Bitcoin bukan lagi aset perdagangan paling menarik saat ini. Para analis mengatakan modal sedang mengalir keluar dari kripto dan masuk ke saham kecerdasan buatan serta IPO yang ditunggu-tunggu, membuat bitcoin terjebak dalam penurunan yang lambat.
Bitcoin telah kehilangan lebih dari 16% nilainya dalam sebulan terakhir. Dalam periode yang sama, S&P 500 naik ke rekor tertinggi sepanjang masa, sekitar 5%.
Bitcoin (BTC) Price
Ferraioli berpendapat bahwa bitcoin pada dasarnya adalah aset ritel yang didorong oleh momentum. Ketika aset perdagangan lain sedang panas, investor kripto mengikuti arus uang.
Saat ini, uang tersebut mengalir ke AI.
Saham Nvidia telah naik hampir 1.500% sejak ChatGPT diluncurkan pada akhir 2022. Saham infrastruktur AI, pusat data, dan perusahaan komputasi canggih telah mencatat imbal hasil yang kuat, membuat bitcoin sulit bersaing.
Hougan mengatakan kripto telah bergeser dari perdagangan momentum menjadi taruhan kontarian, yang membutuhkan kesabaran daripada kegembiraan.
ETF bitcoin spot kehilangan 62.794 BTC dalam tiga minggu. Itu adalah arus keluar terbesar kedua yang pernah tercatat. Aksi jual semakin cepat setelah bitcoin gagal menembus di atas rata-rata pergerakan 200 harinya.
Open interest futures bitcoin CME telah turun ke level terendah sejak Oktober 2023, sebagai tanda bahwa trader institusional sedang menarik diri.
Tingkat pendanaan dalam futures perpetual bergerak lebih tinggi bahkan ketika harga bitcoin turun. Artinya posisi long berleverage sedang menumpuk di pasar yang melemah. K33 menyebut ini sebagai tanda bahaya.
Pada 26 Mei, penjualan blok senilai $1,26 miliar dari ETF bitcoin IBIT BlackRock dicatat di luar bursa. Riset NYDIG menggambarkannya sebagai investor besar yang mencari jalan keluar cepat, bukan pelepasan strategi hedge fund.
IPO yang akan datang menambah tekanan. SpaceX sedang mempersiapkan pencatatan yang dapat menilainya di $1,8 triliun. IPO Anthropic dan OpenAI juga berada dalam radar. K33 mengatakan alur tersebut mungkin menarik lebih banyak modal dari kripto.
Total kapitalisasi pasar kripto kini berada di $2,38 triliun, turun 46% dari puncaknya di bulan Oktober.
The post Forget Saylor: Here's the Real Reason Bitcoin Is Struggling appeared first on CoinCentral.
