Komisi Eropa membuka konsultasi pada 20 Mei terkait Regulasi Pasar Aset Kripto Uni Eropa (MiCA). Tinjauan ini meminta pendapat publik dan pelaku industri mengenai efektivitas aturan tersebut setelah hampir dua tahun diterapkan.
Para pemangku kepentingan memiliki waktu hingga 31 Agustus untuk mengirimkan masukan. Brussels akan mempertimbangkan setiap tanggapan dengan mempertimbangkan perkembangan pasar aset digital dan kebijakan regulator global yang bersaing.
MiCA, yang mulai berlaku sejak 2024, merupakan kerangka kerja aset kripto komprehensif pertama yang diadopsi oleh yurisdiksi besar. Regulasi ini menetapkan aturan yang seragam untuk token berbasis aset, e-money token, serta penyedia layanan aset kripto di seluruh 27 negara anggota.
Komisi ingin menilai apakah kerangka kerja ini masih sesuai untuk sektor yang berkembang pesat. Konsultasi ini terdiri dari jalur publik bagi individu dan jalur teknis untuk penerbit, exchange, bank, dan lembaga kebijakan.
Stablecoin tetap menjadi poin paling diperdebatkan. Pemantauan industri menunjukkan ada hampir 30 token berbasis fiat yang telah disetujui di bawah aturan tersebut.
Kategori lain untuk token berbasis aset hingga saat ini belum meloloskan produk apapun.
Tinjauan ini berlangsung ketika Uni Eropa menghadapi langkah percepatan di Washington dan Asia. Tahun lalu, anggota parlemen AS mengajukan RUU stablecoin GENIUS Act.
Langkah tersebut mendorong Presiden Bank Sentral Eropa, Christine Lagarde, untuk secara terbuka mendukung respons stablecoin euro.
Bank-bank Eropa bersiap meluncurkan stablecoin euro yang sesuai dengan MiCAR pada 2026. Sementara itu, perusahaan kripto kecil menyatakan biaya kepatuhan yang tinggi membuat aktivitas bergeser ke yurisdiksi yang lebih fleksibel.
Jerman dan Belanda dianggap sebagai negara dengan penerapan aturan paling ketat.
Langganan kanal YouTube kami untuk menonton para pemimpin dan jurnalis membagikan wawasan ahli
Menurut Kovařík, seharusnya ada dua perbaikan tambahan:
Kovařík pernah menjadi shadow rapporteur Renew Europe untuk MiCA, menjadikannya salah satu arsitek utama regulasi kripto komprehensif pertama di dunia.
Ia juga masih menjadi anggota Parlemen Eropa (mewakili Republik Ceko) dan Komite Urusan Ekonomi dan Moneter.
Batas waktu bulan Agustus memberi Brussels waktu yang sempit untuk mengumpulkan masukan sebelum pengajuan proposal legislatif apa pun.
Setelah itu, bisa saja dilakukan perbaikan teknis kecil atau upaya lebih besar berupa MiCA 2. Hasil akhirnya akan menentukan daya saing Uni Eropa dalam penyusunan aturan aset digital di masa depan.

