Saham AST SpaceMobile (ASTS) naik 21,44% pada hari Senin, ditutup pada $86,77 per saham. Pergerakan ini terjadi setelah laporan muncul bahwa perusahaan sedang dalam pembicaraan dengan Rakuten Group dari Jepang mengenai kemungkinan usaha patungan senilai $1 miliar.
AST SpaceMobile, Inc., ASTS
Kesepakatan tersebut akan membuat kedua perusahaan membangun dan mengoperasikan satelit untuk layanan direct-to-mobile di Jepang, mirip dengan Starlink. Cakupan di sana dilaporkan ditargetkan untuk tahun depan, menurut laporan Nikkei.
Reli ini mengikuti konfirmasi bahwa satelit BlueBird 8, 9, dan 10 milik AST kini beroperasi penuh di orbit. Ketiga satelit tersebut menandai peluncuran komersial kedelapan, kesembilan, dan kesepuluh perusahaan hingga saat ini.
AST menyatakan BlueBird 11, 12, dan 13 kini sedang dalam persiapan akhir untuk pengiriman ke Cape Canaveral. Perusahaan berharap dapat meluncurkannya pada paruh pertama Agustus.
Manufaktur sudah berjalan untuk satelit hingga BlueBird 37. CEO Scott Wisniewski mengatakan kecepatan produksi mencerminkan kekuatan kemampuan manufaktur perusahaan seiring upayanya menuju layanan komersial.
AST menargetkan 45 hingga 60 satelit di orbit pada akhir 2026. Dalam jangka panjang, perusahaan berencana memperluas konstelasi tersebut hingga sebanyak 248 satelit.
Setiap satelit BlueBird memiliki luas sekitar 2.400 kaki persegi, menjadikannya array komunikasi terbesar yang pernah dikerahkan di orbit rendah Bumi. Itu lebih dari dua kali ukuran satelit Starlink terbesar milik SpaceX.
Tidak seperti Starlink yang menjual layanan internetnya sendiri langsung ke konsumen, AST bermitra dengan operator telekomunikasi seperti AT&T dan Verizon. Satelitnya memperluas jaringan nirkabel yang sudah ada dari perusahaan-perusahaan tersebut ke daerah pedesaan yang tidak terjangkau menara seluler.
AST juga memproses data seluler di darat melalui perangkat lunak Radio Access Network miliknya sendiri. Starlink memproses data di satelit itu sendiri, artinya AST dapat meningkatkan ke standar nirkabel baru tanpa mengganti perangkat keras di luar angkasa.
Berita Rakuten bukan satu-satunya hal yang mengangkat saham satelit pekan ini. Rencana pengambilalihan Iridium Communications senilai $8 miliar oleh Rocket Lab telah membangkitkan kembali minat investor di seluruh sektor.
Kesepakatan tersebut membantu meringankan sebagian tekanan yang dialami AST menyusul penurunan saham baru-baru ini. Meski ada lonjakan pada hari Senin, ASTS masih sekitar 35% di bawah rekor tertinggi sepanjang masa yang dicapainya sebulan lalu.
Analis memperkirakan pendapatan AST akan tumbuh dari $71 juta pada 2025 menjadi $1,88 miliar pada 2028. EBITDA yang disesuaikan diproyeksikan menjadi positif pada 2027 dan mencapai $1,39 miliar pada 2028.
Dengan nilai perusahaan sebesar $23,1 miliar, saham diperdagangkan pada 136 kali penjualan tahun ini. Berdasarkan proyeksi penjualan 2028, kelipatan tersebut turun menjadi sekitar 13 kali.
AST masih menghabiskan banyak uang tunai dan tetap tidak menguntungkan saat ini. Jika peluncuran satelit atau pertumbuhan pendapatan tertinggal dari jadwal, perusahaan bisa menghadapi kebutuhan pendanaan lebih lanjut dan potensi dilusi di masa mendatang.
Per penutupan hari Senin, kapitalisasi pasar AST berdiri di $27,73 miliar. Volume perdagangan rata-rata saham berada di sekitar 22,1 juta saham, dan kinerjanya sejak awal tahun turun 1,62%.
Artikel AST SpaceMobile (ASTS) Stock Jumps 21% on Rakuten Deal and Satellite Milestone pertama kali muncul di CoinCentral.
