Sektor aset kripto di Eropa sedang mengalami kontraksi paling tajam dalam beberapa tahun terakhir. Sekitar 210 perusahaan telah mengantongi lisensi Markets in Crypto-Assets (MiCA) menjelang tenggat MiCA pada 1 Juli.
Angka tersebut jauh lebih kecil dibanding hampir 2.747 pendaftaran Virtual Asset Service Provider (VASP) yang tercatat di seluruh Uni Eropa sepanjang 2024. Kelompok yang telah berlisensi ini hanya mewakili sekitar 7% hingga 8% dari jumlah terdaftar sebelumnya, menurut data pelacak industri dan pengawas regulasi.
Pelacak industri Coincub memperkirakan ada 2.747 pendaftaran VASP di seluruh Eropa pada 2024. Polandia saja sudah menyumbang lebih dari 1.400 pendaftaran. ChainScreen mencatat jumlah CASP berizin sekitar 183 pada April 2026. ITISPay memperbarui angka itu jadi sekitar 210 pada Mei.
Estonia adalah contoh paling jelas dari penyusutan ini. Otoritas Financial Intelligence Unit di sana melaporkan ada 641 VASP berizin pada Juni 2021. Namun jumlahnya turun jadi 45 pada Oktober 2024 dan tinggal 40 pada Februari 2025. Padahal sebelumnya, negara ini pernah menjadi salah satu hub aset kripto terbesar di Eropa.
Sementara itu, Prancis menunjukkan situasi berbeda. Reuters melaporkan pada Januari bahwa hanya 30% dari sekitar 90 perusahaan aset kripto di Prancis yang belum memiliki izin telah mengajukan otorisasi MiCA. Sebanyak 40% lainnya memang tidak berniat mendaftar, dan 30% belum menanggapi regulator.
Patrick Hansen, Direktur Strategi dan Kebijakan Uni Eropa di Circle, sudah memantau otorisasi MiCA sejak Desember 2024. Pada awal 2026, ia mencatat ada 39 lisensi CASP dan 14 izin penerbit stablecoin dari 54 izin yang diberikan pertama kali.
Hingga kini prosesnya memang makin cepat, tapi tetap saja jauh di bawah pasar sebelumnya. Daftar crypto exchange berizin hanya mengambil sebagian kecil dari grup ini.
Standar CASP mewajibkan adanya struktur tata kelola, modal yang kuat, kontrol keamanan siber, perlindungan klien, dan komunikasi pengawasan yang berkelanjutan. Perusahaan kecil sangat kesulitan menanggung semua biaya tetap tersebut.
Faustine Fleuret adalah Kepala Urusan Publik di Morpho dan mantan presiden asosiasi industri Prancis ADAN. Ia berpendapat bahwa desain MiCA membebankan beban berat kepada pemain kecil.
Proses perizinan VASP di bawah rezim nasional terdahulu sudah tergolong sulit. MiCA menaikkan standar lebih tinggi lagi tanpa membedakan aturan bagi tiap pelamar, tanpa melihat ukuran perusahaan.
Ignacio Santos merupakan CEO Fazil Crypto yang berbasis di Madrid. Ia bercerita secara eksklusif kepada BeInCrypto bahwa perusahaannya mendapat banyak ketertarikan setelah memperoleh lisensi CASP di Spanyol.
Setelah 1 Juli, entitas tanpa lisensi kini memiliki lima pilihan. Mereka bisa memperoleh lisensi atau menghentikan operasi. Pilihan lainnya termasuk menutup bisnis secara tertib, mentransfer klien ke CASP yang berizin, atau melakukan merger dengan pemilik lisensi. Otoritas AMF Prancis memperingatkan pada Mei, bahwa menjalankan bisnis tanpa otorisasi akan membuat perusahaan terancam penuntutan pidana.
Firma hukum yang memantau transisi ini memprediksi gelombang konsolidasi bakal terjadi sepanjang paruh kedua 2026. Operator internasional yang ingin masuk pasar Eropa menghadapi pilihan sama seperti perusahaan domestik yang skalanya lebih kecil. Aturan lisensi aset kripto di Uni Eropa yang terbaru memberi isyarat bahwa kerangka ini akan terus menguntungkan pemain besar yang memiliki modal kuat.
Pada akhir 2026, pasar kemungkinan akan lebih kecil dan lebih terkonsentrasi. Tapi, apakah nantinya lebih aman untuk pengguna ritel atau tidak, itu akan sangat tergantung pada penegakan aturan setelah tenggat berakhir.


