CEO ARK Invest, Cathie Wood, menilai ketidakstabilan global dapat menjadi katalis besar berikutnya bagi Bitcoin.
Pernyataan ini muncul ketika perhatian investor global banyak tertuju pada artificial intelligence, saham teknologi, IPO, dan sektor pertumbuhan tinggi lainnya.
Menurut Wood, meskipun AI sedang mendominasi pasar, Bitcoin tetap memiliki fungsi unik yang tidak bisa digantikan oleh teknologi baru mana pun.
Menurut Coingape, Wood menilai arus modal keluar dari negara-negara yang mengalami tekanan ekonomi dan politik dapat mendorong permintaan terhadap Bitcoin.
Dalam kondisi ketika kepercayaan terhadap mata uang, bank, atau pemerintah mulai melemah, investor biasanya mencari aset alternatif untuk melindungi nilai kekayaan.
Di sinilah Bitcoin tetap memiliki peran sebagai store of value dan aset yang bersifat borderless.
Wood tidak melihat AI dan Bitcoin sebagai dua aset yang saling menggantikan.
Menurutnya, AI adalah peluang pertumbuhan jangka panjang yang berfokus pada revolusi teknologi. Sementara itu, Bitcoin berfungsi sebagai perlindungan finansial ketika terjadi ketidakpastian geopolitik, inflasi, pelemahan mata uang, dan tekanan moneter.
Dengan kata lain, AI menawarkan growth exposure, sedangkan Bitcoin menawarkan financial hedge.
Pandangan Wood sejalan dengan komentar analis ARK, Lorenzo Valente, yang menyebut banyak investor mulai melupakan alasan awal Bitcoin diciptakan.
Menurut Valente, adopsi institusional memang telah mengubah cara Bitcoin diperdagangkan. Namun, BTC tidak seharusnya hanya dilihat sebagai aset spekulatif atau risk-on asset.
Bitcoin tetap menawarkan sistem keuangan alternatif bagi pihak yang mencari perlindungan dari instabilitas ekonomi.
Sebagian investor menilai crypto kini berada dalam posisi yang kurang menarik.
Bitcoin, Ethereum, dan Solana dianggap masih terlalu berisiko jika dibandingkan dengan aset safe haven tradisional seperti emas. Namun, di saat yang sama, aset crypto juga dinilai tidak seagresif saham AI atau perusahaan teknologi baru dari sisi potensi pertumbuhan.
Akibatnya, sebagian modal mulai berpindah dari crypto ke AI stocks, IPO, dan sektor dengan narasi pertumbuhan yang lebih kuat.
Cathie Wood tidak sepakat dengan pandangan tersebut.
Menurutnya, Bitcoin tidak perlu bersaing langsung dengan AI stocks karena keduanya menjawab kebutuhan investasi yang berbeda.
AI menjadi narasi pertumbuhan, sementara Bitcoin menjadi aset perlindungan ketika kondisi global memburuk. Karena itu, melemahnya minat terhadap crypto dalam jangka pendek tidak menghapus fungsi utama Bitcoin.
Baca Juga: Opsi Bitcoin dan Ethereum Senilai US$10,63 Miliar Expire saat Pasar Cari Titik Bottom
Tim Research Tokocrypto menilai Wood juga menyoroti meningkatnya capital outflow dari negara-negara yang lebih tidak stabil.
“Jika tekanan ekonomi global meningkat, permintaan terhadap aset terdesentralisasi seperti Bitcoin berpotensi ikut naik,” ujarnya.
Dalam skenario ini, Bitcoin bisa kembali menarik perhatian sebagai aset yang tidak bergantung pada satu negara, bank sentral, atau sistem perbankan tertentu.
Pandangan bullish Wood juga terlihat dari langkah terbaru ARK Invest.
Menurut disclosure perdagangan terbaru, ARK membeli lebih dari US$25 juta saham terkait crypto dan fintech.
Pembelian tersebut mencakup Coinbase, SpaceX, Circle, Bullish, dan Robinhood.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Sabtu, 27 Juni 2026. Sumber: Tokocrypto.
Aksi beli ARK menunjukkan bahwa perusahaan masih percaya pada prospek jangka panjang aset digital dan perusahaan yang membangun infrastruktur crypto.
Keyakinan ini tetap bertahan meskipun pasar masih dibayangi inflasi, suku bunga tinggi, dan ketidakpastian ekonomi global.
Bagi ARK, sektor crypto masih memiliki ruang pertumbuhan, terutama jika kebutuhan terhadap sistem keuangan alternatif semakin meningkat.
Meski AI saat ini menjadi pusat perhatian, Wood menilai peran Bitcoin sebagai hedge global belum berubah.
Bitcoin tetap dipandang sebagai aset yang bisa digunakan untuk melindungi nilai ketika sistem keuangan tradisional menghadapi tekanan.
Jika ketidakstabilan global terus meningkat, fungsi ini justru bisa menjadi semakin penting bagi investor.
Baca Juga: Kapitalisasi Pasar Altcoin Tersungkur Saat Bitcoin Memimpin
Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.
The post Cathie Wood: Ketidakstabilan Global Bisa Jadi Katalis Reli Bitcoin Berikutnya appeared first on Tokocrypto News.

