Beberapa altcoin mencatat performa menonjol selama pekan lalu. Toncoin (TON) muncul sebagai penggerak terkuat di antara 100 aset kripto teratas berdasarkan kapitalisasi pasar.
Breakout yang terjadi telah menghidupkan kembali obrolan soal altcoin season di crypto X, walau beberapa pihak menyatakan bahwa sinyal rotasi masih belum terkonfirmasi.
Berdasarkan data dari CoinGecko, TON reli lebih dari 100% selama tujuh hari terakhir. Lonjakan ini terjadi setelah CEO Telegram, Pavel Durov, mengumumkan bahwa platform tersebut akan menggantikan TON Foundation sebagai “kekuatan utama di balik TON” dan juga akan bertindak sebagai validator terbesar.
BeInCrypto juga melaporkan bahwa aset privasi Zcash (ZEC) mencapai level tertinggi tahun ini, sepenuhnya menghapus penurunan yang terjadi di awal 2026.
Altcoin top gainer lainnya di daftar mingguan antara lain Internet Computer (ICP), Bittensor (TAO), dan Ondo (ONDO). Luasnya reli ini memunculkan kembali perdebatan soal altseason yang sudah lama dinanti.
Seorang analis kripto bernama Cryptollica telah menyoroti bahwa rasio TOTAL3/BTC mendekati puncak dari pola descending triangle dalam beberapa tahun terakhir. Analis tersebut menuturkan bahwa ekspansi besar altcoin sebelumnya pada 2017 dan 2020 juga dimulai dari fase kompresi panjang yang sama terhadap Bitcoin.
Ikuti kami di X untuk mendapatkan berita terbaru secara real-time
Trader Xaif Crypto mengamati bahwa rasio volume di centralized exchange mencerminkan pola yang pernah terjadi sebelum altcoin season 2021.
Altcoin Season Index dari BlockchainCenter menunjukkan angka 35, jauh di bawah ambang altseason yang berada di level 75. Indeks ini mengukur apakah 75% dari 50 koin teratas mengungguli Bitcoin selama 90 hari terakhir.
Data juga memperlihatkan bahwa korelasi 14 hari antara altcoin dan Bitcoin baru-baru ini mencapai level terendah sejak Juli 2025. Korelasi rendah biasanya mengindikasikan kinerja unggul secara selektif, bukan reli bersama-sama.
Trader Lucky menandai dominasi Bitcoin yang menuju 66% serta kelemahan Ethereum (ETH) sebagai bukti tambahan bahwa rotasi aset belum dimulai.
Ia pun menambahkan, saat rotasi benar-benar terjadi, polanya tidak akan sama seperti mania besar-besaran di tahun 2021. Dana akan mengalir secara selektif, dimulai ke ETH, SOL, dan large cap, sementara small cap akan tertinggal atau bahkan tidak bergerak sama sekali.
Sebelumnya, CIO Bitwise Matt Hougan juga mengungkapkan bahwa altseason tradisional sudah berakhir. Keuntungan ke depan hanya akan terkonsentrasi pada token yang memiliki kegunaan dan adopsi nyata di dunia.
Permintaan terhadap altcoin large cap yang terjadi minggu ini kemungkinan besar lebih mencerminkan pola selektif tersebut dibandingkan pengulangan skenario 2021. Apakah dominasi Bitcoin akan gagal melewati 61% akan menentukan apakah rumor-rumor ini benar-benar menjadi tren nyata.
Langganan saluran YouTube kami untuk menonton pemimpin industri dan jurnalis berbagi wawasan terbaik