Coinbase (COIN) mencatat pendapatan kuartal pertama 2026 sebesar US$1,41 miliar, tidak memenuhi estimasi Wall Street karena volume trading aset kripto mengalami penurunan. Pendapatan turun 31% secara tahunan, dan exchange ini membukukan rugi bersih sebesar US$394,1 juta, atau US$1,49 per saham.
Pendapatan dari transaksi sebesar US$755,8 juta dan pendapatan dari langganan serta layanan sebesar US$583,5 juta, keduanya berada di bawah proyeksi analis. Total kapitalisasi pasar aset kripto turun lebih dari 20% selama kuartal tersebut, sehingga mempengaruhi aktivitas order ritel.
Pendapatan transaksi turun 23% secara kuartalan, sedikit lebih baik dibandingkan penurunan 28% pada volume trading aset kripto secara industri. Trading spot di platform ini anjlok 37% sementara harga Bitcoin dan Ether mengalami koreksi sepanjang kuartal.
Pendapatan transaksi konsumen mencapai US$567 juta, sedangkan pendapatan transaksi institusional turun 27% menjadi US$136 juta.
Perusahaan mencatat rugi belum terealisasi sebesar US$482,4 juta dari aset kripto yang dipegang sebagai investasi. Holder lain seperti MicroStrategy membukukan koreksi nilai lebih besar, yaitu rugi kuartal I sebesar US$12,5 miliar karena kepemilikan bitcoin mereka.
Saham COIN milik Coinbase langsung turun setelah berita ini, merosot menjadi US$192,96 pada saat penulisan.
Meski begitu, Coinbase mencatat EBITDA disesuaikan positif selama 13 kuartal berturut-turut sebesar US$303,3 juta, meski angka ini turun 46% dibanding kuartal sebelumnya.
Pangsa pasar trading aset kripto Coinbase mencapai rekor tertinggi sebesar 8,6% di kuartal ini.
Pendapatan dari langganan dan layanan menyumbang 44% dari pendapatan bersih, merupakan rekor porsi terbesar. Perusahaan telah memposisikan segmen ini sebagai penyangga terhadap volatilitas trading. Pendapatan stablecoin menyumbang US$305 juta seiring kapitalisasi pasar USDC mencapai US$80 miliar.
Rata-rata USDC yang dipegang dalam produk Coinbase mencapai US$19 miliar, naik 55% secara tahunan, sehingga mendukung ekosistem stablecoin.
Manajemen memberikan perkiraan pendapatan langganan dan layanan di kuartal kedua antara US$565 juta hingga US$645 juta.
Outlook tersebut juga memasukkan biaya restrukturisasi sebesar US$50 juta hingga US$60 juta akibat pengurangan 14% tenaga kerja.
Hasil utama yang meleset ini menunjukkan Coinbase masih sangat bergantung pada aktivitas pasar aset kripto, walau pendapatan berulang mulai bertumbuh.


