Strategy mengumumkan bahwa mereka mempertahankan tingkat dividen STRC sebesar 11,5% untuk Mei 2026, menandakan keyakinan pada strategi Bitcoin mereka meskipun masih ada skeptisisme pasar.
Pengumuman ini datang ketika instrumen ekuitas preferen tersebut menarik minat institusi yang terus bertambah dan volume perdagangan harian melampaui US$380 juta.
Michael Saylor menyoroti ketahanan STRC dalam postingannya terbaru. Ia menekankan tiga metrik utama: volatilitas sekitar 3%, imbal hasil 11,5%, dan likuiditas perdagangan harian sekitar US$380 juta.
Angka-angka ini menggambarkan stabilitas. Volatilitas yang rendah menunjukkan STRC diperdagangkan secara terprediksi. Imbal hasil tinggi menarik investor yang berfokus pada pendapatan. Likuiditas besar memastikan pemegang saham dapat dengan mudah masuk atau keluar dari posisi tanpa menggerakkan pasar secara signifikan.
Pemeliharaan dividen mencerminkan keyakinan manajemen bahwa Strategy dapat terus membayar dividen melalui apresiasi Bitcoin yang berkelanjutan dan penggalangan dana yang terus berjalan.
Selain pengumuman dividen, Strategy meminta pemegang saham agar menyetujui perubahan struktur. Broker mulai mengirimkan pemberitahuan voting ke para holder MSTR dan STRC.
Proposalnya adalah mengubah pembayaran dividen dari bulanan menjadi dua kali sebulan, dimulai pertengahan Mei 2026. Perubahan ini membuat arus kas bagi investor menjadi lebih teratur karena mereka akan menerima pendapatan setengah bulanan, bukan sekaligus setiap bulan.
Kedua kelas saham harus menyetujui amandemen ini. Perubahan ini menandakan manajemen MicroStrategy optimistis masih bisa menggalang dana kuat untuk mendukung frekuensi pembayaran yang lebih sering.
Meski begitu, tidak semua pengamat memandang STRC secara positif. Peter Schiff menyebut struktur Strategy sebagai penipuan, dengan alasan bahwa kewajiban dividen yang meningkat akhirnya akan memaksa dilakukan likuidasi jika harga Bitcoin bergerak sideways.
Prediksi harga Bitcoin untuk Mei 2026 masih beragam. Beberapa analis memperkirakan kekuatan harga akan berlanjut. Yang lain memperingatkan risiko konsolidasi atau koreksi mengingat tekanan ekonomi makro.
Sementara itu, tesis endgame Saylor memperkirakan Bitcoin bisa mencapai US$10 juta per koin melalui adopsi digital credit. Eric Trump baru-baru ini memprediksi Bitcoin di US$1 juta, menandakan keluarga Trump masih optimistis terhadap aset kripto.
Tonggak likuiditas harian US$380 juta menjadi penting. Ini menunjukkan investor institusi dan ritel melihat STRC sebagai kendaraan pendapatan yang layak, sehingga volume perdagangan harian menjadi signifikan. Bandingkan dengan sekuritas preferen lain yang kurang likuid dan kesulitan mendapatkan volume perdagangan harian. Likuiditas STRC menandakan penerimaan yang makin meluas meski ada suara skeptis seperti Schiff.
Kombinasi volatilitas rendah, imbal hasil tinggi, dan likuiditas besar menciptakan profil risiko-imbalan yang menarik bagi investor pendapatan. Inilah alasan partisipasi institusi di perdagangan STRC makin meningkat.
Pemeliharaan dividen Strategy dan proposal pembayaran dua kali sebulan menunjukkan keyakinan manajemen. Namun, struktur ini tetap menuai kontroversi.
Para skeptis berpendapat model dividen ini pada akhirnya akan gagal. Sementara itu, para pendukung yakin apresiasi Bitcoin dan adopsi digital credit akan membuatnya bisa bertahan selamanya.
Tonggak likuiditas US$380 juta menunjukkan investor siap bertaruh pada visi Saylor. Apakah taruhan itu akan berhasil atau tidak, tergantung pada perjalanan harga Bitcoin ke depan dan kemampuan Strategy dalam menggalang dana secara berkelanjutan.

