Ketahui penjelasan GRAM(prev.Toncoin) (GRAM), mekanismenya, dan mengapa ini penting dalam kripto. Jelajahi fitur, kegunaan, tokenomi, dan tutorialnya dengan MEXC.Ketahui penjelasan GRAM(prev.Toncoin) (GRAM), mekanismenya, dan mengapa ini penting dalam kripto. Jelajahi fitur, kegunaan, tokenomi, dan tutorialnya dengan MEXC.

Logo GRAM(prev.Toncoin)

Penjelasan GRAM(prev.Toncoin) (GRAM)

$1.745
$1.745$1.745
-3.27%1D
USD

Mulailah belajar tentang penjelasan GRAM(prev.Toncoin) melalui panduan, tokenomi, informasi perdagangan, dan banyak lagi.

Halaman terakhir diperbarui: 2026-07-05 11:08:00 (UTC+8)

Pengantar Dasar GRAM(prev.Toncoin) (GRAM)

Selain memproses jutaan transaksi per detik, ekosistem berbasis blockchain TON memiliki semua peluang untuk memunculkan Internet Web3.0 asli dengan penyimpanan terdesentralisasi, jaringan anonim, DNS, pembayaran instan, dan berbagai layanan terdesentralisasi.

Profil GRAM(prev.Toncoin) (GRAM)

Nama Token
GRAM(prev.Toncoin)
Simbol Ticker
GRAM
Blockchain Publik
TONCOIN
Whitepaper
Situs Web Resmi
Sektor
LAYER 1 / LAYER 2
Ekosistem TON
Kapitalisasi Pasar
$ 4.68B
All Time Low
$ 0.390616
All Time High
$ 8.2350
Media Sosial
Explorer Blok

Penjelasan Perdagangan GRAM(prev.Toncoin) (GRAM)

Perdagangan GRAM(prev.Toncoin) (GRAM) mengacu pada pembelian dan penjualan token tersebut di pasar mata uang kripto. Di MEXC, pengguna dapat berdagang GRAM melalui berbagai pasar tergantung pada tujuan investasi dan preferensi risiko Anda. Dua metode yang paling umum adalah perdagangan spot dan perdagangan futures.

Perdagangan Spot GRAM(prev.Toncoin) (GRAM)

Perdagangan spot kripto adalah membeli atau menjual GRAM secara langsung pada harga pasar saat ini. Setelah perdagangan selesai, Anda memiliki token GRAM sebenarnya yang dapat disimpan, ditransfer, atau dijual nanti. Perdagangan spot adalah cara paling mudah untuk mendapatkan eksposur ke GRAM tanpa leverage.

Perdagangan Spot GRAM(prev.Toncoin)

Cara Memperoleh GRAM(prev.Toncoin) (GRAM)

Anda dapat dengan mudah memperoleh GRAM(prev.Toncoin) (GRAM) di MEXC menggunakan berbagai metode pembayaran, seperti kartu kredit, kartu debit, transfer bank, Paypal, dan masih banyak lagi! Pelajari cara membeli token di MEXC sekarang!

Panduan Cara Membeli GRAM(prev.Toncoin)

Wawasan Lebih Dalam Tentang GRAM(prev.Toncoin) (GRAM)

Sejarah dan Latar Belakang GRAM(prev.Toncoin) (GRAM)

<p><b>GRAM (sebelumnya Toncoin)</b> adalah proyek mata uang kripto yang memiliki sejarah kompleks dan kontroversial. Proyek ini awalnya dikembangkan oleh Telegram, aplikasi perpesanan populer yang didirikan oleh Pavel dan Nikolai Durov.</p>

<p><b>Awal Mula Proyek TON</b></p>
<p>Pada tahun 2018, Telegram mengumumkan rencana ambisius untuk meluncurkan Telegram Open Network (TON), sebuah platform blockchain generasi ketiga. Token asli jaringan ini dinamakan Gram. Telegram berhasil mengumpulkan sekitar $1,7 miliar melalui penawaran token pribadi kepada investor institusional, menjadikannya salah satu Initial Coin Offering (ICO) terbesar dalam sejarah.</p>

<p><b>Masalah Hukum dengan SEC</b></p>
<p>Pada Oktober 2019, Securities and Exchange Commission (SEC) Amerika Serikat mengajukan tuntutan darurat terhadap Telegram, menuduh bahwa penjualan token Gram merupakan penawaran sekuritas yang tidak terdaftar. SEC berpendapat bahwa Telegram melanggar hukum sekuritas AS dengan menjual token kepada investor tanpa registrasi yang tepat.</p>

<p><b>Penghentian Proyek Resmi</b></p>
<p>Setelah pertempuran hukum yang panjang, pada Mei 2020, Pavel Durov mengumumkan bahwa Telegram secara resmi menghentikan keterlibatannya dalam proyek TON. Telegram setuju untuk mengembalikan sebagian dana kepada investor dan membayar denda $18,5 juta kepada SEC. Durov menyatakan bahwa sistem pengadilan AS tidak kompatibel dengan visi desentralisasi mereka.</p>

<p><b>Kebangkitan Komunitas</b></p>
<p>Meskipun Telegram mundur, komunitas pengembang independen memutuskan untuk melanjutkan proyek tersebut. Mereka meluncurkan versi open-source dari blockchain TON dengan nama baru, dan token yang sebelumnya dikenal sebagai Gram kemudian berkembang menjadi ekosistem yang dikelola komunitas tanpa keterlibatan resmi Telegram.</p>

<p><b>Warisan dan Pengaruh</b></p>
<p>GRAM atau Toncoin mewakili salah satu contoh menarik tentang bagaimana proyek blockchain dapat bertahan dan berkembang bahkan setelah pendiri aslinya mundur. Sejarah ini juga menunjukkan pentingnya kepatuhan regulasi dalam industri kripto, terutama ketika berhadapan dengan otoritas sekuritas di yurisdiksi besar seperti Amerika Serikat.</p>

Siapa yang Menciptakan GRAM(prev.Toncoin) (GRAM)?

Siapa yang Menciptakan GRAM (prev.Toncoin)?

GRAM, yang sebelumnya dikenal sebagai Toncoin, adalah proyek cryptocurrency yang diciptakan oleh Telegram Messenger, platform messaging populer yang didirikan oleh Pavel Durov dan Nikolai Durov pada tahun 2013. Pavel Durov adalah CEO Telegram, sementara saudaranya Nikolai Durov adalah seorang matematikawan brilian yang bertanggung jawab atas pengembangan teknologi di balik platform tersebut.

Latar Belakang Proyek TON

Pada tahun 2018, Telegram mengumumkan rencana ambisius untuk meluncurkan Telegram Open Network (TON), sebuah platform blockchain generasi ketiga yang dirancang untuk mendukung transaksi cepat dan skalabel. GRAM adalah token asli yang dirancang untuk ekosistem TON ini. Proyek ini bertujuan untuk mengintegrasikan cryptocurrency ke dalam aplikasi Telegram yang memiliki ratusan juta pengguna di seluruh dunia.

Penggalangan Dana ICO

Telegram berhasil mengumpulkan sekitar 1,7 miliar dolar AS melalui dua putaran Initial Coin Offering (ICO) privat pada awal 2018, menjadikannya salah satu ICO terbesar dalam sejarah cryptocurrency. Dana ini dikumpulkan dari investor institusional dan individu berpenghasilan tinggi untuk mendanai pengembangan jaringan TON dan token GRAM.

Masalah Regulasi dengan SEC

Namun, proyek ini menghadapi hambatan serius ketika Securities and Exchange Commission (SEC) Amerika Serikat mengajukan gugatan terhadap Telegram pada Oktober 2019. SEC menuduh bahwa penjualan token GRAM merupakan penawaran sekuritas yang tidak terdaftar dan melanggar hukum sekuritas AS.

Penghentian Proyek Resmi

Setelah pertempuran hukum yang panjang, pada Mei 2020, Pavel Durov mengumumkan bahwa Telegram secara resmi menghentikan keterlibatannya dalam proyek TON dan mengembalikan sebagian dana kepada investor. Telegram tidak lagi terlibat dalam pengembangan jaringan atau distribusi token GRAM.

Kelanjutan oleh Komunitas

Meskipun Telegram mundur, komunitas pengembang independen melanjutkan proyek tersebut dengan nama TON Foundation, dan token tersebut kemudian dikenal sebagai Toncoin. Jaringan ini tetap beroperasi sebagai proyek open-source yang dikelola oleh komunitas, bukan lagi oleh Telegram atau pendirinya.

Bagaimana Mekanisme GRAM(prev.Toncoin) (GRAM)?

GRAM, yang sebelumnya dikenal sebagai Toncoin, adalah cryptocurrency yang dikembangkan oleh Telegram Open Network (TON). Meskipun proyek asli TON telah dihentikan oleh Telegram pada tahun 2020, jaringan ini kemudian dilanjutkan oleh komunitas independen sebagai TON blockchain.

Arsitektur Blockchain Multi-Layer

GRAM beroperasi pada arsitektur blockchain yang canggih dengan sistem multi-layer. Jaringan ini menggunakan masterchain sebagai lapisan utama yang mengkoordinasikan seluruh jaringan, sementara workchains berfungsi sebagai blockchain paralel yang memproses transaksi secara bersamaan. Struktur ini memungkinkan skalabilitas tinggi dengan kemampuan memproses jutaan transaksi per detik.

Mekanisme Konsensus Proof of Stake

Jaringan GRAM menggunakan mekanisme konsensus Proof of Stake (PoS) yang memungkinkan validator untuk mengamankan jaringan dengan melakukan staking token mereka. Validator dipilih berdasarkan jumlah token yang mereka pertaruhkan, dan mereka menerima reward atas partisipasi mereka dalam memvalidasi blok dan transaksi. Sistem ini lebih efisien energi dibandingkan Proof of Work.

Sharding Dinamis

Salah satu fitur utama adalah kemampuan sharding dinamis yang memungkinkan jaringan membagi beban kerja secara otomatis. Ketika volume transaksi meningkat, blockchain dapat membuat shard baru untuk menangani beban tambahan, dan ketika aktivitas menurun, shard dapat digabungkan kembali. Ini memastikan efisiensi dan kecepatan optimal.

Smart Contracts dan TON Virtual Machine

GRAM mendukung smart contracts melalui TON Virtual Machine yang memungkinkan pengembang membuat aplikasi terdesentralisasi. Smart contracts ini dapat berinteraksi lintas shard dan workchain, memberikan fleksibilitas tinggi dalam pengembangan aplikasi blockchain yang kompleks.

Sistem Pembayaran Instant

Jaringan ini dirancang untuk transaksi mikro yang cepat dan murah, dengan waktu konfirmasi hanya beberapa detik. Biaya transaksi yang rendah membuat GRAM ideal untuk pembayaran sehari-hari dan transfer nilai dalam skala kecil maupun besar.

Fitur Utama GRAM(prev.Toncoin) (GRAM)

<p><b>GRAM (sebelumnya Toncoin)</b> adalah mata uang kripto yang awalnya dikembangkan oleh Telegram sebagai bagian dari proyek TON (The Open Network). Meskipun proyek asli Telegram telah dihentikan, komunitas melanjutkan pengembangan dengan nama yang berbeda. Berikut adalah karakteristik utama dari GRAM:</p>

<p><b>Kecepatan Transaksi Tinggi:</b> GRAM dirancang dengan teknologi blockchain yang mampu memproses jutaan transaksi per detik. Arsitektur multi-blockchain memungkinkan skalabilitas yang sangat baik dibandingkan dengan blockchain generasi pertama seperti Bitcoin atau Ethereum. Sistem ini menggunakan mekanisme sharding dinamis yang membagi beban kerja secara efisien.</p>

<p><b>Biaya Transaksi Rendah:</b> Salah satu keunggulan utama GRAM adalah biaya transaksi yang sangat minimal. Hal ini memungkinkan pengguna untuk melakukan transaksi mikro tanpa khawatir tentang biaya yang tinggi, menjadikannya ideal untuk pembayaran sehari-hari dan aplikasi yang memerlukan banyak transaksi kecil.</p>

<p><b>Mekanisme Konsensus Proof of Stake:</b> GRAM menggunakan sistem Proof of Stake yang lebih ramah lingkungan dibandingkan Proof of Work. Validator dipilih berdasarkan jumlah token yang mereka pertaruhkan, mengurangi konsumsi energi secara signifikan sambil tetap menjaga keamanan jaringan.</p>

<p><b>Smart Contract Canggih:</b> Platform ini mendukung smart contract yang kompleks dengan bahasa pemrograman khusus yang dirancang untuk keamanan dan efisiensi. Pengembang dapat membangun aplikasi terdesentralisasi dengan fungsionalitas yang luas, termasuk DeFi, NFT, dan aplikasi sosial.</p>

<p><b>Interoperabilitas:</b> GRAM dirancang untuk berinteraksi dengan blockchain lain, memfasilitasi transfer aset lintas rantai dan komunikasi antar jaringan yang berbeda, menciptakan ekosistem kripto yang lebih terhubung dan terintegrasi.</p>

Distribusi dan Alokasi GRAM(prev.Toncoin) (GRAM)

Alokasi dan Distribusi GRAM (sebelumnya Toncoin)

GRAM adalah token cryptocurrency yang awalnya dikembangkan oleh Telegram sebagai bagian dari proyek Telegram Open Network (TON). Proyek ini memiliki sejarah distribusi yang unik dan kompleks karena berbagai tantangan regulasi yang dihadapi.

Rencana Distribusi Awal

Pada tahap awal, Telegram merencanakan penjualan token GRAM melalui Initial Coin Offering (ICO) pada tahun 2018. Perusahaan berhasil mengumpulkan sekitar 1,7 miliar dolar AS dari investor institusional dan investor terakreditasi dalam dua putaran pendanaan pribadi. Total pasokan yang direncanakan adalah 5 miliar token GRAM.

Struktur Alokasi Token

Menurut rencana awal, distribusi token GRAM dibagi menjadi beberapa bagian. Sekitar 44 persen dialokasikan untuk investor awal yang berpartisipasi dalam penjualan pribadi. Tim pengembang dan Telegram sendiri akan menerima sekitar 4 persen dari total pasokan. Sisanya direncanakan untuk pengembangan ekosistem, mining, dan distribusi kepada pengguna platform.

Masalah Regulasi

Pada Oktober 2019, Securities and Exchange Commission (SEC) Amerika Serikat mengajukan gugatan terhadap Telegram, mengklaim bahwa penjualan token GRAM merupakan penawaran sekuritas yang tidak terdaftar. Hal ini menyebabkan Telegram menunda peluncuran mainnet TON dan distribusi token GRAM kepada investor.

Pembatalan Proyek Resmi

Pada Mei 2020, Pavel Durov, pendiri Telegram, mengumumkan penghentian pengembangan TON dan mengembalikan sebagian dana kepada investor. Telegram secara resmi menarik diri dari proyek tersebut karena tekanan regulasi yang berkelanjutan.

Kelanjutan oleh Komunitas

Setelah Telegram mundur, komunitas pengembang independen melanjutkan proyek dengan nama Toncoin (TON). Mereka meluncurkan jaringan dengan struktur distribusi yang berbeda dari rencana awal Telegram. Token yang sebelumnya dijual kepada investor tidak dapat diklaim karena pembatalan proyek resmi.

Distribusi Toncoin Saat Ini

Versi komunitas dari TON menggunakan mekanisme proof-of-stake untuk distribusi token. Validator jaringan menerima hadiah blok sebagai insentif untuk mengamankan jaringan. Tidak ada ICO atau penjualan token publik untuk versi komunitas ini, membuat distribusinya lebih terdesentralisasi dibandingkan rencana awal.

Proyek GRAM dan TON menunjukkan bagaimana regulasi dapat secara signifikan mempengaruhi peluncuran dan distribusi cryptocurrency, serta pentingnya kepatuhan hukum dalam industri aset digital.

Utilitas dan Contoh Penggunaan GRAM(prev.Toncoin) (GRAM)

<p><b>GRAM (sebelumnya Toncoin) - Kegunaan dan Skenario Aplikasi</b></p>

<p>GRAM adalah mata uang kripto yang awalnya dikembangkan sebagai bagian dari proyek Telegram Open Network (TON). Meskipun proyek asli Telegram telah dihentikan, teknologi dan konsep GRAM tetap berkembang dalam ekosistem blockchain yang terdesentralisasi.</p>

<p><b>Pembayaran dan Transfer Dana</b></p>

<p>GRAM dirancang sebagai alat pembayaran digital yang cepat dan efisien. Pengguna dapat mengirim dan menerima dana dengan biaya transaksi yang rendah dan kecepatan pemrosesan yang tinggi. Teknologi blockchain yang mendasarinya memungkinkan transaksi lintas batas tanpa perantara perbankan tradisional, menjadikannya ideal untuk remitansi internasional dan perdagangan global.</p>

<p><b>Aplikasi Terdesentralisasi (DApps)</b></p>

<p>GRAM berfungsi sebagai bahan bakar untuk menjalankan aplikasi terdesentralisasi di jaringan TON. Pengembang dapat membangun berbagai layanan seperti platform media sosial, game blockchain, marketplace NFT, dan aplikasi keuangan terdesentralisasi (DeFi). Token GRAM digunakan untuk membayar biaya komputasi dan penyimpanan data di jaringan.</p>

<p><b>Smart Contracts dan Layanan Blockchain</b></p>

<p>Platform TON mendukung smart contracts yang kompleks, dan GRAM diperlukan untuk mengeksekusi kontrak pintar ini. Ini memungkinkan otomatisasi berbagai proses bisnis, mulai dari sistem voting terdesentralisasi hingga manajemen rantai pasokan dan layanan escrow otomatis.</p>

<p><b>Staking dan Validasi Jaringan</b></p>

<p>Pemegang GRAM dapat berpartisipasi dalam mengamankan jaringan melalui mekanisme staking. Validator yang mengunci token GRAM mereka membantu memvalidasi transaksi dan memelihara integritas blockchain, sebagai imbalannya mereka menerima reward dalam bentuk token tambahan.</p>

<p><b>Penyimpanan Nilai dan Investasi</b></p>

<p>Seperti cryptocurrency lainnya, GRAM dapat digunakan sebagai instrumen investasi dan penyimpanan nilai digital. Investor melihat potensi apresiasi nilai jangka panjang berdasarkan adopsi teknologi dan pertumbuhan ekosistem.</p>

Tokenomi GRAM(prev.Toncoin) (GRAM)

Tokenomi menggambarkan model ekonomi GRAM(prev.Toncoin) (GRAM), termasuk suplai, distribusi, dan utilitasnya dalam ekosistem. Sejumlah faktor, seperti total suplai, suplai yang beredar, dan alokasi token kepada tim, investor, atau komunitas memainkan peran utama dalam membentuk perilaku pasarnya.

Tokenomi GRAM(prev.Toncoin)

Tips Pro: Memahami tokenomi, tren harga, dan sentimen pasar GRAM dapat membantu Anda menilai potensi pergerakan harga pada masa mendatang dengan lebih baik.

Riwayat Harga GRAM(prev.Toncoin) (GRAM)

Riwayat harga menyediakan konteks yang berharga untuk GRAM karena menunjukkan bagaimana token tersebut telah bereaksi terhadap kondisi pasar yang berbeda sejak diluncurkan. Dengan mempelajari high, low, dan riwayat tren keseluruhan, trader dapat menemukan pola atau memperoleh perspektif tentang volatilitas token tersebut. Jelajahi riwayat pergerakan harga GRAM sekarang!

Riwayat Harga GRAM(prev.Toncoin) (GRAM)

Prediksi Harga GRAM(prev.Toncoin) (GRAM)

Berdasarkan tokenomi dan kinerja masa lalu, prediksi harga GRAM bertujuan untuk memperkirakan kemungkinan arah pergerakan token. Analis dan trader sering mengamati dinamika suplai, tren adopsi, sentimen pasar, dan pergerakan kripto yang lebih luas untuk membentuk ekspektasi. Tahukah Anda, MEXC memiliki alat prediksi harga yang dapat membantu Anda mengukur harga GRAM pada masa depan? Lihat sekarang!

Prediksi Harga GRAM(prev.Toncoin)

Penafian

Informasi di halaman ini mengenai GRAM(prev.Toncoin) (GRAM) hanya bersifat informatif dan bukanlah saran keuangan, investasi, atau perdagangan. MEXC tidak memberikan jaminan apa pun mengenai keakuratan, kelengkapan, atau keandalan konten yang disediakan. Perdagangan mata uang kripto mengandung risiko yang signifikan, termasuk volatilitas pasar dan potensi kerugian modal. Anda harus melakukan penelitian independen, menilai situasi keuangan Anda, dan berkonsultasi dengan penasihat berlisensi sebelum membuat keputusan investasi apa pun. MEXC tidak bertanggung jawab atas segala kerugian atau kehilangan yang timbul karena mengandalkan informasi ini.

Token Teratas

Temukan token paling populer dan berpengaruh di pasar

Volume Perdagangan Teratas

Lihat token yang aktif diperdagangkan di MEXC

Baru Ditambahkan

Tetap terdepan dengan mengetahui token yang baru terdaftar di MEXC

Gainer Teratas

Perdagangkan token yang mengalami pergerakan terbesar dalam 24 jam terakhir