Bitcoin miner sedang mengalami salah satu siklus paling menantang dalam sejarah aset kripto karena subsidi blok yang lebih rendah, margin yang semakin tipis, daBitcoin miner sedang mengalami salah satu siklus paling menantang dalam sejarah aset kripto karena subsidi blok yang lebih rendah, margin yang semakin tipis, da

Apakah Mining Bitcoin Menjadi Bisnis Energi dan Infrastruktur?

2026/06/18 21:49
durasi baca 5 menit
Untuk memberikan masukan atau menyampaikan kekhawatiran terkait konten ini, silakan hubungi kami di [email protected]

Bitcoin miner sedang mengalami salah satu siklus paling menantang dalam sejarah aset kripto karena subsidi blok yang lebih rendah, margin yang semakin tipis, dan hashprice yang fluktuatif. Analisis terbaru BeInCrypto menunjukkan bahwa ‘Biaya Listrik Bitcoin’ berada di lantai sekitar US$48.694, sementara harga realisasi berada di kisaran US$54.000.

Jadi, margin keuntungan semakin menyusut dengan cepat, sementara persaingan makin sengit di semua lini. Selain itu, tekanan semakin besar karena siklus halving Bitcoin berikutnya kurang dari 2 tahun lagi.

Halving di 2024 memangkas subsidi blok Bitcoin menjadi 3,125 BTC, dan halving berikutnya diperkirakan akan memotongnya lagi menjadi 1,5625 BTC pada sekitar tahun 2028. Untuk para miner, artinya kini setiap watt, chip, keputusan pendinginan, serta jam uptime akan menentukan tingkat profitabilitas.

BeInCrypto berbincang dengan Michael Jerlis, CEO dan Founder EMCD; Bradley Peak, Global Head of Sales VNISH; serta Fernando Lillo Aranda, CMO Zoomex, mengenai perubahan strategi mining saat bisnis ini makin bergantung pada ekonomi energi dan pengendalian operasional.

Dari Hashrate Mentah ke Hashrate yang Menguntungkan

Selama bertahun-tahun, strategi mining terbilang cukup sederhana: pasang lebih banyak mesin, cari listrik murah, dan menunggu harga Bitcoin naik untuk menaikkan margin. Menurut Peak, model ini mulai tertekan karena reward menurun sementara biaya transaksi masih terlalu kecil untuk menopang pendapatan miner secara penuh.

Ia menyorot penyesuaian firmware, segmentasi fleet, underclocking saat hashprice rendah, overclocking selektif, kontrak daya fleksibel, serta disiplin pengelolaan keuangan yang lebih kuat sebagai bagian dari model operasi baru ini.

Michael Jerlis juga membahas tren yang sama.

Di situasi seperti ini, pembagian share yang ditolak, biaya pool, performa chip, pengaturan voltase, serta downtime jadi faktor keuangan yang sangat penting. Jerlis menerangkan bahwa bisnis mining saat ini adalah bisnis yang “cara mengatur duitnya sekarang ada di hal-hal yang detail.”

Peak juga menambahkan bahwa para miner kini mulai mengeksplorasi sumber pendapatan baru, seperti demand response, layanan untuk jaringan listrik, dan AI atau high-performance computing jika desain lokasi memungkinkan.

Firmware, Curtailment, dan Kontrol Beban Menentukan Margin

Karena profitabilitas semakin ketat, optimisasi di level software kini jadi salah satu cara tercepat untuk meningkatkan ekonomi mining. Peak memaparkan firmware jadi sangat penting karena bisa langsung mengatur mesin ASIC, seperti mengatur voltase, frekuensi, suhu, kurva kipas, dan profil operasi yang menyesuaikan dengan kondisi nyata di lokasi.

Jerlis menyebut optimisasi firmware, curtailment, pemanfaatan panas, dan manajemen beban dinamis telah beralih dari sekadar peningkatan opsional menjadi alat bertahan pokok.

Curtailment kini sangat bernilai di pasar listrik di mana konsumen besar yang fleksibel bisa dapat pendapatan atau mengurangi biaya dengan memangkas permintaan saat listrik sedang stres. Armada penambangan sangat cocok untuk skema ini karena mereka bisa mengurangi beban dengan cepat tanpa mengganggu proses produksi seperti bisnis tradisional.

Pemanfaatan panas berjalan lebih lambat, namun secara ekonomi dan reputasi, manfaatnya makin menjanjikan. Site mining yang mampu menyalurkan limbah panas ke rumah kaca, sistem pemanas distrik, alat pengering, proses industri, atau gedung mampu memangkas biaya energi bersih dan menciptakan nilai tambah kedua dari input listrik yang sama.

Site Mining Didukung Energi Dinilai Paling Siap Bersaing

Para ahli umumnya sepakat bahwa model mining yang paling kuat adalah yang dibangun berdasarkan akses ke energi, bukan cuma kepemilikan mesin.

Peak menempatkan site mining yang didukung energi di posisi pertama karena mereka bisa mengendalikan input terpenting: listrik. Site yang punya akses ke energi murah, energi terbuang, hak beban fleksibel, pendinginan yang kuat, serta opsi untuk mengubah mode operasi dinilai punya pondasi paling kuat di siklus berikutnya.

Operator pribadi berbiaya rendah juga tetap bersaing, selama mereka menjalankan operasi yang ramping dan lepas dari tekanan perusahaan publik atas pelaporan kuartalan dan pasar modal.

Jerlis menuturkan, para miner yang paling siap bersaing adalah mereka yang mendapatkan listrik murah dan bisa dengan cepat memindahkan perangkat keras mereka.

Perusahaan mining publik kini mulai terbagi ke beberapa kategori. Sebagian di antaranya bertransformasi menjadi bisnis data center dengan kontrak AI dan komputasi berkinerja tinggi, sedangkan yang lain tetap sangat bergantung pada ekonomi Bitcoin mining. Menurut Peak, model kedua ini akan makin sulit dijalankan jika tidak punya biaya listrik sangat rendah dan perangkat yang modern.

Penyedia hosting masih bisa sukses, tapi hanya jika mereka menawarkan kualitas listrik yang baik, waktu aktif yang tinggi, transparansi harga, dan strategi energi di level lokasi. Perusahaan yang terintegrasi dengan pool bisa menguasai jalur nilai lebih banyak, namun integrasi saja tak cukup jika biaya listrik mahal atau efisiensi perangkat buruk.

Mining Tetap Boros Energi, Namun Model Bisnis Akan Berubah

Melihat ke sepuluh tahun ke depan, para ahli memperkirakan Bitcoin mining masih akan menguntungkan bagi operator yang kuat, namun makin sulit untuk fleet yang tidak efisien.

Peak menuturkan, mining sepertinya tetap akan boros energi secara absolut karena proof-of-work bergantung pada persaingan global demi mendapatkan imbalan block. Tapi, cara para miner memakai energi bakal makin fleksibel dan lebih terintegrasi ekonomi dengan pasar listrik.

Fernando Lillo Aranda, CMO dari Zoomex, memprediksi mining akan menjadi semakin industrial dan kurang spekulatif dalam satu dekade ke depan. Ia menuturkan para miner akan bersaing dalam hal akses ke listrik terbuang, terbarukan, dibatasi, atau daya yang fleksibel, dan juga akan mengadopsi strategi hedging, manajemen treasury, serta pendapatan hybrid.

Ia juga memperkirakan mining akan lebih terhubung dengan pengelolaan grid, di mana sebagian operator memperoleh nilai tambah dengan menyeimbangkan permintaan, menyerap kelebihan suplai listrik, dan ikut berpartisipasi dalam pasar energi.

Jerlis pun melihat masa depan yang serupa, di mana mining menjadi salah satu beban kerja di dalam bisnis listrik dan komputasi yang lebih besar.

Sepuluh tahun ke depan untuk Bitcoin mining besar kemungkinan akan memberi keuntungan bagi operator yang punya pengetahuan soal energi, kontrol perangkat lunak, lokasi yang fleksibel, serta pendapatan dari berbagai sumber. Hashrate tetap penting, tapi profitabilitas akan bergantung pada betapa cerdas para miner mengubah listrik menjadi pendapatan di tengah kondisi pasar yang selalu berubah.

Kombo Piala Dunia: Target 200x

Kombo Piala Dunia: Target 200xKombo Piala Dunia: Target 200x

Gabungkan hingga 20 pertandingan dalam satu pesanan

Penafian: Artikel yang diterbitkan ulang di situs web ini bersumber dari platform publik dan disediakan hanya sebagai informasi. Artikel tersebut belum tentu mencerminkan pandangan MEXC. Seluruh hak cipta tetap dimiliki oleh penulis aslinya. Jika Anda meyakini bahwa ada konten yang melanggar hak pihak ketiga, silakan hubungi [email protected] agar konten tersebut dihapus. MEXC tidak menjamin keakuratan, kelengkapan, atau keaktualan konten dan tidak bertanggung jawab atas tindakan apa pun yang dilakukan berdasarkan informasi yang diberikan. Konten tersebut bukan merupakan saran keuangan, hukum, atau profesional lainnya, juga tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi atau dukungan oleh MEXC.

Raih Bagian Anda dari 50K USDT

Raih Bagian Anda dari 50K USDTRaih Bagian Anda dari 50K USDT

Selesaikan tugas DEX+ untuk membuka Roda Juara