bertambah ketika mereka go public.
Dengan keuntungan yang mengandalkan saham AI, koreksi pada saham-saham tersebut akan menguji seberapa luas reli yang terjadi. Jika terjadi koreksi, eksposur rekor ini membuat investor memiliki kekayaan yang lebih besar dipertaruhkan.
Berlangganan channel YouTube kami untuk menonton para pemimpin dan jurnalis berbagi wawasan ahli

