Pasar aset kripto turun sekitar 1% hari ini karena modal berpindah ke saham. Ini merupakan pergeseran klasik menuju aset berisiko.
Sementara itu, total kapitalisasi pasar aset kripto menyusut ke US$2,04 triliun, kembali gagal melewati angka US$2,05 triliun. Bitcoin (BTC) turun 1,31% ke US$59.375. Akibatnya, kini harganya berada di bawah US$60.041. Aave (AAVE) menjadi yang terlemah, anjlok 3,4%, meski masih mencatat kenaikan mingguan sebesar 18%.
Total kapitalisasi pasar aset kripto (TOTAL) turun 1,07% menjadi US$2,04 triliun. Pergerakan ini terjadi karena dana keluar dari aset digital dan masuk ke saham. Sementara itu, S&P 500 naik 1,18% ke 7.440 pada hari Senin.
Kenaikan ini mengikuti ekspektasi adanya pembicaraan AS-Iran yang dihembuskan oleh Presiden Trump. Akibatnya, minat risiko tersebut menarik likuiditas keluar dari kripto.
Ingin insight token seperti ini? Daftarkan diri Anda untuk menerima Newsletter Crypto Harian Editor Harsh Notariya di sini.
Karena itu, TOTAL terus gagal menaklukkan angka US$2,05 triliun. Ini adalah level Fibonacci 0,5 yang menandai titik tengah dari pergerakan sebelumnya. Harga sudah tertahan di area ini sejak 26 Juni.
namun, Iran kini membantah adanya pembicaraan tersebut. Jadi katalis di balik reli saham saat ini terlihat rapuh. Jika pada penutupan harian TOTAL bisa di atas US$2,05 triliun, pasar bisa melonjak ke US$2,11 triliun dan US$2,18 triliun. Sebaliknya, jika gagal bertahan di US$2,05 triliun, level bawahnya akan turun ke US$2,00 triliun. Level itu juga berada di Fibonacci 0,618, yang menjadi support teknikal kuat. Di bawahnya, US$1,92 triliun bisa menjadi target koreksi berikutnya.
Bitcoin turun 1,31% ke US$59.375. Pergeseran modal yang mendorong saham juga menekan harga aset ini.
Sebelumnya, BTC sempat menyentuh zona Fibonacci 0,382. namun, tekanan jual langsung kembali. Akibatnya, BTC jatuh di bawah US$60.041. Pergeseran dana ke saham membuatnya kehilangan kekuatan jangka pendek. Karena itu, upaya pemulihan pun terhenti. Saat ini, hanya penutupan harian di atas US$60.041 yang bisa menargetkan area US$62.804.
Di sisi lain, jika penutupan harian di bawah zona US$60.000, Bitcoin bisa menguji support di US$57.807. Lebih jauh ke bawah, support kuat ada di US$55.573.
Aave turun 3,4% ke US$89,94, menjadi salah satu aset kapitalisasi besar yang paling melemah. Meski begitu, token ini masih mengantongi kenaikan mingguan 18%. AAVE sudah bergerak dalam channel menurun sejak pertengahan Maret. Pada 6 Juni, token ini menyentuh batas bawah channel tersebut. Lalu AAVE reli dengan volume yang meningkat. namun, resistance kuat kembali menekan harganya.
Alhasil, harga gagal menembus zona US$99. Pergeseran modal secara lebih luas ke saham ikut menekan AAVE selama 24 jam terakhir. Sementara itu, volume jual saat ini mulai menurun. Selain itu, exponential moving average (EMA) 20 hari mendekati EMA 50 hari. Kondisi ini mengindikasikan potensi terjadinya bullish crossover. EMA sendiri adalah garis tren yang menghitung rata-rata harga dalam periode tertentu dengan bobot lebih besar pada data terbaru, sehingga merespons pergerakan harga lebih cepat dibanding rata-rata sederhana.
Untuk saat ini, koreksi ini nampaknya merupakan aksi ambil untung, bukan pembalikan tren. Kondisi ini tetap berlaku selama level US$88,48 masih bertahan. Jika berhasil menguasai dan menembus level ini, harga berpeluang naik ke US$99,17. Setelah itu, level US$113,35 dan US$124,63 bisa menjadi target berikutnya. Pada akhirnya, level US$88,48 menjadi batas antara potensi pemulihan lanjutan dengan penurunan yang lebih dalam.


