SpaceX resmi melantai di bursa pada 12 Juni. Empat belas hari kemudian, salah satu manajer aset terbesar di Eropa menyebutnya sebagai sinyal puncak pasar. Chief Investment Officer Allianz, Ludovic Subran, memperingatkan pekan ini bahwa kembalinya SpaceX ke pasar modal dengan sangat cepat telah mendorong reli sehat masuk ke wilayah “bubble”.
Peringatan ini muncul beberapa hari setelah SpaceX merilis penjualan obligasi korporasi senilai US$25 miliar, yang mengguncang harga saham perusahaan milik Elon Musk. SPCX anjlok hampir 19% dalam lima hari terakhir.
Subran menyebut langkah obligasi SpaceX sebagai contoh utama pergeseran pasar “dari ledakan sehat, ledakan yang membentang… masuk ke wilayah bubble.” Argumen utamanya menarik garis tegas antara investor ekuitas dan investor utang.
Penawaran obligasi itu menarik pesanan sebesar US$89 miliar. Para bankir menaikkan nilainya dari US$20 miliar menjadi US$25 miliar demi memenuhi permintaan. SpaceX berencana menggunakan dana yang terkumpul untuk melunasi kredit jembatan senilai US$20 miliar yang diambil pada bulan Maret. Meski begitu, investor obligasi menuntut premium harga.
Tranche 2036 dipatok 1,4 poin persentase di atas US Treasuries, atau sekitar 0,4 poin lebih tinggi dari rekan BBB lain dengan peringkat serupa, menurut Bloomberg. Saat ini, perusahaan di AS dengan peringkat investasi biasanya meminjam dengan spread kurang dari 0,8 poin di atas Treasuries, mendekati level terendah beberapa dekade terakhir.
SPCX mulai diperdagangkan di US$150 pada 12 Juni. Nilainya melonjak ke harga tertinggi intraday US$225,64 pada 16 Juni. Tapi kemudian berbalik turun. Pada 26 Juni, SPCX diperdagangkan di kisaran US$152 — turun 32% dari puncaknya, menghapus kapitalisasi pasar lebih dari US$600 miliar dalam waktu kurang dari dua minggu.
Penurunan ini kini mengubah peta pipeline IPO secara luas. Seperti yang BeInCrypto laporkan awal minggu ini, OpenAI berencana menunda proses listing hingga tahun 2027, dengan alasan pasar yang bergejolak dan minat investor ritel yang melemah setelah debut SpaceX yang penuh gejolak.
Para analis sebelumnya sudah memperingatkan bahwa SpaceX, OpenAI, dan Anthropic secara bersamaan bisa membanjiri pasar modal dengan pasokan ekuitas baru senilai sekitar US$3 triliun, yang nilainya lebih besar dari total dana IPO AS dari 2016 hingga 2025. Hal ini mudah terjadi, mengingat SpaceX sendiri berhasil mengumpulkan hampir US$86 miliar.
Penjualan obligasi SpaceX menambah lagi US$25 miliar pada total permintaan pasar. Susquehanna memulai peliputan SPCX dengan rating Netral dan target harga di US$170. Morningstar menetapkan nilai wajar terbaik di US$169, menandai saham ini sangat overvalued di harga puncaknya.
SpaceX akan melaporkan kinerja keuangan publik pertamanya pada 6 Agustus. Laporan itu kemungkinan besar akan menentukan apakah penurunan harga setelah IPO menjadi tanda koreksi atau awal dari sesuatu yang lebih besar.

