Grafik inflasi menunjukkan bahwa GTA 6 bisa menjadi game Grand Theft Auto termurah sepanjang sejarah. Ini berdasarkan penyesuaian harga game sebelumnya ke standar ekonomi tahun 2026.
Hal ini terbukti setelah menilai harga peluncuran GTA menggunakan Indeks Harga Konsumen, atau CPI. Harga peluncuran GTA 3 sebesar US$50 pada tahun 2001 setara sekitar US$94,29 pada tahun 2026.
Harga peluncuran GTA 5 sebesar US$60 setara sekitar US$85,87. GTA 6, yang dibanderol seharga US$79,99, jadi nampaknya lebih murah dari keduanya.
Namu, masalahnya adalah CPI hanya melacak bagaimana harga berubah seiring waktu. CPI tidak menunjukkan apakah upah orang ikut naik atau tidak.
Data Bureau of Labor Statistics AS menunjukkan rata-rata pendapatan per jam secara riil turun 0,7% dari Mei 2025 hingga Mei 2026, setelah disesuaikan dengan inflasi. Ini berarti pekerja rata-rata memiliki daya beli yang sedikit lebih rendah, bahkan sebelum mereka membayar game dengan harga premium.
Cara yang lebih baik adalah melihat berapa jam seseorang harus bekerja untuk membeli game tersebut. Berdasarkan itu, GTA 6 mungkin tidak terasa lebih murah bagi banyak pembeli, apalagi jika upah tetap dan biaya hidup sehari-hari tetap tinggi.
Itu membuat tantangan nyata bagi Take-Two dan Rockstar. GTA 6 dijadwalkan rilis pada 19 November 2026 untuk PlayStation 5 dan Xbox Series X.
Edisi standar seharga US$79,99 ini di bawah harga lebih dari US$90 yang diharapkan beberapa investor, dan saham Take-Two turun setelah pengumuman tersebut.
Perdebatan ini juga terjadi di masa yang cukup sensitif bagi para konsumen game. Kekhawatiran soal kepemilikan digital serta meningkatnya biaya membuat pemain semakin hati-hati terhadap apa yang sebenarnya ditawarkan oleh harga premium.
Grafik yang disesuaikan dengan inflasi memang bisa menunjukkan bagaimana harga GTA 6 dibandingkan dengan game-game lama secara nominal. Tapi, grafik itu tidak menunjukkan apakah pembelinya merasa lebih kaya. Data upah terbaru menunjukkan banyak orang tidak merasakannya.
Grafik yang disesuaikan dengan inflasi bisa membuktikan bahwa GTA 6 menggunakan lebih sedikit “dolar historis” dibanding pendahulunya. Namun grafik ini tidak dapat memastikan apakah orang yang membeli game tersebut punya lebih banyak uang nyata untuk dibelanjakan. Berdasarkan data BLS terbaru, daya beli mereka justru menurun.

