BTQ Technologies terpilih sebagai penyedia utama keamanan pasca-kuantum untuk proof-of-concept stablecoin won Korea (KRW) pertama yang dipimpin oleh bank di Korea Selatan. Perusahaan ini akan mengimplementasikan Quantum Secure Stablecoin Settlement Network miliknya pada infrastruktur pilot iM Bank.
Perusahaan yang terdaftar di Vancouver ini bekerja sama dengan iM Bank dan vendor teknologi lokal, Finger Inc., untuk menyematkan kriptografi yang tahan terhadap ancaman kuantum pada stablecoin KRW yang diatur dan diterbitkan di Kaia mainnet, yaitu jaringan layer-1 hasil merger Klaytn dan Finschia.
BTQ mengumumkan penerapan ini pada hari Rabu, dengan menegaskan bahwa proyek ini lebih dari sekadar pilot teknis.
Proof-of-concept ini akan menguji rekonsiliasi waktu nyata antara cadangan bank dan suplai on-chain, desain smart contract yang sudah distandarisasi, serta konektivitas untuk distribusi ke luar negeri.
BTQ juga memberikan dukungan konsultasi strategis dalam kerja sama tiga pihak bersama iM Bank dan Finger.
Arsitektur ini menggabungkan kriptografi ECDSA yang sudah ada dengan tanda tangan post-quantum berstandar NIST seperti ML-DSA. Dengan cara ini, iM Bank bisa tetap menjaga operasional saat menghadapi ancaman kuantum di masa depan.
Dengan dibangun di Kaia, pilot ini terhubung ke dua platform digital terbesar di Asia, yaitu Klaytn yang berasal dari Kakao dan Finschia yang berasal dari LINE.
Sebelumnya, Klaytn telah berpartisipasi dalam pilot CBDC Bank of Korea lewat Project Hangang.
Peluncuran ini hadir bersamaan dengan delapan bank Korea yang mempercepat rencana untuk kerja sama menerbitkan stablecoin KRW. Hal ini menjadi sinyal bahwa pembangunan infrastruktur digital won yang diatur akan semakin kompetitif sebelum adanya peraturan yang resmi.
BTQ sebelumnya telah menyebut Danal dan Finger sebagai peserta awal QSSN di Korea. Keterlibatan iM Bank memberi sinyal bahwa institusi keuangan domestik mulai menganggap risiko panen sekarang-dekripsi nanti sebagai ancaman nyata, bukan sekadar teori.
Sebelumnya, QSSN juga disebut dalam kerangka US Post-Quantum Financial Infrastructure Framework sebagai desain model untuk penerbitan stablecoin dan admin key.
Apakah pilot ini akan berlanjut ke penerbitan komersial sesuai panduan QuINSA sepertinya akan menentukan jadwal transisi Korea secara lebih luas.


