Divisi Kesehatan Digital KKM diperintahkan untuk segera melakukan kajian guna merealisasikan peralihan sistem cuti sakit ke platform digital yang lebih aman.Divisi Kesehatan Digital KKM diperintahkan untuk segera melakukan kajian guna merealisasikan peralihan sistem cuti sakit ke platform digital yang lebih aman.

KKM kaji sistem e-MC untuk membendung sindiket sijil sakit palsu

2026/06/20 21:01
durasi baca 2 menit
Untuk memberikan masukan atau menyampaikan kekhawatiran terkait konten ini, silakan hubungi kami di [email protected]
MC medical certificate cuti sakitSurat keterangan sakit hanya dapat diberikan oleh dokter atau tenaga medis yang merawat pasien. (Foto file)

KUALA LUMPUR: Kementerian Kesehatan (KKM) sedang mengkaji penerapan surat keterangan sakit digital (e-MC) sebagai langkah untuk membendung penyelewengan, pemalsuan, dan pencurian identitas praktisi medis oleh sindikat surat sakit palsu.

Menteri Kesehatan, Dzulkefly Ahmad, mengatakan Divisi Kesehatan Digital KKM diperintahkan untuk segera melakukan kajian guna mewujudkan peralihan sistem surat sakit ke platform digital yang lebih aman.

"Surat keterangan sakit (MC) hanya boleh diberikan oleh seorang dokter atau tenaga medis yang merawat pasien. Ini adalah hal yang jelas. Kasus pelanggaran etika ini merupakan isu yang cukup serius dan KKM tidak akan berkompromi sama sekali.

"Mungkin ini juga merupakan sinyal jelas bagi kita untuk mulai bergerak menuju sistem digital atau e-MC. Ini adalah jalan ke depan untuk meminimalkan penyalahgunaan," katanya dalam konferensi pers setelah meluncurkan program Cik Era Naik MRT di stasiun MRT Tun Razak Exchange (TRX), hari ini.

Beliau mengulas kasus yang melibatkan lima individu termasuk seorang perawat di Pekan, Pahang, yang ditahan untuk membantu penyelidikan kasus penjualan dan pembelian MC yang diduga tidak sah, serta keberadaan sindikat situs web 'Holiday Master' yang aktif memalsukan nama dokter dan klinik swasta sejak 2016.

Mengenai sindikat 'Holiday Master' yang diketahui mencuri nomor registrasi profesional praktisi medis swasta untuk meraup keuntungan, Dzulkefly mengatakan kasus tersebut kini sedang diselidiki oleh Dewan Medis Malaysia.

"Dewan Medis Malaysia akan menjadi lembaga utama yang memimpin tindakan ini dan mereka akan bekerja sama erat dengan pihak penegak hukum. KKM juga akan melihat implikasi dari sisi pelanggaran data internal untuk memastikan identitas dokter-dokter kita tidak semena-mena disalahgunakan," katanya.

Dalam perkembangan lain, Dzulkefly juga mengingatkan masyarakat agar tidak menggunakan teknologi kecerdasan buatan (AI) sebagai medium untuk mendiagnosis penyakit sendiri, terutama untuk penyakit kronis berisiko tinggi seperti kanker dan masalah jantung.

Beliau mengatakan, isu penggunaan AI dalam sektor kesehatan kini semakin sering diperbincangkan publik, namun aspek keamanan dan ketepatan klinis pasien tetap menjadi prioritas yang tidak dapat dikompromikan.

"Saya mengimbau apabila ada masalah kesehatan apa pun, segera berkonsultasi kepada praktisi medis baik di fasilitas umum maupun swasta, baik di klinik dokter umum (GP), klinik pemerintah, maupun rumah sakit umum. Jangan ditanggung sendiri.

"Kita tidak bisa melakukannya secara metode mandiri (DIY) berbasis AI. Secanggih apa pun teknologi AI tersebut, jangan kita jadikan sebagai sumber mutlak untuk membuat keputusan medis, baik sifatnya penyaringan maupun konfirmasi," katanya.

CHZ +28%! Sejarah Terulang?

CHZ +28%! Sejarah Terulang?CHZ +28%! Sejarah Terulang?

0-biaya untuk posisi long & short. Bersiap!

Penafian: Artikel yang diterbitkan ulang di situs web ini bersumber dari platform publik dan disediakan hanya sebagai informasi. Artikel tersebut belum tentu mencerminkan pandangan MEXC. Seluruh hak cipta tetap dimiliki oleh penulis aslinya. Jika Anda meyakini bahwa ada konten yang melanggar hak pihak ketiga, silakan hubungi [email protected] agar konten tersebut dihapus. MEXC tidak menjamin keakuratan, kelengkapan, atau keaktualan konten dan tidak bertanggung jawab atas tindakan apa pun yang dilakukan berdasarkan informasi yang diberikan. Konten tersebut bukan merupakan saran keuangan, hukum, atau profesional lainnya, juga tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi atau dukungan oleh MEXC.

Kombo Piala Dunia: Target 200x

Kombo Piala Dunia: Target 200xKombo Piala Dunia: Target 200x

Gabungkan hingga 20 pertandingan dalam satu pesanan