CEO Cerebras Systems (CBRS), Andrew Feldman, menjadi sorotan pada hari Rabu ketika ia mengonfirmasi di konferensi Bloomberg Tech di San Francisco bahwa perusahaannya membangun kemitraan di seluruh ruang infrastruktur AI — namun tidak memiliki rencana untuk bekerja sama dengan Nvidia (NVDA).
Cerebras Systems Inc., CBRS
Komentar tersebut menarik perhatian karena Nvidia tetap menjadi pemain dominan dalam chip AI. Cerebras tampaknya sedang membuka jalur tersendiri dengan bekerja sama dengan hampir semua pihak lain dalam rantai pasokan pusat data.
Cerebras tidak memberikan detail spesifik mengenai pergerakan harga sahamnya terkait pengumuman kemitraan ini, namun kesepakatan perusahaan telah menempatkannya di pusat pembangunan infrastruktur AI yang berkembang pesat.
Kemitraan besar pertama yang tercatat adalah dengan Amazon (AMZN). Dalam kesepakatan tersebut, chip Cerebras akan digunakan di dalam pusat data Amazon Web Services bersama silikon yang dikembangkan sendiri oleh AWS. Ini merupakan bentuk kepercayaan yang signifikan — AWS biasanya tidak membuka pusat datanya kepada vendor chip luar tanpa alasan yang kuat.
Perjanjian kedua melibatkan OpenAI. Cerebras telah mengunci kesepakatan pasokan dengan pembuat ChatGPT, semakin memperkuat posisinya sebagai alternatif yang kredibel terhadap ekosistem Nvidia.
Feldman menggambarkan kedua perjanjian Amazon dan OpenAI tersebut sebagai yang terjadi dalam apa yang disebutnya "90 hari yang cukup baik" menjelang IPO perusahaan. Jadwal tersebut mengindikasikan kedua kesepakatan ditutup secara beruntun sebelum perusahaan go public — posisi yang kuat untuk dicatatkan.
Pendekatan perusahaan adalah mencampurkan chipnya sendiri dengan komponen dari pemasok lain, tergantung pada kebutuhan setiap bagian dari beban kerja AI. Strategi modular ini tampaknya semakin mendapat perhatian dari pemain cloud dan AI besar.
Nvidia secara mencolok absen dari daftar kemitraan Feldman. Komentar CEO tersebut langsung: Cerebras bekerja sama dengan komunitas perangkat keras AI yang lebih luas, namun Nvidia bukan bagian dari gambaran tersebut, setidaknya untuk saat ini.
Hal ini memposisikan Cerebras sebagai pemain ekosistem alternatif dalam infrastruktur AI. Alih-alih bersaing secara langsung, perusahaan membangun jaringan kemitraan yang dengan sengaja melewati produk-produk Nvidia.
Apakah strategi tersebut dapat bertahan dalam skala besar masih harus dilihat. Namun kesepakatan Amazon dan OpenAI memberikan kredibilitas komersial nyata bagi Cerebras memasuki periode lonjakan permintaan komputasi AI.
Komentar Feldman di konferensi Bloomberg Tech pada hari Rabu merupakan sinyal publik paling jelas sejauh ini tentang di mana Cerebras menetapkan batasnya — dan di mana ia melihat peluang terbaiknya.
The post Why Cerebras (CBRS) Stock Is Betting on Amazon and OpenAI — and Not Nvidia appeared first on CoinCentral.


