SK Hynix (HXSCL) bergerak untuk mencatatkan American Depositary Receipts di bursa AS, menargetkan hingga $29,4 miliar dalam apa yang bisa masuk dalam lima penjualan saham terbesar dalam sejarah.
SK hynix Inc. (000660.KS)
Produsen chip asal Korea Selatan ini mengajukan pengungkapan regulasi pada hari Rabu yang menguraikan rencana penerbitan ADR senilai KRW 45,45 triliun. Saham DRC yang terdaftar di Frankfurt naik 1,4% setelah pengumuman tersebut, setelah sebelumnya naik hingga 2% di awal sesi.
Perusahaan menyatakan jumlah akhir yang terkumpul dapat berubah setelah proses bookbuilding selesai. Para analis sebelumnya memperkirakan penawaran ini bisa mencapai sekitar $26 miliar.
SK Hynix pertama kali mengisyaratkan rencana pencatatan di AS pada Maret lalu. Langkah ini bertujuan untuk memperluas kapasitas produksi dan memperluas basis investor globalnya.
Penawaran ini dijamin oleh empat bank Wall Street besar: Bank of America, Citigroup, Goldman Sachs, dan JPMorgan.
Berdasarkan struktur yang diuraikan dalam pengajuan tersebut, SK Hynix berencana menerbitkan saham baru di Korea Selatan dan mendepositonya di Korea Securities Depository, yang akan menjadi sekuritas dasar untuk ADR.
Tinjauan regulasi bisa selesai pada 3 Juli, yang memungkinkan perdagangan dimulai paling cepat pada 10 Juli.
Jika diselesaikan pada ukuran yang diusulkan, kesepakatan ini akan sejajar dengan IPO Saudi Aramco tahun 2019 di antara penggalangan modal terbesar yang pernah tercatat, menurut data Bloomberg.
Pencatatan ini datang setelah kuartal yang memecahkan rekor. SK Hynix melaporkan laba operasional Q1 sebesar KRW 37,61 triliun ($25,4 miliar), melampaui estimasi analis sebesar KRW 35,7 triliun.
Pendapatan hampir tiga kali lipat secara tahunan menjadi KRW 52,58 triliun, didorong terutama oleh lonjakan permintaan chip memori bandwidth tinggi.
SK Hynix adalah pemasok utama chip HBM yang digunakan dalam prosesor AI Nvidia. Menurut Counterpoint Research, perusahaan ini menguasai 57% pangsa pasar HBM global berdasarkan pendapatan pada Q4 2025.
Hal itu menempatkannya jauh di depan para pesaing seperti Micron Technology (MU) dan Samsung Electronics di segmen HBM.
Perusahaan menyatakan hasil dari penawaran ADR akan digunakan untuk membiayai kapasitas produksi tambahan guna memenuhi permintaan yang terus berlanjut untuk semikonduktor terkait AI.
Pangsa pasar HBM SK Hynix sebesar 57% dan hasil rekor Q1 menjadikan ini salah satu pencatatan yang paling diperhatikan tahun ini.
The post SK Hynix Stock Rises as $29B U.S. Listing Plan Goes Official appeared first on CoinCentral.
