Belgia vs Senegal lineup menjadi salah satu topik terbesar menjelang duel babak 32 besar Piala Dunia 2026. Belgia datang dengan skuad yang sepenuhnya fit, dengan Jeremy Doku dan Zeno Debast tersedia, sementara Senegal harus menghadapi absennya penjaga gawang utama Edouard Mendy. Belgia diperkirakan mengandalkan formasi 4-2-3-1 yang dibangun di sekitar Thibaut Courtois, Kevin De Bruyne, Jeremy Doku, dan Romelu Lukaku. Senegal kemungkinan memakai 4-3-3 yang compact, dengan Mory Diaw di gawang serta Sadio Mané, Ismaïla Sarr, dan Nicolas Jackson sebagai ancaman utama di lini serang. Artikel Belgia vs Senegal lineup ini membahas prediksi starting XI, kabar tim, cedera, formasi, pertanyaan seleksi kunci, dan bagaimana kedua pelatih bisa mendekati laga knockout ini. Untuk prediksi pertandingan lengkap, baca artikel Hub utama di sini: Belgium vs Senegal Prediction: World Cup 2026 Round of 32 Preview, Lineups, Odds and Score Forecast.
Belgia vs Senegal adalah pertandingan babak 32 besar Piala Dunia 2026 yang dijadwalkan pada Rabu, 1 Juli 2026, di Seattle Stadium, Seattle, Amerika Serikat. Kickoff dijadwalkan pukul 4:00 PM ET dan 1:00 PM PT, dengan pemenang akan menghadapi pemenang Amerika Serikat vs Bosnia dan Herzegovina di babak 16 besar.
Belgia mencapai fase knockout sebagai juara Grup G setelah menyelesaikan fase grup tanpa kekalahan. Performa terbaik mereka datang saat menang 5-1 atas Selandia Baru, hasil yang memberi momentum sekaligus membuat mereka tetap berada di Seattle untuk laga melawan Senegal. Reuters melaporkan bahwa Belgia memasuki pertandingan babak 32 besar ini dengan skuad sepenuhnya fit, meskipun pelatih Rudi Garcia memperingatkan timnya agar tidak meremehkan Senegal. (Reuters)
Senegal mencapai babak 32 besar sebagai salah satu tim peringkat ketiga terbaik. Setelah kalah dari Prancis dan Norwegia, mereka merespons dengan kemenangan 5-0 atas Irak. Pelatih Senegal, Pape Bouna Thiaw, menyebut fase knockout sebagai “kompetisi baru” setelah fase grup yang sulit. Reuters juga melaporkan bahwa Edouard Mendy cedera dan tidak tersedia, sehingga Mory Diaw diperkirakan akan kembali menjadi starter di gawang. (Reuters)
Jadi, cerita lineup pertandingan ini cukup jelas: Belgia memiliki stabilitas dan ketersediaan pemain yang lebih baik, sementara Senegal harus menutup lubang besar akibat cedera di posisi penjaga gawang.
Keuntungan terbesar Belgia sebelum kickoff adalah kondisi skuad. Reuters melaporkan bahwa Belgia memiliki skuad lengkap untuk babak 32 besar, dengan Jeremy Doku dan Zeno Debast sama-sama tersedia sebagai opsi. Debast belum tentu menjadi starter setelah pulih dari cedera, tetapi ketersediaannya memberi Belgia fleksibilitas lebih di lini belakang. (Reuters)
Poin utama kabar tim Belgia:
Jeremy Doku tersedia.
Zeno Debast tersedia, meski belum pasti menjadi starter.
Romelu Lukaku tetap menjadi opsi penting di lini depan.
Kevin De Bruyne kemungkinan tetap menjadi pusat kreativitas.
Thibaut Courtois diperkirakan menjadi starter di bawah mistar.
Rudi Garcia kemungkinan mempertahankan inti utama dari kemenangan atas Selandia Baru.
Pertanyaan utama Belgia bukan soal krisis pemain, melainkan keseimbangan. Garcia harus menentukan seberapa direct dan agresif Belgia sejak awal, serta apakah Lukaku harus memimpin lini depan sejak kickoff atau Belgia lebih baik memulai dengan pergerakan serangan yang lebih mobile di sekitar De Bruyne.
Kabar terbesar Senegal adalah absennya Edouard Mendy.
Mendy cedera dan tidak tersedia untuk pertandingan melawan Belgia. Reuters melaporkan bahwa ia sempat kembali ke klubnya dan akan bergabung lagi dengan skuad, tetapi belum dalam kondisi siap bermain. Mory Diaw diperkirakan akan kembali menjadi penjaga gawang utama Senegal. (Reuters)
Poin utama kabar tim Senegal:
Edouard Mendy tidak tersedia.
Mory Diaw diperkirakan menjadi starter di gawang.
Sadio Mané tetap menjadi referensi utama di lini serang.
Ismaïla Sarr memberi Senegal kecepatan dalam transisi.
Nicolas Jackson adalah opsi depan lain yang direct dan berbahaya.
Kalidou Koulibaly tetap vital sebagai pemimpin lini belakang.
Tantangan Senegal adalah melindungi Diaw dari terlalu banyak tembakan berkualitas tinggi. Belgia kemungkinan akan menguji sang kiper dengan umpan silang, cutback, bola mati, dan tembakan dari tepi kotak penalti. Jika Senegal bisa bertahan compact dan mencegah Belgia membangun tekanan berulang, Diaw bisa tumbuh dalam pertandingan. Jika Belgia merasakan ketidakpastian sejak awal, mereka mungkin akan menyerang area itu dengan agresif.
Prediksi starting XI Belgia:
Thibaut Courtois; Timothy Castagne, Brandon Mechele, Arthur Theate, Maxim De Cuyper; Hans Vanaken, Youri Tielemans; Kevin De Bruyne; Leandro Trossard, Jérémy Doku; Romelu Lukaku
Prediksi formasi Belgia: 4-2-3-1
beIN SPORTS memproyeksikan lineup Belgia dengan Courtois di gawang; Castagne, Mechele, Theate, dan De Cuyper di lini belakang; Vanaken dan Tielemans di lini tengah; De Bruyne dalam peran kreatif lebih maju; serta Trossard dan Doku mendukung Lukaku di lini serang. (beIN SPORTS)
Ini adalah struktur paling logis untuk Belgia karena memberi mereka kontrol, lebar permainan, kreativitas, dan kehadiran fisik di kotak penalti.
Courtois memberi Belgia keamanan elite di posisi penjaga gawang. Castagne dan De Cuyper memberi keseimbangan di full-back. Mechele dan Theate menawarkan stabilitas defensif. Vanaken dan Tielemans dapat mengelola penguasaan bola sekaligus membantu mencegah serangan balik Senegal. De Bruyne bergerak di antara lini. Doku dan Trossard memberi pergerakan serta ancaman sayap. Lukaku menjadi titik referensi fisik yang jelas.
Thibaut Courtois diperkirakan menjadi starter di gawang. Kehadirannya adalah salah satu keuntungan terbesar Belgia. Dalam laga knockout, satu penyelamatan bisa mengubah segalanya, dan Courtois memberi Belgia margin keamanan yang hanya dimiliki sedikit tim.
Melawan Senegal, distribusinya juga bisa penting. Jika Senegal melakukan pressing selektif, Courtois bisa membantu Belgia keluar dari tekanan atau memainkan bola panjang ke arah Lukaku.
Empat bek Belgia diperkirakan terdiri dari Timothy Castagne, Brandon Mechele, Arthur Theate, dan Maxim De Cuyper.
Castagne menawarkan pengalaman dan disiplin bertahan di sisi kanan. De Cuyper dapat memberi lebar dari sisi kiri dan membantu serangan. Mechele dan Theate kemungkinan menjadi pasangan bek tengah, memberi Belgia keunggulan duel udara dan perlindungan fisik.
Tugas utama lini belakang ini adalah mengontrol kecepatan Senegal. Sadio Mané, Ismaïla Sarr, dan Nicolas Jackson semuanya bisa menyerang ruang kosong. Bek Belgia harus menghindari terlalu banyak ruang di belakang full-back.
Hans Vanaken dan Youri Tielemans diperkirakan membentuk dasar lini tengah yang lebih dalam, dengan Kevin De Bruyne bermain di depan mereka.
Kombinasi ini memberi Belgia keseimbangan antara passing, kontrol, dan kreativitas. Tielemans dapat membantu sirkulasi bola dan progresi serangan. Vanaken menawarkan kehadiran fisik dan late run. De Bruyne adalah kreator utama.
Senegal kemungkinan akan mencoba menutup jalur umpan tengah menuju De Bruyne. Jika Belgia tetap bisa menemukannya di antara lini, Red Devils akan menciptakan banyak peluang.
Lini depan Belgia diperkirakan diisi Leandro Trossard, Jérémy Doku, dan Romelu Lukaku.
Doku memberi ancaman satu lawan satu dan akselerasi. Trossard menawarkan pergerakan cerdas, kualitas finishing, dan kombinasi permainan. Lukaku memberi kekuatan, hold-up play, dan target utama di kotak penalti.
Kombinasi ini berbahaya karena memberi Belgia banyak cara menyerang. Mereka bisa melebar melalui Doku, berkombinasi lewat De Bruyne dan Trossard, atau bermain direct kepada Lukaku.
Lineup Belgia belum sepenuhnya terkunci.
Zeno Debast tersedia, tetapi Reuters mencatat bahwa ia mungkin tidak langsung menjadi starter setelah pulih dari cedera. Jika Garcia menginginkan opsi defensif yang lebih segar atau lebih atletis, Debast tetap bisa digunakan dari bangku cadangan. (Reuters)
Belgia juga bisa menyesuaikan serangan berdasarkan peran Lukaku. Reuters melaporkan bahwa Garcia memuji dampak Lukaku sebagai pemain pengganti melawan Mesir, yang menunjukkan bahwa sang striker bisa sama berharganya baik sebagai starter maupun sebagai impact player di akhir laga. (Reuters)
Kemungkinan opsi alternatif Belgia:
Zeno Debast bisa digunakan jika Garcia menginginkan rotasi defensif.
Lukaku bisa menjadi starter sebagai target man atau dikelola sebagai impact option.
Trossard bisa bermain melebar, bergerak ke dalam, atau menjadi opsi mirip false nine.
Doku bisa bertukar sisi selama pertandingan untuk menyerang matchup defensif yang lebih lemah.
Fleksibilitas Belgia adalah salah satu alasan mereka lebih difavoritkan.
Prediksi starting XI Senegal:
Mory Diaw; Krépin Diatta, Abdoulaye Seck, Moussa Niakhaté, Ismail Jakobs; Idrissa Gueye, Pape Gueye, Lamine Camara; Bara Sapoko Ndiaye, Sadio Mané, Ismaïla Sarr
Prediksi formasi Senegal: 4-3-3
beIN SPORTS memproyeksikan Mory Diaw di gawang, dengan Krépin Diatta, Abdoulaye Seck, Moussa Niakhaté, dan Ismail Jakobs di lini belakang. Lini tengah diperkirakan berisi Idrissa Gueye, Pape Gueye, dan Lamine Camara, sementara lini depan bisa diisi Bara Sapoko Ndiaye, Sadio Mané, dan Ismaïla Sarr. (beIN SPORTS)
Susunan ini memberi Senegal struktur bertahan, kekuatan fisik, dan kecepatan transisi. Tiga gelandang dapat melindungi area tengah dan bersaing dengan sirkulasi bola Belgia. Tiga pemain depan bisa menyerang dengan cepat ketika terjadi turnover.
Mory Diaw diperkirakan menjadi starter karena Edouard Mendy tidak tersedia.
Ini adalah cerita lineup terbesar untuk Senegal. Diaw tidak hanya harus melakukan penyelamatan. Ia juga harus mengelola tekanan Belgia, menangkap bola silang, mengorganisir bek, dan tetap tenang jika Belgia memulai dengan agresif.
Belgia mungkin akan mengujinya sejak awal. Jika Diaw melewati 15 menit pertama dengan baik, kepercayaan diri Senegal akan meningkat.
Empat bek Senegal diperkirakan terdiri dari Krépin Diatta, Abdoulaye Seck, Moussa Niakhaté, dan Ismail Jakobs.
Unit ini memiliki kecepatan, kekuatan, dan atletisme yang cukup untuk bersaing dengan pemain sayap Belgia. Tantangan utamanya adalah menjaga Doku tanpa membuka ruang untuk De Bruyne. Jika Senegal terlalu sering melakukan double-team terhadap Doku, Belgia bisa memindahkan bola dengan cepat. Jika mereka membiarkan Doku satu lawan satu, ia bisa menciptakan bahaya.
Bek tengah juga harus menghadapi Lukaku. Itu berarti memenangkan duel udara, bertahan menghadapi umpan silang, dan menghindari pelanggaran di dekat kotak penalti.
Lini tengah Senegal diperkirakan dibangun di sekitar Idrissa Gueye, Pape Gueye, dan Lamine Camara.
Trio ini harus melakukan tiga tugas sekaligus:
Melindungi area tengah di depan lini belakang.
Mencegah De Bruyne menerima bola di antara lini.
Mengirim bola cepat ke tiga pemain depan saat Senegal merebut bola.
Pengalaman Idrissa Gueye akan penting. Pape Gueye menambah kehadiran fisik. Lamine Camara memberi energi dan kualitas teknis.
Serangan Senegal diproyeksikan diisi Bara Sapoko Ndiaye, Sadio Mané, dan Ismaïla Sarr.
Mané adalah referensi utama serangan. Ia bisa bermain di tengah, melebar, atau menyerang ruang di belakang lini belakang Belgia. Sarr memberi kecepatan vertikal dan direct running. Ndiaye dapat membantu melebarkan lapangan dan mendukung serangan balik.
Nicolas Jackson adalah opsi penting lainnya, terutama jika Senegal ingin lebih banyak tenaga lari di area sentral atau membutuhkan perubahan pada babak kedua. Bahkan jika tidak menjadi starter, ia bisa menjadi krusial jika pertandingan mulai terbuka.
Masalah seleksi paling jelas bagi Senegal adalah apakah mereka ingin memulai dengan lebih banyak kontrol atau lebih banyak kecepatan direct.
Nicolas Jackson bisa menjadi starter jika Pape Thiaw menginginkan lebih banyak lari di belakang pertahanan Belgia. Iliman Ndiaye dapat digunakan jika Senegal ingin lebih banyak kreativitas dan close control di area serang. Pape Matar Sarr bisa menjadi opsi jika Senegal membutuhkan energi tambahan di lini tengah.
Kemungkinan opsi alternatif Senegal:
Nicolas Jackson bisa menjadi starter atau masuk lebih awal jika Senegal membutuhkan ancaman sentral.
Iliman Ndiaye dapat menawarkan kualitas teknis di antara lini.
Pape Matar Sarr bisa memperkuat coverage lini tengah.
Formasi 4-5-1 yang lebih compact bisa digunakan ketika Belgia menguasai bola dalam waktu lama.
Bangku cadangan Senegal akan penting karena pertandingan ini bisa berjalan lebih dari 90 menit.
Belgia diperkirakan bermain dengan formasi 4-2-3-1.
Rencana taktik mereka kemungkinan bertumpu pada tiga ide utama:
Mengontrol penguasaan bola melalui Tielemans, Vanaken, dan De Bruyne.
Menggunakan Doku dan Trossard untuk meregangkan pertahanan Senegal.
Mencari Lukaku di kotak penalti saat blok Senegal turun dalam.
Belgia kemungkinan akan mencoba memindahkan bola dengan cepat dari satu sisi ke sisi lain. Ini penting karena blok bertahan Senegal bisa sangat kuat ketika tetap compact. Jika Belgia bisa membuat Senegal keluar dari bentuknya, De Bruyne akan menemukan jalur umpan.
Belgia juga harus melindungi diri dari transisi. Jika kedua full-back naik terlalu tinggi pada waktu yang sama, winger Senegal bisa menyerang ruang di belakang mereka.
Senegal diperkirakan memulai dengan 4-3-3, tetapi bisa bertahan dalam bentuk yang lebih mendekati 4-5-1.
Rencana taktik mereka kemungkinan bertumpu pada empat ide utama:
Tetap compact tanpa bola.
Melindungi area tengah di sekitar De Bruyne.
Menyerang cepat melalui Mané dan Sarr.
Menghindari Mory Diaw terlalu sering menghadapi tembakan.
Senegal tidak boleh membiarkan pertandingan menjadi latihan menembak bagi Belgia. Jika mereka bisa menjaga Belgia tetap di luar dan memaksa tembakan berkualitas rendah, mereka bisa tetap kompetitif. Jika Belgia mendapatkan akses mudah melalui tengah, Senegal akan kesulitan.
Kunci Senegal adalah timing transisi. Mereka tidak membutuhkan penguasaan bola panjang. Mereka membutuhkan momen bersih untuk berlari ke ruang kosong.
Duel taktik terpenting adalah Kevin De Bruyne melawan tiga gelandang Senegal.
Jika De Bruyne menerima bola di antara lini, Belgia bisa menciptakan peluang dengan cepat. Umpannya bisa menemukan Doku di sisi sayap, Lukaku di kotak penalti, atau Trossard dalam posisi menembak.
Senegal harus memutuskan apakah akan menugaskan satu gelandang untuk menjaganya ketat atau membatasi dirinya secara kolektif dengan menutup jalur umpan. Opsi kedua lebih aman, tetapi membutuhkan disiplin tinggi.
Jika De Bruyne mengontrol pertandingan, Belgia akan sangat sulit dihentikan.
Jérémy Doku mungkin menjadi senjata direct terbaik Belgia.
Ancaman satu lawan satunya bisa memaksa Senegal menggeser bek ke arahnya. Itu menciptakan ruang di area lain. Jika Senegal membiarkan satu full-back menghadapi Doku sendirian, Belgia bisa menciptakan situasi crossing atau cutback. Jika Senegal melakukan double-team, Belgia bisa switch play.
Duel ini bisa menentukan ritme pertandingan. Jika Doku memenangkan duel sejak awal, Senegal mungkin dipaksa turun lebih dalam dari rencana awal.
Romelu Lukaku memberi Belgia referensi fisik yang jelas.
Bek tengah Senegal harus mencegahnya berbalik badan, mengontrolnya saat bola silang, dan menghindari pelanggaran dekat kotak penalti. Lukaku bisa terlihat diam dalam waktu lama, tetapi tetap menentukan laga knockout dengan satu penyelesaian.
Jika Senegal bertahan dalam, Lukaku menjadi semakin penting. Jika Senegal bermain lebih tinggi, Belgia bisa memakai Lukaku sebagai opsi wall pass untuk melepas pelari di sekitarnya.
Peluang terbaik Senegal mungkin datang dari ruang di belakang full-back Belgia.
Sadio Mané dan Ismaïla Sarr bisa menyerang cepat saat Senegal memenangkan bola. Jika Castagne dan De Cuyper naik terlalu tinggi, Belgia bisa rentan dalam transisi.
Basis lini tengah Belgia harus membantu melindungi area ini. Jika Tielemans dan Vanaken terlalu lambat menutup ruang, Senegal bisa menciptakan counterattack berbahaya.
Absennya Edouard Mendy mengubah pertandingan secara signifikan.
Absennya penjaga gawang sangat penting dalam sepak bola knockout karena momen tekanan menjadi jauh lebih besar. Mory Diaw harus menghadapi umpan silang, bola mati, dan tembakan jarak jauh Belgia. Ia juga harus tetap tenang jika Belgia menekannya saat menguasai bola.
Bek Senegal mungkin secara alami akan melindungi Diaw dengan bertahan lebih dalam. Itu bisa mengurangi ruang di belakang lini belakang, tetapi juga bisa mengundang tekanan Belgia. Menemukan tinggi garis pertahanan yang tepat adalah salah satu masalah taktik terbesar Senegal.
Belgia bisa mengeksploitasi matchup lineup dengan beberapa cara.
Pertama, mereka bisa memakai Doku untuk memaksa situasi satu lawan satu. Jika Senegal memberi bantuan, Belgia bisa memindahkan bola.
Kedua, mereka bisa memakai De Bruyne untuk menyerang ruang antara lini tengah dan lini belakang Senegal. Itu adalah zona paling berbahaya bagi Belgia.
Ketiga, mereka bisa menargetkan bola mati. Dengan absennya Mendy, Belgia mungkin melihat sepak pojok dan tendangan bebas sebagai peluang mencetak gol penting.
Keempat, mereka bisa memakai Lukaku untuk mengikat bek tengah dan menciptakan ruang bagi Trossard serta De Bruyne.
Belgia tidak perlu terburu-buru. Jalur terbaik mereka adalah tekanan yang terkontrol.
Senegal bisa mengeksploitasi matchup lineup jika mereka membuat Belgia tidak nyaman dalam transisi.
Peluang terbaik mereka mungkin datang ketika full-back Belgia naik dan lini tengah melebar. Mané dan Sarr bisa menyerang ruang terbuka. Jackson, jika digunakan, bisa menambah tenaga lari di area sentral.
Senegal juga bisa menargetkan duel fisik. Belgia lebih kuat secara teknis, tetapi Senegal bisa mengganggu ritme dengan pressing, kontak fisik, dan serangan cepat pada bola kedua.
Kuncinya adalah efisiensi. Senegal mungkin tidak mendapat peluang sebanyak Belgia, jadi mereka harus memaksimalkan setiap momen transisi.
Courtois; Castagne, Mechele, Theate, De Cuyper; Vanaken, Tielemans; De Bruyne; Trossard, Doku; Lukaku
Formasi: 4-2-3-1
Diaw; Diatta, Abdoulaye Seck, Niakhaté, Jakobs; Idrissa Gueye, Pape Gueye, Lamine Camara; Bara Sapoko Ndiaye, Mané, Ismaïla Sarr
Formasi: 4-3-3
Belgia diperkirakan memiliki lineup yang lebih stabil. Prediksi XI mereka memiliki kualitas elite di posisi penjaga gawang, kreativitas kuat di lini tengah, dan lini depan berbahaya.
Prediksi XI Senegal memiliki kecepatan dan fisik, tetapi absennya Mendy menjadi kekhawatiran besar. Diaw masih bisa tampil baik, tetapi Belgia hampir pasti akan mengujinya.
Keunggulan lineup terbesar ada pada Belgia di posisi penjaga gawang dan gelandang serang. Keunggulan terbesar Senegal adalah kecepatan dalam transisi.
Kesimpulan lineup:
Belgia memiliki starting XI yang lebih kuat.
Senegal punya cukup kecepatan untuk membuat pertandingan berbahaya.
Absennya Mendy meningkatkan tekanan pada pertahanan Senegal.
De Bruyne dan Doku adalah faktor kreatif paling penting.
Setup paling mungkin menguntungkan Belgia, tetapi pertandingan masih bisa sulit jika Senegal mengubahnya menjadi laga knockout yang cepat dan fisik.
Lineup penting untuk pasar prediksi karena starting XI dapat mengubah sudut pertandingan paling kuat.
Jika Lukaku menjadi starter, pasar gol Belgia menjadi lebih menarik karena mereka memiliki target jelas di kotak penalti. Jika Doku menjadi starter, sudut assist dan penciptaan peluang Belgia semakin kuat. Jika Diaw menjadi starter untuk Senegal, sudut bola mati dan volume tembakan Belgia menjadi lebih relevan.
Kemungkinan sudut berdasarkan lineup:
Belgia lolos.
Belgia menang dalam 90 menit.
Belgia over 1,5 gol.
Romelu Lukaku mencetak gol.
Kevin De Bruyne mencatat assist.
Jérémy Doku tembakan atau assist.
Kedua tim mencetak gol.
Senegal mencetak gol dalam transisi.
Under 3,5 gol jika Senegal bertahan dalam.
Pengguna dapat menjelajahi pasar sepak bola melalui MEXC Sports Prediction Markets. Pembaca yang baru mengenal pasar prediksi dapat mempelajari dasarnya melalui What Is MEXC Prediction Markets? A Beginner's Guide. Lebih banyak pasar sepak bola dan event tersedia di MEXC Prediction Markets.
Belgia vs Senegal lineup menunjukkan pertandingan di mana Belgia seharusnya memiliki lebih banyak kontrol, tetapi Senegal tetap membawa ancaman nyata.
Prediksi XI Belgia seimbang dan berpengalaman. Courtois, De Bruyne, Doku, dan Lukaku membentuk tulang punggung kuat dari gawang hingga serangan. Ketersediaan skuad penuh juga memberi Rudi Garcia lebih banyak fleksibilitas, terutama jika pertandingan masuk extra time.
Prediksi XI Senegal dibangun untuk bertahan compact dan melakukan transisi cepat. Mané dan Sarr memberi kecepatan, sementara Gueye dan Camara menawarkan energi di lini tengah. Namun absennya Edouard Mendy adalah faktor besar karena Mory Diaw akan menghadapi ujian knockout bertekanan tinggi.
Skenario lineup paling mungkin memberi Belgia keunggulan, tetapi bukan jaminan kemenangan.
Kesimpulan akhir lineup:
Belgia memiliki XI yang lebih kuat, tetapi kecepatan transisi Senegal bisa membuat pertandingan menjadi tidak nyaman.
Prediksi lineup Belgia: Courtois; Castagne, Mechele, Theate, De Cuyper; Vanaken, Tielemans; De Bruyne; Trossard, Doku; Lukaku.
Prediksi lineup Senegal: Diaw; Diatta, Abdoulaye Seck, Niakhaté, Jakobs; Idrissa Gueye, Pape Gueye, Lamine Camara; Bara Sapoko Ndiaye, Mané, Ismaïla Sarr.
Belgia diperkirakan menggunakan formasi 4-2-3-1, dengan Kevin De Bruyne di belakang lini depan dan Romelu Lukaku memimpin serangan.
Senegal diperkirakan menggunakan formasi 4-3-3, meskipun saat Belgia menguasai bola mereka bisa bertahan dalam bentuk 4-5-1 yang lebih compact.
Edouard Mendy diperkirakan absen dalam Belgia vs Senegal karena cedera. Mory Diaw diperkirakan menjadi starter di gawang Senegal.
Ya. Jeremy Doku tersedia untuk pertandingan babak 32 besar Belgia melawan Senegal.
Ya. Zeno Debast tersedia, meskipun ia mungkin tidak menjadi starter setelah pulih dari cedera.
Romelu Lukaku diperkirakan menjadi starter dalam prediksi lineup Belgia, tetapi ia juga bisa digunakan sebagai impact option tergantung rencana taktik Rudi Garcia.
Pemain kunci Belgia dalam lineup adalah Thibaut Courtois, Kevin De Bruyne, Jérémy Doku, dan Romelu Lukaku. Pemain kunci Senegal adalah Mory Diaw, Kalidou Koulibaly, Idrissa Gueye, Sadio Mané, dan Ismaïla Sarr.
Anda dapat membaca preview pertandingan lengkap di sini: Belgium vs Senegal Prediction: World Cup 2026 Round of 32 Preview, Lineups, Odds and Score Forecast.


