Wall Street menambah sekitar US$350 miliar dalam nilai pasar hanya dalam 15 menit setelah Axios melaporkan bahwa negosiator AS dan Iran telah mencapai kesepakatan gencatan senjata sementara. Bitcoin (BTC) justru bergerak sebaliknya, turun lebih dari 3% pada hari itu.
Usulan perpanjangan 60 hari ini masih menunggu persetujuan akhir dari Presiden Donald Trump dan pimpinan tertinggi Iran, sehingga reli masih berisiko terhambat oleh penolakan politik di menit-menit terakhir dari kedua pihak.
Laporan Axios menyebutkan negosiator AS yang dipimpin oleh Steve Witkoff dan Abbas Araghchi dari Iran telah sepakat dengan nota kesepahaman perpanjangan gencatan senjata selama 60 hari.
Kerangka kerja ini akan memulai perundingan nuklir, mencabut blokade laut AS secara bertahap seiring dengan pemulihan jalur perdagangan, dan mewajibkan Teheran untuk membersihkan semua ranjau di Selat Hormuz dalam waktu 30 hari.
Reaksi pasar saham terjadi nyaris seketika, di mana reli tersebut mendorong saham-saham ke rekor tertinggi baru hanya dalam beberapa menit setelah berita utama muncul.
Kesepakatan ini juga membuat Iran berkomitmen untuk tidak mengejar senjata nuklir serta memprioritaskan pemusnahan cadangan uranium dengan kadar pengayaan tinggi selama 60 hari awal.
Sebagai imbalannya, Washington akan membahas pelonggaran sanksi dan pelepasan dana Iran yang dibekukan. Selain itu, terdapat mekanisme untuk memudahkan bantuan kemanusiaan dan pengiriman barang yang juga tertulis di memorandum.
namun, kerangka kesepakatan gencatan senjata Axios memang belum ditandatangani, dengan laporan menyebutkan Trump telah diberi pengarahan dan meminta “beberapa hari untuk mempertimbangkannya.”
Dikabarkan, Mojtaba Khamenei yang merupakan putra Pemimpin Tertinggi Iran, juga belum memberikan persetujuannya.
Meski pasar saham reli, Bitcoin memperpanjang penurunan di bawah US$73.000, dan pada waktu publikasi diperdagangkan di angka US$72.890, turun hampir 5% dalam 24 jam terakhir.
Penurunan tersebut muncul bersamaan dengan munculnya berita utama yang justru mengangkat saham ke rekor tertinggi baru.
Menteri Keuangan, Scott Bessent, menyatakan sanksi dan blokade laut masih berlaku hingga perjanjian formal benar-benar ditandatangani.
Ia juga menegaskan bahwa pihak mana pun yang memfasilitasi pungutan tol di Selat Hormuz akan berhadapan dengan tindakan dari Treasury, sambil secara khusus menyebut Oman.
Ikuti kami di X untuk mendapatkan berita terkini secara real-time
Treasury juga telah mengambil langkah untuk memblokir kedua maskapai penerbangan Iran dari hak mendarat dan mengisi bahan bakar, tutur Bessent.
Perbedaan reaksi antara saham dan BTC semakin menajamkan kritik Mark Cuban soal peran lindung nilai. Miliarder tersebut menyatakan bulan ini bahwa ia telah menjual sebagian besar kepemilikannya dalam kisaran sekitar US$120.000 sampai US$88.000 karena aset ini tidak lagi berperan sebagai lindung nilai.
Argumen dari Cuban mengulang kembali perdebatan lama tentang Bitcoin sebagai lindung nilai inflasi yang semakin panas hingga 2026, saat harga emas reli mendekati US$5.000 sementara BTC turun.
CEO Blockstream, Adam Back, menanggapi bahwa BTC sebenarnya masih naik 25% dari titik terendah sebelumnya selama periode eskalasi Iran.
Langkah selanjutnya mungkin sangat tergantung pada apakah Trump menandatangani dan seberapa cepat Teheran mencabut pembatasan pengiriman.
