Tekanan jual altcoin di exchange spot turun ke level terdalam sejak 2020, menandai 15 bulan berturut-turut arus jual bersih di pasar di luar Bitcoin (BTC) dan Ethereum (ETH).
Tapi, indikator CryptoQuant lain menunjukkan arah yang berlawanan. Indeks Altcoin Season 180-hari di platform ini perlahan mendekati angka yang secara historis menjadi sinyal awal untuk altcoin season.
Metode ini melacak akumulasi selisih antara volume beli dan volume jual altcoin selain BTC dan ETH. Penurunan ke level negatif terdalam sejak 2020 menandakan tekanan jual bersih yang berlangsung di exchange spot.
Ikuti kami di X untuk mendapatkan berita terbaru secara langsung
Indikator ini hampir kembali normal di awal 2025, lalu berbalik dan terus turun selama beberapa bulan berikutnya. Menurut analis CryptoQuant, IT Tech,
Altcoin Season Index menjadi penyeimbang. Versi 180-hari CryptoQuant nilainya 18,48. Menurut seorang analis, “altcoin season benar-benar dimulai” saat indikator ini melewati angka 20. Dengan gap ini, rotasi modal nampaknya mulai terbentuk, bukan berjalan penuh.
Joao Wedson, founder Alphractal, memaparkan bahwa banyak altcoin yang sempat turun tajam sepanjang 2025 dan awal 2026 mungkin bisa terhindar dari rekor harga terendah baru.
Wedson menyebut sebagian besar pasar sudah masuk ke fase “depresi” dalam siklus, yaitu saat banyak investor keluar sementara para holder besar melakukan akumulasi diam-diam.
Di sisi lain, Crypto Kid punya pandangan bearish. Trader ini menilai altcoin season yang sebenarnya perlu cetak uang besar-besaran seperti siklus tahun 2020 dan 2021. Ia memperkirakan peluang itu baru terjadi sekitar 2028 atau 2029.
Dua sinyal ini membuat arah jangka pendek masih belum pasti. Satu sisi menunjukkan altcoin mengalami tekanan jual terberat dalam lima tahun terakhir. Sementara itu, indikator rotasi sudah mulai mendekati pemicunya. Langkah berikutnya akan sangat bergantung apakah akumulasi selektif atau menunggu kebijakan yang lebih longgar menjadi penentu.
Berlangganan YouTube kami untuk tonton para pemimpin dan jurnalis membagikan insight ahli

