Kehadiran PropAMM menunjukkan bahwa DEX mulai mengejar kualitas eksekusi seperti CEX. The post Mengenal PropAMM, Evolusi Market Maker Profesional di DeFi appearKehadiran PropAMM menunjukkan bahwa DEX mulai mengejar kualitas eksekusi seperti CEX. The post Mengenal PropAMM, Evolusi Market Maker Profesional di DeFi appear

Mengenal PropAMM, Evolusi Market Maker Profesional di DeFi

2026/06/04 13:08
durasi baca 5 menit
Untuk memberikan masukan atau menyampaikan kekhawatiran terkait konten ini, silakan hubungi kami di [email protected]

PropAMM mulai menjadi perhatian karena DeFi sedang bergerak dari model automated market maker tradisional yang pasif menuju sistem likuiditas yang lebih aktif, profesional, dan kompetitif.

Jika AMM tradisional mengandalkan rumus tetap seperti x*y=k dan liquidity pool publik, PropAMM membawa pendekatan baru dengan market maker profesional yang dapat mengatur harga secara lebih dinamis.

Kehadiran PropAMM menunjukkan bahwa DEX mulai mengejar kualitas eksekusi seperti CEX, terutama dari sisi spread yang lebih ketat, slippage lebih rendah, dan harga yang lebih efisien.

Apa Itu PropAMM?

PropAMM atau Proprietary Automated Market Maker adalah sistem market maker onchain yang menyediakan harga beli dan jual untuk swap token menggunakan strategi pricing milik market maker profesional.

Berbeda dari AMM tradisional yang memakai rumus tetap, PropAMM dapat memperbarui harga secara aktif berdasarkan model harga offchain dan kondisi pasar terbaru.

Secara sederhana, PropAMM bisa dipahami sebagai AMM yang dikelola seperti meja trading profesional. Likuiditasnya tidak selalu berasal dari liquidity provider publik, tetapi bisa berasal dari vault atau modal milik market maker tertentu.

PropAMM Menggabungkan Offchain Pricing dan Onchain Execution

Cara kerja PropAMM terbagi dalam dua lapisan utama: offchain pricing engine dan onchain execution.

Offchain pricing engine memantau berbagai data pasar seperti harga di CEX, order book, volatilitas, inventory, dan risiko. Dari data tersebut, sistem menentukan harga wajar yang kemudian dikirim ke smart contract onchain.

Setelah harga diperbarui, trader dapat melakukan swap melalui DEX atau aggregator. Jika kondisi sesuai, PropAMM mengeksekusi transaksi menggunakan likuiditas dari vault atau pool milik market maker.

Lebih Aktif Dibanding AMM Tradisional

Perbedaan utama PropAMM dengan AMM tradisional ada pada cara harga dan likuiditas dikelola.

AMM tradisional seperti Uniswap V1/V2 bersifat pasif karena harga mengikuti formula otomatis. Uniswap V3 lebih fleksibel melalui concentrated liquidity, tetapi LP tetap perlu melakukan rebalancing agar posisi tetap efisien.

PropAMM lebih aktif karena harga dan likuiditas dapat diperbarui dengan frekuensi tinggi. Model ini memungkinkan market maker merespons perubahan pasar, toxic flow, dan risiko inventory secara lebih cepat.

Eksekusi Lebih Efisien dari CEX

Salah satu alasan PropAMM menarik adalah potensi biaya eksekusi yang lebih rendah. Berdasarkan data yang dibahas, median biaya eksekusi PropAMM berada di sekitar 0,72 bps.

Sebagai perbandingan, best CEX all-in cost berada di sekitar 2,57 bps untuk tier institusional terendah. Artinya, median fill PropAMM tercatat sekitar 1,85 bps lebih murah.

Keunggulan ini juga terlihat pada distribusi fill yang lebih luas. Middle 50% fill PropAMM berada di rentang 0,33–1,36 bps, jauh lebih kompetitif dibanding biaya CEX yang bisa mencapai 10,57 bps pada retail fee tier tertinggi.

PropAMM di Solana Sudah Bukan Eksperimen Kecil

Di Solana, PropAMM sudah menunjukkan skala volume yang besar. Pada Maret 2026, PropAMM teratas di Solana mencatat volume onchain US$18,19 miliar untuk pasangan SOL/USDC dan US$1,68 miliar untuk SOL/USDT.

Total volume dari dua pasangan tersebut mencapai US$19,87 miliar.

Angka ini bahkan sebanding dengan gabungan volume spot SOL dari empat CEX besar: Binance US$10,56 miliar, Coinbase US$3,67 miliar, OKX US$2,52 miliar, dan Bybit US$2,46 miliar. Totalnya sekitar US$19,22 miliar.

Ini menunjukkan bahwa PropAMM di Solana sudah mampu menyaingi agregat volume top CEX untuk pasangan utama.

Baca juga: Proof of Work Kembali Jadi Narasi Panas: Mining untuk AI

Ekosistem PropAMM Makin Kompetitif

Landscape PropAMM di Solana mulai diisi oleh berbagai pemain dengan pendekatan berbeda.

Lifinity menjadi salah satu pionir oracle-based AMM sejak 2022. SolFi dari Ellipsis Labs membawa pengalaman dari orderbook Phoenix. Obric hadir dengan pendekatan proactive AMM dan mulai berekspansi lintas chain.

Selain itu, market maker profesional seperti Wintermute juga mulai masuk melalui Tessera V. Pemain lain seperti HumidiFi, GoonFi, dan ZeroFi ikut memperkuat ekosistem.

Kehadiran banyak operator menunjukkan bahwa PropAMM sudah berkembang menjadi landscape likuiditas onchain yang kompetitif.

Arah Kompetisi DEX Mulai Berubah

PropAMM menunjukkan bahwa kompetisi DEX ke depan tidak lagi hanya soal siapa yang memiliki TVL terbesar.

Kualitas eksekusi menjadi faktor yang semakin penting. Trader akan mencari DEX yang mampu memberi harga terbaik, slippage rendah, spread ketat, dan pengalaman trading yang mendekati CEX.

Dengan PropAMM, DEX dapat menjadi lebih efisien karena likuiditas dikelola secara aktif dan adaptif.

Risiko Utama: Transparansi Lebih Rendah

Meski menawarkan efisiensi, PropAMM juga membawa risiko baru. Risiko utama ada pada transparansi yang lebih terbatas.

Karena likuiditas bisa tertutup dan strategi harga berasal dari market maker tertentu, publik tidak selalu bisa memverifikasi bagaimana harga ditentukan.

Akses sebagai LP juga tidak sepenuhnya permissionless seperti AMM tradisional. Ini membuat PropAMM lebih efisien, tetapi juga lebih terpusat dari sisi kontrol likuiditas dan strategi.

Risiko Manipulasi Harga dan Spread

PropAMM juga berisiko mengalami manipulasi harga yang ditampilkan, perubahan spread mendadak, atau jeda antara harga yang ditampilkan dan harga saat transaksi dieksekusi onchain.

Karena pricing engine berjalan offchain, pengguna perlu mempercayai bahwa market maker memberi harga yang adil dan tidak mengeksploitasi informasi pasar.

Dengan kata lain, PropAMM membawa trade-off: execution lebih baik, tetapi trust dan transparansi menjadi isu yang harus diperhatikan.

Kesimpulan

PropAMM adalah evolusi penting dalam DeFi karena membawa model market making profesional ke dalam likuiditas onchain.

Dengan pricing yang lebih aktif, likuiditas yang lebih adaptif, dan biaya eksekusi yang lebih kompetitif, PropAMM dapat membuat DEX semakin dekat dengan kualitas CEX.

Namun, inovasi ini juga membawa tantangan besar. Transparansi lebih rendah, akses LP yang tidak sepenuhnya terbuka, serta risiko manipulasi harga perlu menjadi perhatian utama.

Ke depan, PropAMM bisa menjadi salah satu model penting dalam persaingan DEX. Namun, keberhasilannya akan bergantung pada kemampuan ekosistem menjaga keseimbangan antara efisiensi eksekusi dan prinsip dasar DeFi seperti transparansi, permissionless access, dan verifiability.

Baca juga: Kiamat Bitcoin? Google Klaim Komputer Kuantum Bobol BTC dalam 9 Menit!


Investasi dan trading crypto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset crypto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.

The post Mengenal PropAMM, Evolusi Market Maker Profesional di DeFi appeared first on Tokocrypto News.

Peluang Pasar
Logo DeFi
Harga DeFi(DEFI)
$0.0001863
$0.0001863$0.0001863
+3.32%
USD
Grafik Harga Live DeFi (DEFI)

Launchpad SPACEX(PRE)

Launchpad SPACEX(PRE)Launchpad SPACEX(PRE)

Daftar untuk kesempatan undian gratis

Penafian: Artikel yang diterbitkan ulang di situs web ini bersumber dari platform publik dan disediakan hanya sebagai informasi. Artikel tersebut belum tentu mencerminkan pandangan MEXC. Seluruh hak cipta tetap dimiliki oleh penulis aslinya. Jika Anda meyakini bahwa ada konten yang melanggar hak pihak ketiga, silakan hubungi [email protected] agar konten tersebut dihapus. MEXC tidak menjamin keakuratan, kelengkapan, atau keaktualan konten dan tidak bertanggung jawab atas tindakan apa pun yang dilakukan berdasarkan informasi yang diberikan. Konten tersebut bukan merupakan saran keuangan, hukum, atau profesional lainnya, juga tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi atau dukungan oleh MEXC.

Saham (Beta) Kini Tersedia

Saham (Beta) Kini TersediaSaham (Beta) Kini Tersedia

Dagang ekuitas AS riil via broker teregulasi