Korps Pengawal Revolusi Islam (IRGC) mengumumkan pada hari Selasa, 31 Maret 2026, bahwa mereka akan menargetkan 18 perusahaan global sebagai pembalasan atas apa yang mereka sebut sebagai "operasi teroris" oleh Amerika Serikat dan Israel. IRGC mengklaim bahwa perusahaan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) serta Kecerdasan Buatan (AI) ini menyediakan data pelacakan yang diperlukan untuk pembunuhan warga Iran.
Kelompok militer tersebut memerintahkan karyawan perusahaan yang terdaftar, termasuk Intel dan Boeing, untuk segera mengosongkan tempat kerja mereka sebelum batas waktu pukul 8:00 malam. waktu Teheran pada hari Rabu, 1 April. Dengan pusat teknologi yang terletak di Dubai dan Abu Dhabi serta investasi pusat data besar-besaran di seluruh Teluk, IRGC telah memperingatkan penduduk setempat dalam radius satu kilometer dari "organisasi teroris" ini untuk pindah ke area yang aman.
"Kami menyarankan staf lembaga-lembaga ini untuk segera mengosongkan tempat kerja mereka untuk melindungi nyawa mereka," ungkap IRGC dalam pesan resminya.
🧭 FAQ
• 18 perusahaan mana yang termasuk dalam daftar target IRGC lengkap? Daftar tersebut mencakup Cisco, HP, Intel, Oracle, Microsoft, Apple, Google, Meta, IBM, Dell, Palantir, Nvidia, JPMorgan, Tesla, GE, Spire, G42, dan Boeing.
• Apa batas waktu spesifik untuk tindakan militer yang diancam? IRGC menyatakan bahwa serangan pembalasan akan dimulai pada pukul 8:00 malam waktu Teheran pada hari Rabu.
• Berapa radius keamanan yang telah ditetapkan untuk penduduk di Teluk? Penduduk setempat yang tinggal dalam radius satu kilometer dari perusahaan-perusahaan ini didesak untuk segera mengungsi.
• Bagaimana Iran membenarkan penargetan entitas sektor swasta spesifik ini? IRGC menuduh bahwa perusahaan-perusahaan ini adalah elemen utama dalam merancang dan melacak target pembunuhan.
Sumber: https://news.bitcoin.com/iran-targets-google-microsoft-tesla-and-15-other-companies-in-retaliation-threat/






