45% bank sentral berencana menambah cadangan emas mereka dalam 12 bulan ke depan, menjadi tingkat tertinggi dalam sejarah survei World Gold Council.
Studi tahunan ini juga menemukan bahwa 89% bank sentral memperkirakan kepemilikan emas bank sentral dunia akan meningkat, sedangkan hanya 1% yang memprediksi penurunan.
Ikuti kami di X untuk mendapatkan berita terbaru secara langsung
Bank sentral telah membeli rata-rata 1.000 ton emas sejak 2022. Laju ini dua kali lipat dari rata-rata 500 ton per tahun selama dekade sebelumnya.
Data bulanan terbaru memperkuat tren tersebut. Pembeli resmi kembali melakukan pembelian bersih pada April, menambah 19 ton setelah sebelumnya mencatat penjualan bersih di Maret.
Polandia memimpin bulan lalu dengan tambahan 14 ton, sehingga total 2026nya menjadi 45 ton. Cina menambah 8 ton, menandai bulan ke-18 berturut-turut membeli emas.
Tidak semua aktivitas berjalan searah. Rusia meneruskan tren menjual dengan 6 ton di April, sedangkan Turki mempertahankan cadangannya tetap stabil.
Selain itu, responden menunjuk alasan klasik untuk memegang emas. Perannya sebagai penyimpan nilai jangka panjang, performanya di masa krisis, dan manfaat diversifikasi masih menjadi motivasi utama.
Sinyal ekonomi dan geopolitik juga mempengaruhi keputusan cadangan. Tingkat suku bunga menempati posisi teratas dengan 92%, sama seperti tahun sebelumnya. Instabilitas geopolitik dan inflasi menyusul di belakangnya.
Instabilitas kini sedikit mengungguli inflasi, perubahan yang dikaitkan laporan ini dengan konflik di Iran. Sebagian besar jawaban masuk setelah konflik Timur Tengah muncul di awal 2026.
Pada saat yang sama, kepercayaan terhadap dolar terus melemah. Sekitar 74% responden memperkirakan porsi cadangan mereka dalam lima tahun ke depan akan turun, sedangkan 84% berharap porsi emas akan naik.
Tidak semua sinyal mengarah ke atas. Opsi bearish menyasar penurunan harga emas hingga 40% pada 2028, sementara Citigroup memangkas proyeksi harga menjadi US$4.000.
Perbedaan pandangan ini menjadi ujian nyata bagi pasar. Permintaan resmi yang stabil perlu menyeimbangkan jika minat investor swasta mendingin supaya harga tetap kuat.
Langganan channel YouTube kami agar bisa menonton pemimpin dan jurnalis memberikan wawasan ahli