Deel meluncurkan pembayaran gaji stablecoin untuk karyawan penuh waktu di Polygon, dimulai dari pelanggan yang memenuhi syarat di AS dan Zona Euro. Karyawan bisDeel meluncurkan pembayaran gaji stablecoin untuk karyawan penuh waktu di Polygon, dimulai dari pelanggan yang memenuhi syarat di AS dan Zona Euro. Karyawan bis

Deel Hadirkan Payroll Stablecoin ke Perangkat Lunak HR Mainstream

2026/05/25 18:48
durasi baca 6 menit
Untuk memberikan masukan atau menyampaikan kekhawatiran terkait konten ini, silakan hubungi kami di [email protected]
  • Deel meluncurkan pembayaran gaji dengan stablecoin di Polygon untuk karyawan penuh waktu pada 20 Mei 2026, dimulai dari pengguna yang memenuhi syarat di AS dan Zona Euro.
  • Peluncuran ini memasukkan sistem gaji aset kripto ke dalam software HR global, bukan hanya di produk kontraktor yang berbasis kripto.
  • Pesaing seperti Toku, Rise, dan Bitwage sudah menunjukkan penggunaan stablecoin yang signifikan untuk gaji, dengan volume transaksi, kepatuhan, dan akses off-ramp sebagai faktor pengujian utama.

Deel meluncurkan pembayaran gaji stablecoin untuk karyawan penuh waktu di Polygon, dimulai dari pelanggan yang memenuhi syarat di AS dan Zona Euro. Karyawan bisa memilih berapa alokasi saldo stablecoin dari gaji bersih setelah pajak dan potongan. Sementara perusahaan tetap menggunakan alur sistem penggajian, opsi pendanaan, dan proses kepatuhan yang sudah ada dalam Deel. Produk ini berjalan di platform HR global dengan 40.000+ pelanggan, melayani di 150+ negara, dan telah memproses lebih dari US$20 miliar gaji global.

Yang penting, sekarang pembayaran gaji stablecoin juga tercatat di data payroll, pekerjaan, pajak, hingga laporan HR, di mana tim keuangan sudah biasa menangani pembayaran gaji.

Peluncuran ini hadir di tengah pasar stablecoin senilai US$322,9 miliar:

  • Data DeFiLlama menunjukkan USDT memimpin dengan 58,7% pangsa pasar; sedangkan USDC tetap menjadi stablecoin dolar terbesar kedua;
  • Visa juga memperluas uji coba penyelesaian pembayaran stablecoin ke sembilan blockchain dan mengumumkan tingkat penyelesaian tahunan sebesar US$7 miliar pada April 2026, naik 50% dibanding kuartal sebelumnya.

Payroll adalah ujian bisnis yang serius, karena perusahaan perlu memastikan pembayaran stablecoin berjalan dengan pajak, aturan ketenagakerjaan, KYC, pemeriksaan sanksi, pelaporan, dukungan, dan rekonsiliasi.

Payroll Sebagai Studi Kasus Stablecoin yang Lebih Sulit

Pembayaran stablecoin untuk kontraktor menjadi awal berkembangnya payroll aset kripto. Freelancer, kontributor DAO, dan tim Web3 biasanya lebih mementingkan kecepatan dan akses dolar dibanding manfaat karyawan konvensional. Perusahaan pun sering kali punya sedikit kewajiban ketenagakerjaan penuh waktu pada skema pekerja kontrak.

Payroll untuk karyawan menetapkan standar yang lebih ketat. Pembayaran gaji melewati proses perhitungan bruto–neto, potongan wajib, pencatatan perusahaan, cuti berbayar, benefit, pelaporan lokal, serta dukungan pekerja. Invoice tertinggal bisa diikuti penelusuran manual. Sementara bayaran gaji terlambat dapat menambah risiko hukum, operasional, maupun reputasi.

Inilah kenapa peluncuran Deel penting. Produk ini menjaga alur sistem gaji tetap sama dan membuat stablecoin sebagai pilihan setelah perhitungan gaji, sehingga pekerja menerima sebagian gaji bersih dalam bentuk digital dollar yang didukung. Dari sisi produk, stablecoin menjadi preferensi metode pembayaran karyawan, bukan proses keuangan terpisah.

Gaji Stablecoin Menuju Mainstream HR

Deel memang sudah memasarkan alat pembayaran gaji fiat maupun aset kripto ke perusahaan blockchain, termasuk payroll yang patuh di 130+ negara dan layanan EOR di 150+ negara. Di halaman crypto-nya, Deel menyebut perusahaan bisa mendanai payroll lewat rekening bank lokal atau wallet kripto dan pekerja bisa menerima dana di rekening bank maupun wallet kripto.

Dengan 40.000+ pelanggan, Deel menghadirkan gaji stablecoin ke pembeli yang sudah memakai software HR mainstream. Keunggulannya ada di distribusi, bukan hanya kedalaman fitur crypto-native. Deel dapat menjangkau tim HR, hukum, dan keuangan di perusahaan yang sudah mengelola pembayaran global lewat software Deel.

Deel juga memasuki persaingan nyata:

  • Toku menyebut telah memproses lebih dari US$1 miliar volume pembayaran token setiap tahun di 100+ negara dan menghubungkan payroll stablecoin ke sistem seperti ADP, Workday, UKG, dan platform penggajian lainnya. 
  • Rise melewati total volume payroll US$1 miliar pada November 2025, sembilan bulan setelah menembus US$500 juta. Studi kasus Mercury tentang Rise menunjukkan lebih dari 53% pengguna Rise memilih pembayaran gaji stablecoin.
  • Bitwage punya sejarah operasi lebih panjang. Perusahaan ini bilang merilis versi beta produk payroll Bitcoin pertamanya pada Juli 2014. Situs resminya saat ini mencatat lebih dari US$400 juta payroll yang sudah diproses, 90.000+ pekerja terdaftar, dan 4.500+ perusahaan terdaftar.

Peluncuran Deel sebaiknya dipandang dalam kategori yang sudah ada. Deel memperluas akses melalui jaringan HR. Toku mengutamakan konektivitas kepatuhan dengan sistem payroll besar. Rise membawa data penggunaan payroll yang crypto-native. Bitwage memberi sejarah panjang payroll kripto selama satu dekade.

Catatan Tentang Peran Polygon

Deel memilih Polygon karena posisi Polygon dalam sistem penggajian. Toku juga menjalankan pembayaran gaji stablecoin di Polygon dan Visa menambahkan Polygon ke program uji penyelesaian stablecoin pada April 2026, bersama Arc, Base, Canton, dan Tempo.

Platform payroll dan perusahaan pembayaran memilih jaringan berdasarkan biaya, tingkat keamanan penyelesaian, dukungan wallet, likuiditas stablecoin, dan jangkauan mitra.

Off-Ramp sebagai Ujian Payroll

Bagian terkuat dari sistem gaji stablecoin sekaligus menjadi tantangan utamanya secara operasional. Gaji bisa diterima on-chain hanya dalam hitungan menit, tapi karyawan tetap membutuhkan wallet yang mudah digunakan, cara konversi ke mata uang lokal yang aman, serta kepastian pajak.

Di negara dengan akses bank yang rendah atau inflasi tinggi, memegang dolar mungkin sangat bernilai. Sedangkan di pasar payroll yang matang seperti AS dan Zona Euro, nilai tambah stablecoin harus bisa menyaingi deposito bank berbiaya rendah, perlindungan pekerjaan, serta ekspektasi payroll yang sudah dikenal.

Tim payroll menilai metode pembayaran baru dengan melihat risiko kegagalan, seperti:

  • Treatment pajak dan hukum upah menentukan cakupan;
  • Proses KYC dan sanksi menentukan aksesnya;
  • Likuiditas off-ramp menentukan keuntungan bagi pekerja;
  • Respons tim support menentukan kepercayaan saat transaksi tertunda;
  • Biaya menentukan apakah payroll stablecoin memang memberi keuntungan dari sisi ongkos.

Bagian aset kripto memindahkan nilai, tapi bagian penggajianlah yang membuat transfer ini dapat diterima oleh perusahaan dan bisa dipakai oleh pekerja.

Peluncuran Deel Layak Jadi Sorotan

Penggajian dengan stablecoin sudah melewati tahap whitepaper. Sekarang, volume penggajian ini bisa diukur lewat Rise dan Toku, punya sejarah pasar yang lama lewat Bitwage, dan distribusi baru di kalangan perusahaan melalui Deel. Raksasa pembayaran seperti Visa juga sedang menguji settlement stablecoin secara paralel, sehingga kategori ini mendapatkan lebih banyak acuan institusional.

Alasan terkuat untuk gaji stablecoin adalah kecepatan dan akses dolar, terutama untuk pembayaran lintas negara. Tapi, penggajian stablecoin harus menyamai keandalan penggajian tradisional sekaligus menawarkan kecepatan aset kripto. Seorang pekerja mungkin menginginkan USDC instan, tapi tetap butuh catatan gaji bersih yang jelas, akses belanja lokal, dan dukungan jika ada masalah dengan wallet atau off-ramp.

Deel membawa diskusi ini ke ranah software utama. Peluncurannya membuat gaji stablecoin tersedia lewat platform yang sudah familiar bagi tim keuangan dan HR perusahaan. 

Sekarang, perhatian tertuju pada adopsi berdasarkan wilayah, rata-rata porsi gaji, pilihan stablecoin, kegagalan pembayaran, biaya off-ramp, dan apakah perusahaan akan tetap menggunakan fitur ini setelah beberapa siklus gajian pertama.

Sampai data tersebut muncul, klaim-klaim besar soal transformasi penggajian sebaiknya disikapi hati-hati. Peluncuran ini penting karena memungkinkan pasar menguji konsep gaji stablecoin dalam operasi HR sehari-hari.

Strategi AI: Dukungan 24/7

Strategi AI: Dukungan 24/7Strategi AI: Dukungan 24/7

Hasilkan strategi otomatis menggunakan bahasa alami

Penafian: Artikel yang diterbitkan ulang di situs web ini bersumber dari platform publik dan disediakan hanya sebagai informasi. Artikel tersebut belum tentu mencerminkan pandangan MEXC. Seluruh hak cipta tetap dimiliki oleh penulis aslinya. Jika Anda meyakini bahwa ada konten yang melanggar hak pihak ketiga, silakan hubungi [email protected] agar konten tersebut dihapus. MEXC tidak menjamin keakuratan, kelengkapan, atau keaktualan konten dan tidak bertanggung jawab atas tindakan apa pun yang dilakukan berdasarkan informasi yang diberikan. Konten tersebut bukan merupakan saran keuangan, hukum, atau profesional lainnya, juga tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi atau dukungan oleh MEXC.

Bukan Ahli Grafik? Tetap Untung

Bukan Ahli Grafik? Tetap UntungBukan Ahli Grafik? Tetap Untung

Salin trader top dalam 3 detik dengan auto dagang!