Anthropic dan Sarvam AI dari India mengembangkan sistem artificial intelligence (AI) pesaing di benua yang berbeda. Meski begitu, kedua laboratorium ini diam-diam terhubung, dan hubungan mereka tidak berkaitan dengan teknologi yang mereka kembangkan.
Keterkaitan tersebut ada di dalam daftar pemegang saham mereka. Investor global yang mendanai pembuat Claude, juga menanamkan modal ke startup AI paling menonjol di India.
Lightspeed Venture Partners memimpin putaran pendanaan Seri E untuk Anthropic senilai US$3,5 miliar pada Maret 2025. Pendanaan ini memberikan valuasi kepada pembuat Claude senilai US$61,5 miliar.
Dokumen korporasi India menunjukkan kisah serupa. Entitas Lightspeed memegang saham biasa, saham preferen, serta obligasi konversi di Axonwise Private Limited.
Axonwise merupakan entitas hukum di balik Sarvam AI, yang baru-baru ini meraih pendanaan US$234 juta dengan valuasi US$1,5 miliar. Vivek Raghavan dan Pratyush Kumar mendirikan perusahaan ini pada tahun 2023. Itu berarti, perusahaan yang sama menjadi penopang laboratorium AI Amerika Serikat terdepan dan pesaing dari India secara bersamaan.
Ikuti kami di X untuk mendapatkan kabar terbaru secara langsung
Keterkaitan General Catalyst ke Sarvam terjadi melalui akuisisi. Pada tahun 2024, perusahaan ini bergabung dengan Venture Highway, investor seed yang fokus di India.
Venture Highway Fund III memegang obligasi konversi Seri A di Sarvam. General Catalyst juga mendanai Anthropic dan Mistral AI dari Prancis. Dengan demikian, mereka terlibat di tiga laboratorium AI yang sedang jadi sorotan dunia.
Selain Anthropic, dokumen yang sama juga menghubungkan Sarvam dengan OpenAI. Khosla Ventures memegang ekuitas Sarvam dan saham preferen Seri A. Perusahaan ini merupakan investor modal ventura pertama OpenAI.
Pendukung yang sama tidak serta merta menjadikan perusahaan AI ini sebagai mitra. Namun, mereka memperlihatkan seberapa terkonsentrasinya pendanaan AI saat ini. Nama-nama yang sama sekarang semakin menentukan laboratorium AI mana yang berkembang, mulai dari San Francisco hingga Bengaluru.
Langganan channel YouTube kami untuk menyimak wawasan para pemimpin dan jurnalis ahli

