Pasar kripto menghadapi tren penurunan tajam lainnya menyusul pengumuman keputusan terbaru SEC AS. Dalam hal ini, SEC AS menunda model pengecualian untuk perdagangan saham cryptocurrency yang ditokenisasi. Berdasarkan data dari Bull Theory, keputusan ini telah menyebabkan penurunan harga Bitcoin ($BTC) sebesar $2.600. Selain itu, total kapitalisasi pasar $BTC mengalami penurunan sebesar $55 miliar.
Securities and Exchange Commission (SEC) Amerika Serikat telah menunda rencana model pengecualian yang menargetkan perdagangan saham berbasis kripto. Akibatnya, mata uang kripto terkemuka ini mengalami penurunan nilai yang signifikan sebesar 3,4%, turun di bawah $77.800. Hal ini dilaporkan mencakup total penurunan sebesar $2.600 dalam 24 jam terakhir.
Penurunan tersebut seiring dengan penghapusan $55 miliar dari kapitalisasi pasar aset kripto teratas. Pada saat yang sama, posisi long $BTC mengalami likuidasi lebih dari $500 juta hanya dalam 12 jam. Dalam skenario seperti ini, para trader dengan cermat memantau potensi pergeseran pasar yang dapat membawa fase menggembirakan berikutnya.
Selain Bitcoin ($BTC), Ethereum ($ETH) juga mengalami dampak signifikan setelah keputusan SEC. Khususnya, altcoin terkemuka ini mengalami penurunan sebesar 3,40%. Hal ini mengakibatkan penghapusan kumulatif hampir $8,5 miliar.
Menurut Bull Theory, penundaan SEC terhadap rencana pengecualian ini tampaknya bukan sekadar peristiwa jangka pendek. Sebaliknya, ini bisa menjadi pergerakan krusial dalam perjalanan regulasi sektor kripto. Secara khusus, bagi Bitcoin ($BTC) dan Ethereum ($ETH), koreksi langsung ini merupakan dampak jangka pendek dari peristiwa tersebut. Secara keseluruhan, hal ini telah mengalihkan seluruh perhatian ke pengumuman mendatang dari SEC.


