Senator Cynthia Lummis dan Ruben Gallego memperkenalkan resolusi bipartisan yang menolak setiap kemungkinan grasi presiden untuk Sam Bankman-Fried, pendiri FTX yang telah divonis bersalah dan kini sedang memohon grasi dari dalam penjara.
Resolusi ini memang tidak bisa memblokir grasi, tapi menegaskan penolakan kuat dari Senat saat petisi grasi tersebut masih menunggu keputusan di Departemen Kehakiman.
Bankman-Fried ikut mendirikan FTX dan Alameda Research sebelum keduanya kolaps pada November 2022. Juri menyatakan dia bersalah atas tujuh dakwaan penipuan dan konspirasi pada tahun 2023.
Hakim Lewis Kaplan memvonisnya 25 tahun penjara dan memerintahkan penyitaan aset senilai US$11 miliar. Jaksa menuturkan bahwa skema ini telah mencuri lebih dari US$8 miliar milik para nasabah.
Pada 28 April 2026, Hakim Kaplan menolak permohonan sidang ulang dari Bankman-Fried. Pengadilan banding federal kemudian menguatkan vonis penipuan dan hukuman 25 tahun terhadapnya pada pekan lalu. Resolusi ini menegaskan bahwa hukuman tersebut mencerminkan skala dan kesengajaan atas kejahatan yang dilakukan.
Ikuti kami di X untuk mendapatkan berita terbaru secara langsung
Bankman-Fried mengajukan petisi grasi ke Kantor Pengampunan DOJ. Catatan resmi menyebutkan permohonan tersebut masih dalam proses.
Mantan CEO FTX ini telah secara terbuka menyatakan dukungan untuk Presiden Donald Trump lewat postingan di X. Laporan juga menyebutkan bahwa orang tuanya aktif mengupayakan grasi presiden dengan melibatkan pengacara yang memiliki hubungan ke Trump pada 2025.
Walaupun ada berbagai upaya ini, Trump menepis kemungkinan memberi grasi pada Bankman-Fried di Januari lalu. Dengan hukuman saat ini, Bankman-Fried diperkirakan bebas pada tahun 2044.
Di luar masa hukumannya, ia dilaporkan pernah membicarakan ide meluncurkan token aset kripto baru setelah dia bebas dari penjara.
Subscribe ke channel YouTube kami untuk menyaksikan wawasan dari para pemimpin dan jurnalis ahli
