Seorang senator Partai Republik yang berhasil digulingkan Trump kini merugikannya sebuah suara untuk ballroom-nya.
Senator AS Bill Cassidy (R-LA), yang beberapa hari lalu kalah dalam pemilihan pendahuluan melawan kandidat yang didukung Trump, menyatakan menolak anggaran $1 miliar yang diminta pemerintahan untuk peningkatan keamanan ballroom senilai $400 juta tersebut.
Cassidy sebelumnya telah memilih untuk menghukum Trump dalam sidang pemakzulan 2021, dan presiden merespons dengan mendukung lawannya.
"Saya hanya tahu di mana posisi saya soal ballroom itu," kata Cassidy pada Selasa sore, menurut kepala biro kongres Semafor, Burgess Everett.
Senator Republik dua periode itu mempertanyakan proses pembangunan yang dilakukan pemerintahan.
"Mereka belum mengajukan penawaran, belum melakukan arsitektur, belum melakukan rekayasa, belum melakukan analisis lingkungan, belum melakukan apa pun dari itu semua, belum melakukan kajian historis, yang saya yakin memang harus mereka lakukan," ujarnya. "Jadi mereka tidak tahu berapa banyak uang yang harus mereka minta, tapi mereka memilih sebuah angka."
"Itu bukan cara menjalankan pemerintahan," tambah Cassidy. "Jadi mereka hanya ingin sekantong uang, dan saya rasa mereka perlu memberi kami lebih banyak rincian."
Senat diperkirakan akan memberikan suara pada hari Rabu mengenai undang-undang rekonsiliasi yang semula dijadwalkan mencakup pendanaan $1 miliar untuk Dinas Rahasia, yang mencakup peningkatan keamanan tersebut.
Cassidy juga "tidak berkomitmen" terhadap RUU rekonsiliasi itu sendiri, catat Everett.
Senator-senator Republik, dilaporkan oleh Jordain Carney dari Politico, "saat ini kekurangan suara untuk memasukkan pendanaan keamanan Sayap Timur/ballroom dalam RUU rekonsiliasi mereka."
Pemimpin Mayoritas Senat Republik John Thune, ketika ditanya soal pendanaan $1 miliar tersebut, tampak memusatkan perhatiannya pada aspek-aspek utama undang-undang tersebut.
"Tujuan utama dalam RUU rekonsiliasi ini adalah memastikan ICE dan CBP mendapat pendanaan," katanya.
Presiden menyempatkan diri pada hari Selasa untuk berbagi rincian spesifik tentang ballroom dan konstruksi keamanan tersebut kepada para reporter.
"Semua kolom ini, mereka langsung menuju ke atap gedung," kata Trump tentang ballroom dalam pernyataannya kepada kumpulan pers. "Dan sekali lagi, kami menyebutnya drone port. Ini disiapkan untuk jumlah drone yang tak terbatas."
"Ketika ini selesai," katanya, "masa jabatan saya berakhir tak lama setelah itu. Ini sungguh untuk presiden-presiden lain, ini bukan untuk saya. Ini adalah hadiah saya untuk Amerika Serikat. Saya hanya akan bisa menggunakannya sangat sedikit."

