SpaceX akan memulai debutnya di Nasdaq dengan ticker SPCX paling cepat pada 12 Juni 2026, setelah mengajukan S-1 ke SEC pada 20 Mei. Elon Musk telah setuju untuk mengunci 100% saham miliknya selama 366 hari.
Pengaturan ini telah mengubah cara exchange kripto menentukan harga perusahaan sebelum listing. Hyperliquid, Binance, OKX, Bitget, dan BingX masing-masing menjalankan perpetual sintetis SPCX, sementara investor terakreditasi mendapatkan akses ke saham asli lewat Forge Global serta EquityZen dengan valuasi US$1,75 triliun.
Berikut beberapa pertanyaan beserta jawabannya yang pasti ingin diketahui para investor, bahkan ketika Elon Musk mengunci 100% kepemilikan SpaceX miliknya selama satu tahun.
Ikuti kami di X untuk mendapatkan berita terbaru secara langsung
Kepemilikan langsung tetap tidak tersedia bagi siapapun di luar struktur kepemilikan utama perusahaan.
Perpetual sintetis yang terdaftar di Hyperliquid, Binance, Bitget, OKX, dan BingX hanya mencerminkan valuasi implisit lewat kontrak derivatif dan tidak memberikan hak sebagai pemegang saham.
Platform sekunder seperti Forge Global dan EquityZen mensyaratkan status sebagai investor terakreditasi atau institusi yang memenuhi kualifikasi, sehingga investor kecil tidak bisa mengaksesnya.
Karena itu, kontrak perpetual kripto menjadi satu-satunya jalur bagi trader non-akreditasi yang ingin memanfaatkan harga SpaceX di pasar kripto menjelang 12 Juni.
Penentuan harga berasal dari oracle terkontruksi, bukan dari feed exchange secara langsung, karena belum ada pasar publik untuk SPCX.
Oracle ini menggabungkan data tender penawaran swasta terbaru, pembanding dari perusahaan publik yang bobotnya disesuaikan dengan tingkat pembicaraan, serta rata-rata harga dari pasar prediksi seperti Polymarket dan Kalshi.
Pembayaran funding rate lalu mendorong kontrak kembali ke harga acuan ketika trader mendorong harga terlalu jauh ke salah satu arah.
Pengaturan ini membuat SPCX-USDC jadi lebih rentan terhadap perselisihan oracle dan forced unwind dibandingkan instrumen yang telah listing secara umum.
Setelah SPCX resmi terdaftar di Nasdaq, para penyedia kontrak akan menarik kontrak pra-IPO tersebut atau menggantinya dengan perpetual yang terkait langsung pada harga saham terbaru.
Upgrade Hyperliquid HIP-3 memberikan Trade.xyz fleksibilitas untuk mengonversi atau menutup pasar sepenuhnya. Bitget, OKX, serta BingX belum mengumumkan rencana terkait produk pra-IPO mereka selanjutnya.
Saham SpaceX yang ditokenisasi dari Ondo, Backed Finance, dan Dinari akan tersedia beberapa jam setelah bel dibunyikan, sehingga menciptakan akses layer 24/7 yang paralel.
Dokumen S-1 yang diajukan ke SEC pada 20 Mei 2026, menjadi sumber utama yang mendata 18.712 Bitcoin (BTC) dalam neraca SpaceX.
Arkham Intelligence baru mengidentifikasi secara publik 8.285 BTC yang terhubung ke treasury Bitcoin SpaceX yang berlabel hingga April 2026, sehingga masih ada bagian besar yang belum diketahui wallet-nya.
Analis menyimpulkan kekurangan tersebut berasal dari alamat-alamat korporat yang belum terpetakan di dalam chain.
SpaceX menilai posisi tersebut sebesar US$1,293 miliar, dengan biaya akuisisi US$661 juta, sehingga menghasilkan keuntungan tertanam hampir US$632 juta.
Standar HIP-3 memungkinkan para pengembang independen untuk meluncurkan pasar perpetual tanpa harus menunggu proses review listing di exchange terpusat, jadi waktu peluncurannya bisa jauh lebih singkat.
Exchange terpusat butuh waktu, karena harus melewati proses kepatuhan internal dan pengecekan risiko yang sering memakan waktu berminggu-minggu.
Hyperliquid memanfaatkan keunggulan waktu ini dengan berhasil mencetak volume transaksi US$33 juta pada hari peluncurannya pada 18 Mei, ketika kontraknya sempat menyentuh US$216 sebelum akhirnya kembali turun ke area US$203.
Trade.xyz, pihak yang melakukan peluncuran, merupakan bagian dari divisi tokenisasi Hyperliquid, yaitu Hyperunit.
Cara terjelas adalah dengan menilai setiap fakta berdasarkan dokumen SEC (S-1) dan menganggap hal-hal di luar itu hanya interpretasi pasar.
S-1 yang menjadi patokan hukum, menetapkan beberapa aturan seperti masa lock-up Musk selama 366 hari, ketentuan bertahap 180 hari untuk pemegang saham lain, alokasi khusus 5% untuk kelompok teman dan keluarga, serta treasury sebesar 18.712 BTC.
Harga perpetual sintetis, konstruksi oracle, dan rencana tokenisasi wrapper masuk ke kategori interpretasi pasar, jadi bisa bergerak hanya karena sentimen.
Menjadikan dokumen SEC sebagai patokan utama, lalu mempertimbangkan juga risiko dari masing-masing platform, dapat membantu agar narasi trading spekulatif tidak mempengaruhi penilaian fundamental dari valuasi IPO.
Masa lock-up Musk selama 366 hari akan mengurangi tekanan jual dari pihak internal dalam waktu dekat. Sementara itu, pemegang saham lain menghadapi pembatasan 180 hari secara bertahap, yang bisa dibuka lebih awal jika laporan keuangan bagus atau harga saham naik di atas harga IPO.
S-1 juga mengalokasikan sekitar 5% saham untuk karyawan serta kelompok teman dan keluarga tanpa lock-up sama sekali.
Bagi institusi yang sedang mempertimbangkan investasi di SpaceX sebelum IPO, perbedaan antara eksposur sintetis dan ekuitas nyata akan tetap besar sampai saham benar-benar bisa diperdagangkan.
Musk tetap pegang kekuatan voting sekitar 85,1% lewat sistem dual-class stock, sehingga kendali tetap terpusat meski perusahaan sudah go public.
Nanti, apakah harga oracle yang dipasang di pasar kripto bisa bertemu dengan harga di Nasdaq setelah 12 Juni, itulah ujian paling jelas untuk melihat seberapa baik pasar ini menentukan harga dari perusahaan senilai US$1,75 triliun.


