Harga Ethereum (ETH) kembali bergerak di zona merah pada perdagangan hari ini.
Berdasarkan data pasar terbaru, harga Ethereum diperdagangkan di level US$1.570,29, turun sekitar 0,64% dalam 24 jam terakhir.
Meski pelemahannya relatif terbatas, pergerakan ini menunjukkan bahwa tekanan jual di pasar Ethereum masih belum sepenuhnya mereda.
Seiring koreksi tersebut, kapitalisasi pasar Ethereum turun menjadi sekitar US$189,55 miliar, sementara volume perdagangan dalam 24 jam terakhir tercatat sebesar US$5,62 miliar.
Aktivitas transaksi yang lebih rendah dibandingkan beberapa hari sebelumnya mengindikasikan sebagian investor masih memilih menunggu kepastian arah pasar.
Baca Juga: Sentimen Positif Menguat, Harga Ethereum Melesat ke US$1.780
Dalam perdagangan 24 jam terakhir, harga Ethereum di Tokocrypto bergerak di rentang US$1.561,97 hingga US$1.607,87.
Meski sempat menembus level US$1.600, ETH belum mampu mempertahankan momentum tersebut dan kembali terkoreksi ke kisaran US$1.570.
Pergerakan dalam satu jam terakhir juga relatif datar dengan penurunan tipis sekitar 0,05%, mencerminkan pasar yang masih berada dalam fase konsolidasi setelah volatilitas tinggi pada pekan sebelumnya.
Kenaikan yang sempat terjadi sebelumnya belum mampu menghapus tekanan yang dialami Ethereum dalam beberapa bulan terakhir.
Selama tujuh hari terakhir, harga ETH turun sekitar 9,56%. Dalam periode 30 hari, pelemahannya mencapai 21,60%, sementara dalam 60 hari terakhir Ethereum telah terkoreksi 32,62%. Jika dihitung selama 90 hari terakhir, harga ETH masih melemah sekitar 23,16%.
Data tersebut menunjukkan bahwa Ethereum masih berada dalam fase pemulihan dan membutuhkan sentimen positif yang lebih kuat untuk membalikkan tren penurunan.
Di balik pergerakan harga yang fluktuatif, Ethereum masih menjadi blockchain terbesar untuk pengembangan decentralized finance (DeFi), aplikasi terdesentralisasi (dApps), NFT, hingga tokenisasi aset dunia nyata (Real World Assets/RWA).
Saat ini jumlah ETH yang beredar mencapai sekitar 120,68 juta koin dengan kapitalisasi pasar sekitar US$189,55 miliar.
Berbeda dengan Bitcoin, Ethereum tidak memiliki batas maksimum pasokan sehingga jumlah token yang beredar menyesuaikan mekanisme jaringan.
Meski harga saat ini masih jauh dari rekor tertinggi sepanjang masa (All-Time High/ATH) di US$4.953,73, Ethereum tetap menjadi salah satu aset digital dengan fundamental yang kuat berkat ekosistemnya yang terus berkembang.
Baca Juga: Harga Ethereum Tergelincir ke US$1.666, Tekanan Pasar Jatuhkan Level Psikologis
Dalam jangka pendek, area US$1.600 masih menjadi resistance utama yang perlu ditembus Ethereum untuk melanjutkan pemulihan.
Apabila mampu kembali bergerak di atas level tersebut dengan dukungan volume perdagangan yang meningkat, ETH berpeluang melanjutkan kenaikan menuju area US$1.650.
Sebaliknya, jika tekanan jual terus berlanjut, area US$1.550 diperkirakan menjadi support terdekat yang akan menentukan arah pergerakan Ethereum selanjutnya.
Pergerakan ETH dalam beberapa hari ke depan diperkirakan masih akan dipengaruhi oleh kondisi pasar kripto secara keseluruhan, terutama arah pergerakan Bitcoin serta sentimen investor terhadap aset digital berkapitalisasi besar.
Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.
The post Dibayangi Tekanan Jual, Harga Ethereum Turun Tipis ke US$1.570 appeared first on Tokocrypto News.
