BANGKOK, 1 Juli — Thailand dan Malaysia diperkirakan akan mengadakan pembicaraan damai tingkat tinggi mengenai situasi di...BANGKOK, 1 Juli — Thailand dan Malaysia diperkirakan akan mengadakan pembicaraan damai tingkat tinggi mengenai situasi di...

Thailand, Malaysia bidik pembicaraan damai September terkait konflik perbatasan selatan

2026/07/01 15:15
durasi baca 2 menit
Untuk memberikan masukan atau menyampaikan kekhawatiran terkait konten ini, silakan hubungi kami di [email protected]

BANGKOK, 1 Juli — Thailand dan Malaysia diperkirakan akan mengadakan pembicaraan damai tingkat tinggi mengenai situasi di provinsi perbatasan selatan Thailand pada September mendatang, dengan kedua pihak bertujuan mencapai kesepakatan yang dapat membuka jalan bagi deklarasi bersama.

Wan Muhamad Noor Matha, yang menjabat sebagai Penasihat Politik Perdana Menteri Thailand dan penasihat Delegasi Perwakilan Khusus pemerintah, mengatakan bahwa diskusi pendahuluan saat ini sedang dilakukan oleh subkomite secara tertutup.

"Masih ada sekitar dua pertemuan subkomite lagi yang akan digelar sebelum komite utama bersidang di Malaysia pada September.

"Jika komite utama mencapai kesepakatan, kedua pihak mungkin akan menandatangani dokumen bersama dan mengeluarkan pernyataan yang mencerminkan hasil yang telah disepakati," katanya kepada wartawan di Gedung Pemerintah hari ini.

Wan Muhamad Noor menyatakan optimisme bahwa dialog damai sedang berkembang ke arah yang positif.

Mengenai perkiraan jadwal proses perdamaian, ia mengatakan hasil pertemuan September akan memberikan indikasi yang lebih jelas, seraya menambahkan bahwa ia mengantisipasi kemajuan yang jauh lebih besar dibandingkan putaran perundingan sebelumnya.

Sementara itu, mengenai rencana kunjungan resmi Perdana Menteri sekaligus Menteri Dalam Negeri Anutin Charnvirakul ke Malaysia pada 9-10 Juli, Wan Muhamad Noor mengatakan kunjungan tersebut terutama bertujuan untuk memperkuat hubungan bilateral dan kerja sama dalam kerangka ASEAN.

Namun, ia mengatakan situasi keamanan di provinsi perbatasan selatan Thailand juga dapat dibahas, meskipun hal itu tidak diperkirakan menjadi agenda utama kunjungan tersebut.

"Kami berharap Thailand akan meminta Malaysia untuk terus mempercepat upaya menuju tercapainya perdamaian yang berkelanjutan di kawasan perbatasan selatan," ujarnya.

Menanggapi pertanyaan mengenai kekerasan yang terus berlanjut di Selatan, Wan Muhamad Noor mengatakan pihak berwenang masih menilai situasi tersebut, dengan mencatat bahwa meskipun insiden kekerasan terjadi lebih sering dalam beberapa pekan terakhir, dampaknya terhadap jiwa manusia masih relatif terbatas.

Malaysia telah lama memainkan peran sebagai fasilitator dalam dialog damai antara pemerintah Thailand dan kelompok-kelompok pemberontak yang beroperasi di provinsi perbatasan selatan negara itu, yaitu Pattani, Yala, Narathiwat, dan sebagian wilayah Songkhla.

Pada Mei lalu, Thailand menunjuk Thanat Suwannanont, yang juga menjabat sebagai Direktur Badan Intelijen Nasional (NIA), sebagai kepala negosiator baru Thailand dalam perundingan damai dengan kelompok separatis Barisan Revolusi Nasional (BRN).

Fasilitator Malaysia, Datuk Mohd Rabin Basir, mantan Direktur Jenderal Dewan Keamanan Nasional, ditunjuk pada 1 Juli 2024. — Bernama

Kombo Piala Dunia: Target 200x

Kombo Piala Dunia: Target 200xKombo Piala Dunia: Target 200x

Gabungkan hingga 20 pertandingan dalam satu pesanan

Penafian: Artikel yang diterbitkan ulang di situs web ini bersumber dari platform publik dan disediakan hanya sebagai informasi. Artikel tersebut belum tentu mencerminkan pandangan MEXC. Seluruh hak cipta tetap dimiliki oleh penulis aslinya. Jika Anda meyakini bahwa ada konten yang melanggar hak pihak ketiga, silakan hubungi [email protected] agar konten tersebut dihapus. MEXC tidak menjamin keakuratan, kelengkapan, atau keaktualan konten dan tidak bertanggung jawab atas tindakan apa pun yang dilakukan berdasarkan informasi yang diberikan. Konten tersebut bukan merupakan saran keuangan, hukum, atau profesional lainnya, juga tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi atau dukungan oleh MEXC.