Mengapa para miliarder Amerika bisa hidup tanpa pajak? Karena mereka tidak memegang uang tunai sungguhan. Mereka justru menyimpan miliaran US$ dalam bentuk sahaMengapa para miliarder Amerika bisa hidup tanpa pajak? Karena mereka tidak memegang uang tunai sungguhan. Mereka justru menyimpan miliaran US$ dalam bentuk saha

Berapa Banyak Pajak yang Akan Dibayar Elon Musk Jika RUU AS Ini Disahkan?

2026/06/27 12:33
durasi baca 8 menit
Untuk memberikan masukan atau menyampaikan kekhawatiran terkait konten ini, silakan hubungi kami di [email protected]

Mengapa para miliarder Amerika bisa hidup tanpa pajak? Karena mereka tidak memegang uang tunai sungguhan. Mereka justru menyimpan miliaran US$ dalam bentuk saham, dan negara tidak mengenakan pajak atas keuntungan yang belum direalisasikan.

Tapi bagaimana kalau negara memutuskan untuk memajakinya? Korea Selatan berencana menerapkannya. Belanda juga pernah mencoba mendorong kebijakan serupa. Beberapa anggota parlemen AS sedang memperdebatkan versi mereka sendiri. Sasaran dari inisiatif pajak ini adalah kekayaan seperti yang dimiliki oleh Elon Musk.

Elon Musk menjadi triliuner pertama pada 12 Juni, dengan kekayaan hampir seluruhnya berasal dari saham yang belum dijual. Jika dia tinggal di Seoul, atau jika hukum AS berubah, maka tagihan pajak pun menanti. Namun pertanyaan pentingnya adalah, seberapa besar tagihan pajaknya?

Hukum Pajak yang Menyebar di Seluruh Dunia

Isu terbaru terjadi di Seoul. Minggu ini, para anggota parlemen dan serikat pekerja di sana mengusulkan agar keuntungan belum direalisasikan dari saham dan properti dimasukkan ke dalam perhitungan pajak pendapatan.

Di Belanda, Majelis Rendah Parlemen Belanda mengesahkan Box 3 Actual Return Act pada 12 Februari, yang memajaki keuntungan di atas kertas dari saham, obligasi, dan aset kripto setiap tahun dengan tarif flat 36%. Aturan ini ditargetkan mulai berlaku pada 2028 dan masih menunggu persetujuan dari Senat.

Penolakan datang dengan cepat. Pada 25 Februari, menteri keuangan menyatakan bahwa kebijakan tersebut tidak dapat berjalan seperti yang tertulis dan harus mengalami perubahan. FT melaporkan awal bulan ini bahwa koalisi di bawah Perdana Menteri Rob Jetten sedang menyiapkan sejumlah konsesi.

Legislator AS Targetkan Skema “Buy, Borrow, Die”

Di Amerika Serikat, Senator Ron Wyden mengusulkan aturan Billionaires Income Tax. RUU ini, yang didukung lebih dari 20 sponsor, akan memajaki aset yang bisa diperdagangkan seperti saham setiap tahun sesuai nilai pasarnya.

RUU ini tidak menetapkan tarif pajak baru. Tapi, aturan ini mengubah kapan kalangan ultra-kaya membayar pajak. Aset yang bisa diperdagangkan seperti saham akan dinilai setiap tahun dan dikenakan pajak sebagai keuntungan modal jangka panjang.

Artinya, tarif tertinggi saat ini sebesar 23,8% (gabungan tarif keuntungan modal jangka panjang 20% dan pajak penghasilan investasi bersih 3,8%) akan dikenakan setiap tahun, bukan hanya saat penjualan aset.

Sementara itu, keuntungan dari aset yang tidak bisa diperdagangkan seperti properti dan bisnis privat akan dikenakan pajak sesuai tarif keuntungan modal biasa ditambah bunga “deferral recapture,” dengan total gabungan maksimal sebesar 49% dari nilai keuntungan.

Perwakilan Steve Cohen dan Don Beyer juga mengajukan RUU serupa di DPR, menjadikan ini kongres pertama yang memiliki Billionaires Income Tax di kedua kamar.

Menariknya, datanya menunjukkan adanya upaya terkoordinasi. Pada bulan Maret, Senator Elizabeth Warren kembali mengusulkan Ultra-Millionaire Tax Act.

Ikuti kami di X untuk mendapatkan berita terbaru secara real time

Rencana Warren menetapkan pajak tahunan sebesar 2% atas setiap dolar kekayaan bersih di atas US$50 juta. Tarifnya naik jadi 3% untuk setiap dolar kekayaan bersih di atas US$1 miliar (1% pajak tambahan di atas tarif dasar 2%).

Di lain sisi, pemilih di California akan memutuskan pajak kekayaan pada November mendatang setelah usulan tersebut lolos ke pemungutan suara. California Billionaire Tax Act akan menetapkan pajak tunggal sebesar 5% bagi penduduk yang memiliki kekayaan bersih lebih dari US$1 miliar.

Koalisi Billionaire Tax Now kemudian menulis surat kepada Gubernur Gavin Newsom, menyatakan kesediaannya untuk berkompromi. Kelompok ini mengatakan akan mendukung tarif pajak lebih rendah sebesar 2% menggantikan tarif 5% yang awalnya mereka ajukan.

Kekayaan US$945 Miliar yang Hampir Tak Terjamah Kode Pajak

Sementara itu, pencapaian kekayaan Elon Musk kembali memunculkan narasi “Pajaki Orang Kaya”. Ia mencapai posisi triliuner ketika SpaceX (SPCX) masuk listing di Nasdaq pada 12 Juni.

Setelah itu, terjadi aksi jual di sektor teknologi yang membuat sahamnya anjlok 24% dari level tertinggi pada 16 Juni. Sampai 26 Juni, Forbes menilai kekayaan Musk sekitar US$945 miliar.

Ia masih memimpin peringkat orang terkaya dengan selisih sangat jauh, sementara Larry Page di posisi kedua dengan kekayaan hampir US$281,6 miliar. Namun, yang jadi catatan kebijakan pajak adalah apa yang terjadi pada kekayaan ini setiap tahun.

Meski nilai saham turun, SpaceX masih menjadi penyumbang utama kekayaan Musk. Gaji pokok Musk di SpaceX tetap sebesar US$54.080 per tahun, tidak berubah sejak 2019.

Namu, kepemilikannya mencapai sekitar 4,76 miliar saham. Berdasarkan Bloomberg, angka itu tidak termasuk sekitar 1,3 miliar saham terbatas yang belum diperoleh dan terkait dengan kinerja serta syarat lain, juga 237.530 saham yang dijadikan jaminan hutang.

Ia juga punya 350.000 opsi saham yang bisa dieksekusi. Di harga terbaru sekitar US$153, kepemilikannya bernilai sekitar US$728,3 miliar.

Rincian Kekayaan Elon MuskRincian Kekayaan Elon Musk | Sumber: BeInCrypto

Formulir 4 pada Juni 2026 mencatat kepemilikan saham Tesla miliknya sekitar 11%. Data ini tidak menghitung 424 juta saham terbatas dari penghargaan CEO 2025, yang baru cair bila kinerja dan syarat lain terpenuhi. Musk juga memiliki kepemilikan di startup yang ia dirikan, Neuralink dan The Boring Company.

Tesla belum pernah membagikan dividen, jadi hampir seluruh keuntungannya hanya ada di atas kertas. Hukum Amerika Serikat saat ini baru mengenakan pajak ketika saham dijual. Artinya, harta hampir US$945 miliar itu tidak membuat pajaknya besar dibanding kekayaannya.

Catatan masa lalu menggambarkan pola ini. ProPublica melaporkan ia membayar US$455 juta atas pendapatan US$1,52 miliar selama 2014 sampai 2018, dan tidak membayar pajak penghasilan federal di 2018. Jika dibandingkan pertumbuhan kekayaannya, ProPublica memperkirakan tarif pajak “sebenarnya” miliknya hanya sekitar 3%.

Hal paling menonjol adalah betapa sedikit uang tunai yang dimilikinya. Kekayaan Musk hanya berupa saham yang belum ia jual, bukan uang yang ada di rekening.

Berapa Pajak yang Harus Dibayar Musk Jika Pajak-pajak Ini Diterapkan

Jawabannya sepenuhnya tergantung jenis pajak yang diberlakukan. Pajak kekayaan akan memungut dari total kekayaan bersihnya. Pajak keuntungan tidak terealisasi hanya memungut dari kenaikan nilai tahunannya.

Kita mulai dari pajak kekayaan Warren, yang diterapkan pada sekitar US$945 miliar. Tarif 2% berlaku untuk harta antara US$50 juta hingga US$1 miliar. Tarif 3% berlaku untuk setiap dolar di atas US$1 miliar. Dua tarif ini akan menghasilkan sekitar US$28,3 miliar per tahun.

RUU Wyden bekerja secara berbeda, yaitu mengenakan pajak atas kenaikan nilai, bukan dari total kekayaan. Jika diasumsikan biaya awal sangat kecil, maka hampir seluruh kekayaannya dianggap sebagai keuntungan belum terealisasi.

Tahun pertama jadi pengecualian. Karena belum pernah terkena pajak sebelumnya, penilaian awal akan menjangkau seluruh kenaikan nilai yang sudah terjadi. Dengan tarif 23,8%, ‘pengejaran’ itu sekitar US$220 miliar, yang bisa dibayar dalam lima tahun sesuai ketentuan RUU tersebut.

Setelah itu, harganya direset, sehingga setiap tahun hanya pajak atas kenaikan baru saja yang dikenakan. Jika ada penambahan pendapatan US$100 miliar, maka pajaknya sekitar US$24 miliar. Jika pendapatan stagnan, hampir tidak ada pajak yang harus dibayar; jika turun, kerugiannya bisa dikompensasikan ke pajak tahun berikutnya.

Kebijakan California berupa pungutan satu kali, bukan tahunan. Pajak 5% dari kekayaan bersihnya sama dengan sekitar US$47 miliar. Kompromi 2% yang diusulkan pihak pendukung tetap menarik sekitar US$19 miliar.

Pajak Potensial yang Harus Dibayar Musk Berdasarkan Undang-undang BerbedaPajak Potensial yang Harus Dibayar Elon Musk Menurut Berbagai Aturan | Sumber: BeInCrypto

Semua nominal di atas bersifat simulasi. Musk tinggal di Texas, dan belum ada aturan pajak yang berlaku seperti di atas. Angka ini hanya menunjukkan berapa pajak yang bisa ditarik jika salah satu kebijakan benar-benar diterapkan pada kekayaannya.

Apa yang Bisa Dilakukan dengan Uang Sebanyak Itu

Nilainya terasa lebih mudah dipahami bila dibandingkan kebutuhan global. Badan Program Pangan Dunia (WFP) PBB memperkirakan mengakhiri kelaparan dunia sampai 2030 memerlukan sekitar US$93 miliar per tahun. Seluruh rencana WFP tahun 2026 menyantuni 110 juta penduduk dengan biaya US$13 miliar.

Pajak Warren atas Musk saja, sekitar US$28,3 miliar per tahun, akan lebih dari dua kali lipat anggaran tahunan tersebut. Pajak itu juga mampu menutup sekitar 30% biaya mengakhiri kelaparan dunia hanya dari satu orang.

Pajak tanggungan awal Wyden sebesar US$220 miliar cukup membiayai target pengentasan kelaparan global untuk lebih dari dua tahun. Sementara pajak California sebanyak US$47 miliar menutup setengah biaya satu tahun.

Bila fokus ke Amerika Serikat, kesenjangannya tetap signifikan. Aliansi Nasional untuk Mengakhiri Tunawisma memperkirakan biaya mengatasi masalah ini pada 2025.

Mereka memperkirakan sekitar US$9,6 miliar sudah cukup untuk menyediakan program Housing First bagi seluruh keluarga yang pernah ke shelter dalam setahun. Pajak tahunan Warren terhadap Musk saja sudah lebih dari cukup untuk membiayainya.

Tagihan Pajak Bisa Menghilang Semudah Munculnya

Angka-angka ini punya catatan penting, dan bulan lalu menunjukkan batasannya. Sebagian besar kekayaan Musk dalam bentuk saham yang tidak bisa ia jual langsung, serta nilainya bisa naik turun ratusan miliar dalam sehari. Sahamnya bahkan sudah turun 24% sejak puncak pada 16 Juni.

Volatilitas ini memberikan efek dua arah. Pajak atas keuntungan di atas kertas hanya terkumpul saat nilainya naik. Jika nilainya turun, Musk justru akan mencatat kerugian belum terealisasi, tidak harus membayar pajak, dan kerugian tadi dapat ia kompensasikan ke keuntungan tahun depan. Fluktuasi yang menimbulkan tagihan besar dalam satu tahun, bisa juga menghapusnya di tahun selanjutnya.

Likuiditas menjadi kendala lain. Tagihan tahunan yang besar bisa saja membuatnya harus menjual saham, namun saham SpaceX miliknya saat ini terkunci dan tidak bisa dijual.

Mobilitas jadi faktor berikutnya. California sudah pernah kehilangan miliarder sebelum tenggat aturannya, dan kebijakan di Belanda juga menimbulkan kekhawatiran warga akan pindah ke luar negeri.

Untuk saat ini, selisih itu masih bertahan. Selisih ini benar-benar nyata sehingga membuatnya menduduki peringkat pertama di dunia, tapi belum dikenakan pajak sampai ia memilih untuk menjual.

Subscribe ke channel YouTube kami untuk menyaksikan para pemimpin dan jurnalis memberikan wawasan ahli

Peluang Pasar
Logo Dogelon Mars
Harga Dogelon Mars(ELON)
$0.00000002793
$0.00000002793$0.00000002793
-0.85%
USD
Grafik Harga Live Dogelon Mars (ELON)
Penafian: Artikel yang diterbitkan ulang di situs web ini bersumber dari platform publik dan disediakan hanya sebagai informasi. Artikel tersebut belum tentu mencerminkan pandangan MEXC. Seluruh hak cipta tetap dimiliki oleh penulis aslinya. Jika Anda meyakini bahwa ada konten yang melanggar hak pihak ketiga, silakan hubungi [email protected] agar konten tersebut dihapus. MEXC tidak menjamin keakuratan, kelengkapan, atau keaktualan konten dan tidak bertanggung jawab atas tindakan apa pun yang dilakukan berdasarkan informasi yang diberikan. Konten tersebut bukan merupakan saran keuangan, hukum, atau profesional lainnya, juga tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi atau dukungan oleh MEXC.

Baru:Deposit $100, raih $1,000

Baru:Deposit $100, raih $1,000Baru:Deposit $100, raih $1,000

Plus Referral $50