Ekonomi AS menambah lebih banyak lapangan pekerjaan dari yang diperkirakan pada Mei, sehingga harapan bahwa The Fed akan segera melonggarkan kebijakan moneter jadi menurun. Data ini bisa memberi tekanan baru ke pasar aset kripto dan saham-saham AS berpertumbuhan tinggi, yang memang sudah sensitif terhadap ekspektasi suku bunga.
Nonfarm payrolls naik sebanyak 172.000 pada Mei 2026, sementara tingkat pengangguran tetap di angka 4,3%. Jumlah pengangguran turun 66.000 menjadi 7,31 juta orang.
Laporan ini juga memperlihatkan pertumbuhan pekerjaan pada Maret dan April ternyata lebih kuat dari laporan awal. Data payroll untuk dua bulan tersebut direvisi naik dengan tambahan total 93.000 lapangan kerja.
Kebanyakan perekrutan baru berasal dari sektor hiburan dan perhotelan, pemerintah daerah, serta layanan kesehatan. Hal ini mengisyaratkan bahwa beberapa bagian ekonomi AS masih tangguh walaupun biaya pinjaman lebih tinggi.
Bagi pasar, laporan ini memberikan pandangan campuran. Pasar tenaga kerja yang kuat mendukung belanja konsumen dan mengurangi kekhawatiran perlambatan ekonomi yang tajam. Akan tetapi, situasi ini juga membuat The Fed punya lebih sedikit alasan untuk memangkas suku bunga dalam waktu dekat.
Hal ini penting untuk aset kripto. Bitcoin dan aset digital lain biasanya tampil lebih baik ketika investor memperkirakan suku bunga lebih rendah dan likuiditas lebih longgar. Data ketenagakerjaan yang kuat bisa mendorong yield obligasi naik dan membuat aset yang lebih aman jadi lebih menarik.
Akibatnya, laporan ini bisa menekan Bitcoin, Ethereum, dan token-token kecil dalam jangka pendek. Saat ini, aset kripto memang sudah mendapat tekanan minggu ini akibat arus keluar ETF, likuidasi paksa, dan sentimen investor yang melemah.
Dampaknya pada saham AS mungkin akan lebih bervariasi. Data ketenagakerjaan yang kuat bisa menopang perusahaan yang berkaitan dengan belanja konsumen dan perekonomian secara umum. Tapi saham-saham teknologi dan yang terkait AI bisa terpukul jika trader memperkirakan suku bunga akan tetap tinggi lebih lama.
Saham dengan pertumbuhan tinggi biasanya lebih mengandalkan ekspektasi pendapatan di masa depan. Suku bunga yang lebih tinggi akan menurunkan nilai keuntungan masa depan di mata investor. Kondisi ini membuat saham teknologi yang tercatat di Nasdaq jadi lebih rentan dibandingkan saham-saham value atau defensif.
Secara keseluruhan, laporan ketenagakerjaan Mei menandakan ekonomi AS tetap lebih kuat dari perkiraan. Tetapi bagi pasar keuangan, kekuatan ini juga membawa konsekuensi.
Kondisi seperti ini membuat argumen pemangkasan suku bunga semakin lemah, dan bisa terus memberi tekanan pada aset kripto serta saham-saham berpertumbuhan tinggi yang mahal.
