Bitcoin (BTC) turun pada hari Kamis dan mengembalikan sebagian besar rebound terbarunya. Koreksi ini terjadi setelah Federal Reserve memberi sinyal jalur kebijakan yang lebih ketat untuk sisa tahun 2026.
Bitcoin (BTC) Price
BTC turun 2,8% ke sekitar $63.964 pada awal perdagangan. Pergerakan ini terjadi setelah The Fed membiarkan suku bunga tidak berubah, sesuai ekspektasi pasar.
Meski demikian, para investor berfokus pada nada terbaru The Fed. Lebih banyak pembuat kebijakan kini tampak terbuka terhadap kenaikan suku bunga di akhir tahun ini karena risiko inflasi tetap tinggi.
Ketua The Fed Kevin Warsh juga menunjukkan perubahan dalam cara bank sentral mungkin mengomunikasikan rencana suku bunga ke depan. Hal itu menambah lapisan ketidakpastian bagi pasar.
Ekspektasi suku bunga bergerak lebih tinggi setelah pertemuan tersebut. Data CME FedWatch menunjukkan para trader memperhitungkan setidaknya satu kenaikan 25 basis poin pada akhir 2026.
Suku bunga yang lebih tinggi biasanya mengurangi selera terhadap aset yang dianggap lebih spekulatif. Hal itu membuat bitcoin tetap tertekan meski bagian lain pasar menemukan dukungan.
Kesepakatan damai kerangka kerja AS-Iran ditandatangani secara jarak jauh pada Rabu malam. Perjanjian ini dimaksudkan untuk membuka kembali jalur pelayaran utama dan menciptakan jalur untuk lebih banyak pembicaraan.
Perkembangan ini membantu mendorong pergerakan risk-on di pasar. Namun para investor lebih memilih saham AI dan chip daripada kripto, yang terus tertinggal.
Bitcoin kini diperdagangkan tepat di atas rata-rata pergerakan sederhana 200 minggu, yang berada di sekitar $62.358. Harga sempat turun di bawah level tersebut dua kali dalam dua minggu terakhir sebelum pulih pada setiap penutupan mingguan.
Sumber: TradingView
Kepala Ekonom Kraken Thomas Perfumo mengatakan penutupan di bawah rata-rata 200 minggu telah jarang terjadi sejak pertengahan 2017. Ia mengatakan pembeli pada level tersebut secara historis telah melihat imbal hasil median sebesar 113% dalam satu tahun dan 313% dalam dua tahun.
Perfumo juga mengatakan median waktu untuk mencapai titik impas setelah membeli di bawah garis tersebut hanya dua hari. Ia menambahkan bahwa median drawdown maksimum selama satu tahun berikutnya adalah 9%.
Sebuah tweet yang tercantum dalam materi sumber berasal dari analis Ted Pillows. Ia mengatakan bitcoin bisa membentuk puncak yang lebih rendah lagi di paruh kedua 2026 sebelum pergerakan kapitulasi penuh, yang merupakan pandangan bearish untuk bulan-bulan ke depan.
Pandangan tersebut bertentangan dengan data dukungan jangka panjang di sekitar rata-rata 200 minggu. Untuk saat ini, poin faktual terbaru adalah bahwa bitcoin melayang tepat di atas level tersebut setelah turun menuju $63.000 menyusul pertemuan The Fed.
The post Bitcoin (BTC) Price: Bitcoin Falls Toward $63,000 as Hawkish Fed Signals Offset Iran Peace Deal appeared first on CoinCentral.

