Uni Eropa semakin mendekati penempatan Azure milik Microsoft dan Amazon Web Services di bawah kerangka Digital Markets Act. Komisi Eropa bisa mengumumkan temuan awalnya paling cepat minggu depan, menurut Bloomberg.
Microsoft Corporation, MSFT
DMA menargetkan platform digital besar dengan kekuatan yang disebut EU sebagai "penjaga gerbang". Jika Azure dan AWS secara resmi ditetapkan, mereka akan diwajibkan mengikuti serangkaian aturan yang dirancang untuk mendorong persaingan yang adil.
Di bawah DMA, kedua layanan cloud tersebut perlu memenuhi persyaratan seputar interoperabilitas. Mereka juga akan menghadapi pembatasan yang dimaksudkan untuk mencegah penguncian pelanggan dan self-preferencing — praktik mengutamakan produk mereka sendiri di atas pesaing.
Keputusan akhir diperkirakan sebelum akhir 2025. Namun, sumber yang mengetahui masalah ini mengatakan waktunya masih bisa berubah.
Proses peninjauan dimulai pada November 2024 ketika Komisi Eropa menyatakan bahwa Microsoft dan Amazon memegang posisi yang sangat kuat di pasar cloud. Pernyataan tersebut membuka tinjauan formal.
DMA dibuat untuk menghentikan perilaku anti-persaingan di antara platform teknologi besar di Eropa. Aturan ini telah diterapkan pada perusahaan seperti Apple dan Google di bidang lain.
Pengawasan terhadap dua raksasa cloud tersebut sebagian besar meningkat akibat pemadaman yang mendapat sorotan tinggi. AWS mengalami gangguan sekitar 15 jam yang berdampak pada Apple, McDonald's, dan Epic Games. Pemadaman Azure terpisah pada Oktober melumpuhkan sistem check-in Alaska Airlines dan mengganggu pemungutan suara di Parlemen Skotlandia.
Insiden-insiden ini menarik perhatian pada seberapa besar ekonomi digital bergantung pada sejumlah kecil penyedia cloud.
Baik Microsoft maupun Amazon tidak merespons permintaan komentar pada saat pelaporan.
Komisi belum mempublikasikan temuan formalnya. Jika kesimpulan awal tetap berlaku, kedua perusahaan akan mendapat kesempatan untuk merespons sebelum keputusan akhir dibuat.
Sektor komputasi awan telah menjadi salah satu area yang paling diperhatikan oleh regulator EU, mengingat laju pertumbuhan dan jumlah bisnis yang bergantung pada layanan ini.
Penyelidikan ini merupakan bagian dari dorongan lebih luas oleh EU untuk menerapkan aturan persaingan kepada pemain terbesar dalam infrastruktur digital.
The post EU Cloud Probe Puts Microsoft and Amazon Under the Microscope appeared first on CoinCentral.
