Harga emas jatuh tajam pada hari Rabu setelah Presiden Donald Trump mengatakan bahwa kesepakatan damai sementara dengan Iran telah berakhir, menyusul putaran baru pertukaran militer antara kedua negara.
Pada dini hari di New York, harga emas spot telah turun 1,2% menjadi $4.057,09 per ons. Berjangka emas turun lebih jauh, turun 2,2% menjadi $4.066,56 per ons.
Emas 26 Agt (GC=F)
Berbicara di KTT NATO di Turki, Trump menuduh Iran secara terbuka menyangkal perjanjian yang telah dibuat di balik pintu tertutup.
Korps Pengawal Revolusi Islam Iran mengatakan mereka menyerang 85 situs militer AS di Kuwait dan Bahrain dan menembak jatuh drone MQ-9 Amerika.
Pentagon mengatakan serangan mereka sendiri merupakan tanggapan atas serangan Iran terhadap kapal-kapal komersial di Selat Hormuz, rute utama pengiriman minyak global. Komando Pusat AS mengatakan mereka menghantam lebih dari 80 target di dalam Iran dan lebih dari 60 kapal kecil Iran di dalam dan sekitar selat tersebut.
Iran belum mengklaim tanggung jawab atas serangan terhadap kapal-kapal di lepas pantai Oman pada hari Selasa, yang mencakup sebuah kapal tanker minyak Arab Saudi dan sebuah kapal Qatar yang membawa gas alam cair.
Harga minyak bergerak lebih tinggi seiring meningkatnya ketegangan, memulihkan sebagian kerugian yang tercatat setelah kerangka kerja perdamaian awal ditandatangani pada 17 Juni.
Kenaikan harga minyak mentah memicu kekhawatiran akan gelombang baru inflasi di negara-negara di seluruh dunia.
Apakah Federal Reserve akan merespons dengan menaikkan suku bunga kini menjadi pertanyaan kunci bagi pasar. Taruhan pada kenaikan suku bunga Fed telah mendingin setelah data pekerjaan yang lebih lemah dari perkiraan minggu lalu, tetapi analis di Britannia Global Markets mengatakan taruhan tersebut kembali memanas menyusul putaran baru serangan tersebut.
Suku bunga yang lebih tinggi cenderung membuat emas kurang menarik bagi investor karena logam ini tidak memberikan imbal hasil. Dolar AS yang lebih kuat juga dapat membuat emas lebih mahal bagi pembeli di luar Amerika Serikat.
Lukman Otunuga, Kepala Riset Pasar di FXTM, mengatakan emas berada di “persimpangan kritis,” di mana ketegangan geopolitik dan kekhawatiran inflasi bertentangan dengan data ekonomi AS yang lebih lemah yang mungkin membatasi seberapa agresif Fed dapat bertindak.
Pasar kini menunggu notulen rapat Fed bulan Juni, yang akan dirilis nanti pada hari Rabu. Fed menahan suku bunga tetap di 3,5% hingga 3,75% pada rapat tersebut, meskipun beberapa anggota memproyeksikan kenaikan suku bunga pada tahun 2026.
Logam mulia lainnya juga turun. Perak turun 2,61% menjadi $58,39 per ons, platinum turun 3,47% menjadi $1.589,17, dan paladium kehilangan 3,19% menjadi $1.212,94.
Komentar Trump tentang Greenland dan Spanyol di KTT NATO yang sama menambah kekhawatiran yang lebih luas tentang stabilitas global, memberikan tekanan lebih lanjut pada pasar logam.
Postingan Trump Says Iran Deal Is “Over” — And Gold Is Paying the Price muncul pertama kali di CoinCentral.

